David Luiz Dapat Kartu Merah, Shkodran Mustafi yang Jadi Sasaran Kritikan
Yaumil Azis | 22 Januari 2020 11:15
Bola.net - David Luiz bisa disalahkan karena membuat Arsenal bermain dengan 10 orang sewaktu bertemu Chelsea di ajang Premier League. Namun legenda the Gunners, Martin Keown, lebih memilih untuk mengkritik bek lainnya, Shkodran Mustafi.
Pertemuan antara Chelsea melawan Arsenal terjadi pada hari Rabu (22/1/2020) di Stamford Bridge. Pertandingan berjalan dengan sengit hingga menghasilkan kedudukan imbang 2-2 untuk kedua tim.
Pada menit ke-26, Arsenal harus bermain dengan 10 orang. Pasalnya David Luiz diganjar kartu merah oleh wasit karena melanggar penyerang Chelsea, Tammy Abraham, di kotak terlarang.
Dewi Fortuna sempat hinggap di pundak Chelsea waktu itu. Namun pada akhirnya, mereka harus puas menerima satu angka karena kebobolan gol dari Hector Bellerin menjelang pertandingan berakhir.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keown Kritik Mustafi
Andaikan masih bermain dengan 11 orang, maka Arsenal tentu memiliki peluang untuk meraih hasil yang lebih baik. Toh, David Luiz pun tak perlu melakukan pelanggaran karena Tammy Abraham sudah hampir pasti mencetak gol kala itu.
Menilik situasi ini, jelas saja kalau bek asal Brasil tersebut pantas menjadi sasaran kritikan dari khalayak ramai. Tetapi tidak dengan Martin Keown, yang justru mengarahkan kata-kata pedasnya kepada Mustafi.
"Dia berkata bahwa menjadi bek adalah krja keras, saya menyundul bola, menendangnya, dan semua orang bicara soal kesalahan dan dia [Mustafi] melakukannya lagi," ujar Keown kepada BT Sport.
"Saya merasa adanya ketakutan dalam pemain ini, anda bisa menciumnya saat dia memegang bola, saat bertahan... pada momen ini, ia berpikir 'saya akan membuat kesalahan' dan dia melakukannya," lanjut Keown.
David Luiz Jadi Korbannya
Tentu saja Keown tidak serta merta memuji penampilan David Luiz yang hanya bertahan selama 26 menit saja. Tetapi, dalam pandangannya, David Luiz mendapatkan kartu merah karena kesalahan yang dibuat Mustafi.
Sebagai informasi, proses dikartumerahnya Luiz berawal dari kesalahan pemain berkebangsaan Jerman itu. Ia memberikan operan kepada Bernd Leno yang begitu mudah untuk direbut oleh Tammy Abraham.
"David Luiz juga tidak begitu hebat, tapi saya merasa kasihan dengan David Luiz karena dia mendapatkan masalah dari Mustafi," tambahnya.
"Sejujurnya dia adalah sebuah insiden yang tinggal menanti kapan terjadinya. Dia terlalu mendengar kritikan yang ada di sekitarnya," pungkas Keown.
(Metro News)
Baca Juga:
- Fans Arsenal Ramai-Ramai Puji Aksi Solo Run Gabriel Martinelli
- Pertahanan Arsenal 'Dilalap' Netizen Pasca Aksi Horor David Luiz-Shkodran Mustafi
- Kepa Jadi Biang Kerok Chelsea Gagal Menang Lawan Arsenal, Netizen: Keparius!
- Reaksi Netizen Setelah Chelsea Gagal Kalahkan Arsenal, Kepa Diminta Potong Gaji
- Sedihnya Frank Lampard, Cerita Lama Chelsea Terulang Kembali
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Tersandung di Kandang West Ham, Harapan Juara Makin Menipis
Liga Inggris 15 Maret 2026, 08:15
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 15 Maret 2026
Liga Inggris 15 Maret 2026, 07:58
LATEST UPDATE
-
Man United vs Aston Villa Jadi Laga Krusial, Carrick: Kami Menikmati Tekanan
Liga Inggris 15 Maret 2026, 15:29
-
Habis-habisan! Arne Slot Desak Liverpool Maksimalkan Sisa Musim
Liga Inggris 15 Maret 2026, 14:24
-
Cita-Cita Marc Marquez, Ingin Pensiun dari MotoGP Bebas Cedera
Otomotif 15 Maret 2026, 14:24
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 15 Maret 2026, 13:01
-
Hasil Lengkap Pertandingan Pebulu Tangkis Indonesia di Swiss Open 2026
Bulu Tangkis 15 Maret 2026, 11:27
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Swiss Open 2026, 10-15 Maret 2026
Bulu Tangkis 15 Maret 2026, 11:27
-
Saatnya Bangkit! Barcelona Incar Balas Dendam atas Sevilla
Liga Spanyol 15 Maret 2026, 11:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54












