Bukan Hanya Masalah Mental, Ini Peringatan Fletcher untuk Calon Pelatih Baru MU

Afdholud Dzikry | 12 Januari 2026 06:15
Bukan Hanya Masalah Mental, Ini Peringatan Fletcher untuk Calon Pelatih Baru MU
Pelatih interim Manchester United, Darren Fletcher. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Darren Fletcher memberikan peringatan dini kepada calon pelatih baru Manchester United. Sosok interim itu menyebut ada pekerjaan rumah besar yang menanti di Old Trafford.

Masalah utama bukan sekadar mentalitas pemain MU yang sedang runtuh. Fletcher menyoroti aspek taktikal yang sudah mendarah daging di skuad saat ini.

Advertisement

Kebiasaan bermain dengan pola tertentu dinilai akan menjadi hambatan adaptasi. Hal ini menjadi tantangan nyata bagi juru taktik anyar nantinya.

Fletcher pun memberikan peringatan untuk pelatih Manchester United selanjutnya agar berhati-hati. Transisi gaya main bisa menjadi bumerang jika tidak ditangani dengan tepat.

1 dari 4 halaman

Sulitnya Mengubah Kebiasaan Taktikal

Sulitnya Mengubah Kebiasaan Taktikal

Perebutan bola antara Kobbie Mainoo dengan Pascal Gross pada laga Manchester United vs Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Fletcher secara spesifik menyinggung masalah formasi yang sudah terbiasa dimainkan skuad Man United. Mengubah pakem tersebut secara mendadak bukan perkara mudah.

Pemain dinilai butuh waktu untuk melepaskan diri dari gaya permainan pelatih sebelumnya. Ini adalah rintangan teknis terbesar bagi suksesor di kursi panas Old Trafford.

"Kepercayaan diri dan kemungkinan terbiasa bermain dengan gaya dan formasi tertentu - itu sulit untuk diadaptasi," kata Fletcher.

"Tetapi seperti yang saya katakan, mereka hanya harus bersatu," tegas Fletcher.

2 dari 4 halaman

Kewajiban Menyatukan Ruang Ganti

Kewajiban Menyatukan Ruang Ganti

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Selain taktik, tugas krusial lainnya adalah menyatukan visi antara pelatih dan pemain. Siapapun yang datang harus bisa merangkul skuad yang sedang terpecah.

Fletcher menekankan bahwa harmoni tim adalah kunci segalanya. Tanpa persatuan, taktik jenius sekalipun tidak akan berjalan di lapangan.

"Hal terbesar bagi saya adalah bahwa grup, para pemain, siapa pun yang memimpin mereka bisa bersatu," ujar Fletcher.

"Seseorang akan datang dan memimpin mereka dan mereka perlu memastikan bahwa mereka punya banyak hal untuk diperjuangkan musim ini," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Lupakan Main Cantik, Cari Menang Dulu

Fletcher juga menyarankan agar pelatih baru tidak muluk-muluk soal estetika permainan. Dalam kondisi krisis, kemenangan "jelek" jauh lebih berharga daripada main indah tapi kalah.

Filosofi permainan cepat dan menarik bisa dibangun belakangan. Fondasi utamanya haruslah hasil positif untuk mengembalikan mentalitas pemenang.

"Anda ingin bermain sepak bola yang indah tetapi Anda harus menemukan cara untuk menang terlebih dahulu dan, setelah Anda melakukannya, kerja keras, sikap, penerapan," tutur Fletcher.

"Mungkin terkadang tidak terlihat cantik tetapi dari sana Anda dapat tumbuh dan membangun dan kemudian sepak bola yang cepat dan menarik bisa datang," lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Membangun Kembali Puing Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri pemain MU saat ini sedang berada di titik nadir. Pelatih baru harus bisa memfasilitasi pemain untuk menemukan kembali jati diri mereka.

Fletcher percaya materi pemain saat ini sebenarnya mumpuni untuk sukses. Namun, mereka harus menggali potensi itu sendiri lewat kerja keras di lapangan.

"Hanya mereka yang berada dalam situasi itu, hanya mereka yang bisa melakukan sesuatu tentang itu, membangun kepercayaan diri melalui kerja keras untuk meraih hasil," kata Fletcher.

"Tim ini masih cukup bagus untuk mencapai kesuksesan musim ini tetapi mereka harus berjuang sekuat tenaga dan menemukan jalan dalam diri mereka sendiri," pungkasnya.

LATEST UPDATE