Cristiano Ronaldo Bukan Contoh Senior yang Baik
Richard Andreas | 21 Oktober 2022 11:30
Bola.net - Nama besar Cristiano Ronaldo mulai tercoreng. Tidak ada yang meragukan kualitas Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dunia, sayangnya sikap Ronaldo baru-baru ini jadi masalah.
Ronaldo sudah 37 tahun. Situasi berubah drastis sejak kedatangan Erik ten Hag sebagai pelatih baru Manchester United musim ini. Ten Hag menuntut perubahan besar.
Gaya bermain Ten Hag dikenal agresif dengan intensitas tinggi. Ronaldo diduga tidak lagi bisa memenuhi tuntutan gaya main tersebut. Fisiknya tidak lagi mumpuni.
Alhasil, Ronaldo lebih sering dicadangkan musim ini dan masuk sebagai pengganti. Mungkin situasi inilah yang membuat sang superstar frustrasi.
Aksi walk-out Ronaldo
Baru-baru ini, kemenangan 2-0 Manchester United atas Tottenham dinodai dengan aksi tak terpuji Ronaldo. Ronaldo tidak menjadi starter di pertandingan tersebut. Erik Ten Hag kembali menaruh Ronaldo di bangku cadangan.
Ronaldo pun tidak diberi kesempatan tampil di laga ini. Dia sepertinya sangat tidak puas dengan keputusan Ten Hag tersebut.
Ronaldo kemudian meninggalkan bangku cadangan. Dia tertangkap kamera berjalan menuju ruang ganti saat laga berjalan 89 menit.
Aksi Ronaldo ini jelas mengganggu kemenangan tim dan menodai kepemimpinan Ten Hag sebagai pelatih.
Dicoret dari tim
Sebagai respons terhadap aksi Ronaldo, Ten Hag mengambil keputusan besar. Nama Ronaldo dicoret dalam daftar skuad MU untuk menghadapi Chelsea akhir pekan ini.
Ronaldo sudah meminta maaf melalui media sosialnya, tapi Ten Hag sepertinya tidak mau mengambil risiko. Lagi pula, pemain yang bersikap seperti Ronaldo memang harus mendapatkan hukuman.
“Saya memulai karier ini ketika sangat muda. Pemain-pemain yang lebih tua dan paling berpengalaman selalu menjadi sampel yang sangat penting bagi saya," kata Ronaldo.
"Oleh karena itu, saya selalu mencoba memberi contoh kepada anak-anak muda yang sedang berkembang di tim manapun yang saya bela. Sayangnya hal itu tidak selalu terjadi. Terkadang situasi yang panas mempengaruhi diri saya.”
Bukan contoh yang baik
Berdasarkan potongan klarifikasi Ronaldo di atas, dapat disimpulkan bahwa Ronaldo mengakui kegagalannya dalam mengontrol emosi. Dia sepertinya terlalu kesal karena tidak diberi kesempatan bermain di laga kontra Tottenham lalu.
Tidak ada yang meragukan nama besar Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, tapi jelas dia masih perlu belajar jadi senior yang baik. Untuk saat ini, Ronaldo adalah contoh yang buruk.
Pemain berusia 37 tahun seharusnya menyadari bahwa dia perlu memikul peran berbeda dalam tim. Ronaldo seharusnya bisa jadi sosok pahlawan bagi pemain-pemain MU yang lebih mudah.
Zlatan Ibrahimovic adalah contoh yang bagus. Di AC Milan, meski jarang bermain, Ibrahimovic masih jadi elemen penting dalam tim. Kehadirannya membuat ruang ganti semakin percaya diri.
Ronaldo seharusnya bisa menjadi Ibrahimovic. Tidak ada salahnya jadi pemain ambisius, tapi dia harus menyadari bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub dan tim.
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Express
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Jadwal Lengkap Premier League 2022/2023 di SCTV dan Vidio
- 4 Pelatih Nganggur yang Bisa Gantikan Steven Gerrard di Aston Villa
- Fakta dan Statistik Pralaga Premier League 2022/2023 Pekan Ini
- 4 Legenda Premier League Era 2000-an yang Jadi Manajer, Bagaimana Nasib Mereka?
- Bruno Fernandes Dinilai Main Lebih Bagus Saat Cristiano Ronaldo Cadangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









