Carragher Pesimis Trent Bisa Tampil Lebih Baik Jika Dimainkan di Lini Tengah
Dimas Ardi Prasetya | 26 Februari 2020 01:19
Bola.net - Legenda Liverpool Jamie Carragher merasa pesimis Trent Alexander-Arnold bakal bisa tampil lebih apik dan menyumbangkan lebih banyak assist jika ia digeser ke lini tengah.
Trent adalah seorang full-back kanan yang brilian. Ia mampu membantu lini pertahanan Liverpool dengan solid.
Namun ia banyak dipuji karena mampu menciptakan banyak peluang maupun assist dengan umpan-umpannya dari sayap kanan. Pemain berusia 21 tahun itu sendiri baru saja mempertontonkan kepiawaiannya memberikan assist di laga lawan West Ham.
Ia memberikan assist pada gol Georginio Wijnaldum dengan umpannya dari sayap kanan. Total, kini Trent telah mengemas 12 assist di pentas Premier League.
Puji Kualitas Trent
Banyak pujian telah dilayangan kepada Trent Alexander-Arnold. Salah satunya bahkan berasal dari legenda Manchester united, Gary Neville.
Ia mengaku sangat terkesan dengan kualitas umpan-umpan Trent. Menurutnya tak ada pemain lain yang bisa menyamai kualitas umpan anak muda asli Liverpool tersebut.
"Yang membuat saya kaget tentang Liverpool adalah bahwa ia tidak memiliki dua striker besar yang akan ia beri umpan dan mereka akan mendapatkan banyak gol sundulan," kata Neville. "Ia memiliki pemain seperti Mane, Salah dan Wijnaldum di sana dan mereka mencetak sundulan dari umpan silangnya, ia sebagus itu," pujinya pada Sky Sports.
"Kualitasnya tak ada duanya," sambung Neville.
Prospek Pindah ke Lini Tengah
Trent Alexander-Arnold dikenal memiliki visi dan umpan yang jempolan. Tak sedikit fans Liverpool yang kemudian menyebut suatu saat nanti Trent bisa bermain di lini tengah.
Akan tetapi Jamie Carragher merasa sedikit pesimis soal hal tersebut. Ia tak yakin menempatkan Trent di lini tengah akan membuatnya makin rajin menciptakan assist maupun peluang berbahaya.
"Banyak orang mengatakan itu tentang ia pindah ke lini tengah tetapi saya tidak yakin ia akan menciptakan lebih banyak [assist] di sana daripada apa yang ia ciptakan sekarang," cetusnya.
"Apa yang Anda temukan saat bermain sebagai full-back adalah Anda selalu menjadi out-ball. Full-back biasanya aktif sehingga Anda sering mendapatkan waktu untuk mengangkat kepala dan memilih seseorang [untuk diberi umpan]. Saya pikir kadang-kadang di lini tengah, ada seseorang [yang mengawal Anda] Anda sepanjang waktu."
(sky sports)
Baca Juga:
Fantastisnya Mohamed Salah di Mata Van Dijk
Liverpool Ternyata Juga Sempat Ikut Kejar Toni Kroos
Wijnaldum Bermimpi Ikut Jejak Ibrahimovic dan Cristiano Ronaldo
Diincar MU dan Liverpool, Marcelo Brozovic Katakan Tidak!
Harga Timo Werner Turun 50% di Musim Panas, MU dan Liverpool Tertarik Beli?
Membandingkan Statistik Timo Werner dengan Trio Penyerang Liverpool Musim Ini, Siapa Lebih Baik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












