Dari Pecundang Hingga Jadi Pemenang, Ten Hag: Semuanya Butuh Proses!
Editor Bolanet | 1 Maret 2023 00:48
Bola.net - MU berhasil mengamankan satu trofi musim ini setelah mengalahkan Newcastle United di final Piala Carabao pada Minggu (26/2/2023). Hasil itu mengejutkan banyak pihak mengingat MU bermain ancur-ancuran di awal musim.
Tim asuhan Erik Ten Hag tersebut sempat diragukan akan sukses setelah menelan dua kekalahan di awal Premier League. MU yang saat ini berada di posisi tiga klasemen sementara, pernah merasakan pahitnya posisi buncit klasemen Premier League.
Namun semuanya berubah seiring berjalannya kepemimpinan Erik Ten Hag sebagai pelatih. Ten Hag tak hanya mengubah MU dalam segi permainan saja melainkan juga hasil.
Bersama Ten Hag, MU hanya kalah dari Arsenal dalam 21 laga terakhir mereka. Catatan tersebut termasuk kemenangan dramatis melawan Barcelona di ajang Liga Europa 2022/23.
Menghargai Proses

Hasil yang diperlihatkan Ten Hag seakan mengajarkan kita bahwa pentingnya untuk menghargai proses. Ten Hag menjelaskan bahwa dirinya perlu waktu untuk membangun kembali MU yang mengalami krisis.
Ten Hag menjelaskan bahwa di awal kepemimpinannya, dirinya tidak langsung masuk ke strategi permainan dan prinsipnya sebagai pelatih. Ten Hag bahkan tidak kaget dengan dua kekalahan di laga awal mengingat itu dianggapnya bagian dari proses.
"Saya tahu dari pengalaman pekerjaan sebelumnya, butuh waktu sebelum anda masuk ke cara bermain, sebelum anda masuk ke aturan prinsip. Hasil yang tepat tidak ada di awal musim. Saya tidak panik karena itu adalah bagian dari proses,” ujar Ten Hag.
Belajar dari Kekalahan

Kisah kebangkitan MU tidak hanya mengajarkan kita untuk percaya pada proses semata. Di dalam kebangkitan MU, tersimpan pelajaran yang hanya bisa dilihat dari kekalahan yang mereka terima.
Ten Hag mengaku kesal dengan debut buruknya bersama MU di awal musim 2022/23. Namun Ten Hag percaya bahwa ada pembelajaran bagi timnya yang akan berharga di masa depan dari kekalahan tersebut.
"Anda menemukan banyak hal dalam minggu-minggu itu - ketika anda kalah itu tidak menyenangkan, anda benci kalah tetapi anda juga mendapatkan beberapa pelajaran bagus," ujar Ten Hag.
Melihat pernyataan Ten Hag, mungkin fans Chelsea bisa mengambil pembelajaran dari kisah ini. Pasalnya, Graham Potter mengalami hal yang mirip dengan Ten Hag setelah diangkat menjadi pelatih baru Chelsea.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Terbaru Cedera Lisandro Martinez: Kapan Bisa Kembali ke MU?
Liga Inggris 27 Juli 2026, 17:06
-
Era Andoni Iraola jadi Lembaran Baru Federico Chiesa di Liverpool
Liga Inggris 27 Juli 2026, 16:45
-
Arsenal Siap Pecahkan Rekor Gaji demi Vinicius Junior
Liga Inggris 27 Juli 2026, 13:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:25
-
Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:21
-
Tinggalkan Real Madrid, Gonzalo Garcia Bakal Mengadu Nasib ke Inggris?
Liga Spanyol 27 Juli 2026, 19:00
-
Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:33
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
Liga Inggris 27 Juli 2026, 18:30
-
AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:26
-
Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:22













