Bos Bayern Sindir Keras Liverpool: Transfer Florian Wirtz Seperti Main Monopoly!
Richard Andreas | 9 September 2025 07:06
Bola.net - Uli Hoeness kembali mengeluarkan kritik pedas terkait dinamika pasar transfer musim panas ini. Presiden kehormatan Bayern Munchen itu menegaskan klubnya tidak akan pernah mengeluarkan dana fantastis untuk satu pemain, menyusul kepindahan Florian Wirtz ke Liverpool.
Wirtz resmi bergabung dengan Liverpool dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer £116 juta, mencetak rekor baru untuk klub asal Merseyside. Bayern Munchen sempat menunjukkan minat, namun mundur karena tidak bersedia memenuhi banderol selangit sang gelandang muda Jerman.
Hoeness menyebut strategi belanja Liverpool dan klub Premier League lainnya seperti Newcastle sebagai bentuk transfer yang tidak masuk akal. Dia bahkan mengibaratkan pasar pemain musim panas ini layaknya permainan "Monopoly".
Bayern Mundur dari Perburuan Wirtz
Meskipun mengakui kemampuan luar biasa Wirtz, Hoeness menegaskan Bayern tidak akan terlibat dalam perang penawaran. "Tentu saja kami menginginkan Florian Wirtz, tetapi kami tidak akan pernah membelinya dengan harga 150 juta euro," tegasnya.
Hoeness menyatakan Bayern merasa puas dengan kedalaman skuad yang dimiliki saat ini tanpa perlu melakukan investasi besar-besaran. Dia menilai kekuatan tim sudah memadai untuk menghadapi tantangan musim baru.
Bayern pada akhirnya menutup bursa transfer dengan pengeluaran sekitar 75 juta pounds. Mereka juga berhasil menyeimbangkan neraca keuangan melalui beberapa penjualan pemain dengan nilai signifikan.
Kritik untuk Premier League
Hoeness menyoroti perbedaan mencolok dalam filosofi transfer antara klub Jerman dan Inggris. Liverpool dan Newcastle disebut sebagai contoh klub yang boros dalam mengejar target pemain mereka.
"Klub-klub lain bermain Monopoly, Newcastle membayar mahal untuk Nick Woltemade padahal kami juga berminat. Itu bukan cara kerja Bayern, kami tidak akan terseret dalam permainan semacam itu," ungkapnya.
Bayern lebih mengutamakan stabilitas finansial jangka panjang daripada mengambil risiko dari transfer bernilai tinggi. Pendekatan ini dianggap lebih berkelanjutan untuk masa depan klub.
Strategi Kontras Bayern dan Liverpool
Liverpool berharap Wirtz dapat segera menunjukkan kualitasnya meskipun awal musim berjalan kurang mengesankan. Pemain berusia 21 tahun itu diproyeksikan menjadi tulang punggung proyek jangka panjang di bawah arahan Arne Slot.
Bayern di sisi lain tetap yakin dengan pendekatan yang lebih berimbang dalam membangun tim. Kehadiran Vincent Kompany sebagai pelatih baru menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi skuad yang tersedia.
Perbedaan strategi ini mencerminkan kesenjangan finansial yang semakin menganga antara Bundesliga dan Premier League. Bayern mengandalkan efisiensi, sementara klub-klub Inggris terus mendominasi pasar dengan kekuatan dana yang melimpah.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Liverpool tak Jadi Kejar Guehi di Januari, Ini Rencana Baru The Reds
Wow! Mbappe Pilih Liverpool Sebagai Favorit Juara Liga Inggris, Tapi Tak Lupakan Arsenal
Sebelum Boyong Luis Diaz, Bayern Munchen Sempat PDKT dengan Penyerang Liverpool Ini
Di Balik Transfer Giovanni Leoni ke Liverpool: Newcastle Berani Bayar Mahal, Tapi Hatinya untuk The Reds!
Apa Alasan Liverpool Coret Federico Chiesa Dari Skuad yang Berlaga di Liga Champions?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nama: Erling Haaland, Hobi: Membobol Gawang Manchester United!
Liga Inggris 14 September 2026, 19:41
-
Sah atau Tidaknya Gol Haaland, MU Seharusnya Bisa Kalahkan Man City!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:53
-
Derby Manchester: Bukan MU yang Jelek, Tapi Man City-nya yang Jago!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:31
-
Bukannya Merugikan, Kartu Merah Phil Foden Justru Untungkan Man City di Derby Manchester
Liga Inggris 14 September 2026, 18:14
-
David Raya Jadi Tembok Arsenal yang Sulit Ditembus
Liga Inggris 14 September 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
-
Prediksi Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 10:04
-
Anthony Gordon Peringatkan Rival, Barcelona Sulit Dihentikan
Liga Spanyol 15 September 2026, 09:59
-
Wasit VAR Derby Manchester Dihukum Usai Kontroversi Gol Erling Haaland
Liga Inggris 15 September 2026, 09:24
-
Prediksi Omonia vs Celta 16 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 09:11
-
5 Alasan Hansi Flick Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga dan Liga Champions 2026/2027
Lain Lain 15 September 2026, 09:00
-
Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
Liga Spanyol 15 September 2026, 08:49
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
-
Cristian Chivu Tak Khawatir Inter Milan Kebobolan Banyak Gol Usai Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 06:52
-
Rapor Pemain Inter Milan saat Comeback Lawan Udinese: Barella Gemilang, Martinez Bikin Cemas
Liga Italia 15 September 2026, 06:08
-
Vinicius Junior, Kontribusinya Belum Sebanding dengan Perlakuan Khusus yang Ia Terima
Liga Spanyol 15 September 2026, 06:00
-
Manchester United dan Sebuah Masalah Lama yang Kembali Terlihat
Liga Inggris 15 September 2026, 05:54
-
Bagaimana Ruben Amorim Temukan Solusi untuk Masalah Lini Tengah AC Milan
Liga Italia 15 September 2026, 05:10
-
Luka Modric Mulai Kesulitan di Sistem Ruben Amorim
Liga Italia 15 September 2026, 05:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
