Carragher Setuju Chelsea Harusnya Dapat Penalti Kontra MU
Editor Bolanet | 28 Oktober 2014 09:33
- Kontroversi seputar keputusan Wasit Phil Dowd yang tidak memberikan penalti kepada dalam lawatan ke kandang Manchester United akhir pekan lalu (26/10) terus mengemuka.
Setelah sebelumnya mantan wasit elit Inggris, Graham Poll menyatakan bahwa The Blues layak mendapatkan penalti, kali ini pendapat serupa dikemukakan oleh legenda Liverpool yang kini bekerja sebagai komentator televisi, Jamie Carragher.
Pria 36 tahun ini menganggap bahwa memang ada dua pelanggaran sekaligus yang terjadi di kotak penalti MU secara bersamaan. Dua defender United, Marcos Rojo dan Chris Smalling, dianggapnya sama-sama melakukan marking ilegal terhadap dua defender Chelsea, John Terry dan Branislav Ivanovic.
Kita bisa berdebat bahwa memang seharusnya insiden itu setara dengan dua penalti. Bukan hanya tarikan Smalling kepada Ivanovic, namun ada pula peristiwa yang melibatkan Rojo dan Terry. Keduanya sama-sama melakukan headlock yang ilegal, ungkap Carragher kepada Sky Sports.
Wasit Dowd semestinya berada dalam posisi ideal untuk melihat ini. Anda bisa lihat sendiri reaksi Ivanovic, ia tak lagi hanya meminta penalti, tapi benar-benar marah.
Laga itu sendiri berkesudahan imbang 1-1 setelah gol Didier Drogba pada awal babak kedua mampu disamakan oleh Robin Van Persie di masa injury time.[initial]
(sky/mri)
Setelah sebelumnya mantan wasit elit Inggris, Graham Poll menyatakan bahwa The Blues layak mendapatkan penalti, kali ini pendapat serupa dikemukakan oleh legenda Liverpool yang kini bekerja sebagai komentator televisi, Jamie Carragher.
Pria 36 tahun ini menganggap bahwa memang ada dua pelanggaran sekaligus yang terjadi di kotak penalti MU secara bersamaan. Dua defender United, Marcos Rojo dan Chris Smalling, dianggapnya sama-sama melakukan marking ilegal terhadap dua defender Chelsea, John Terry dan Branislav Ivanovic.
Kita bisa berdebat bahwa memang seharusnya insiden itu setara dengan dua penalti. Bukan hanya tarikan Smalling kepada Ivanovic, namun ada pula peristiwa yang melibatkan Rojo dan Terry. Keduanya sama-sama melakukan headlock yang ilegal, ungkap Carragher kepada Sky Sports.
Wasit Dowd semestinya berada dalam posisi ideal untuk melihat ini. Anda bisa lihat sendiri reaksi Ivanovic, ia tak lagi hanya meminta penalti, tapi benar-benar marah.
Laga itu sendiri berkesudahan imbang 1-1 setelah gol Didier Drogba pada awal babak kedua mampu disamakan oleh Robin Van Persie di masa injury time.[initial]
Baca Juga
Diimbangi MU, Drogba Sebut Chelsea Kurang Beruntung Dengan Wasit
Poll: Lawan MU, Chelsea Harusnya Dapat Penalti
Cech Sebenarnya Jadi Seorang Kiper Karena 'Kecelakaan'
Video: Keseruan Empat Bintang Chelsea Bertanding FIFA 15
Mengaku Fans Chelsea, Luke Shaw Antusias Hadapi The Blues
Fabregas: Saya Tak Akan Tinggalkan London
Simundza: Chelsea Kandidat Serius Juara Liga Champions
Matic: Fabregas Pemain Terpenting Chelsea Saat Ini
Dukung Keane, Lambert Sebut Mourinho Kurang Ajar
Kembaran Fabregas Jadi Buronan Polisi Inggris
Wenger: Fabregas Terlalu Cepat Tinggalkan Barca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














