Drama VAR Liverpool vs Man City di Anfield, Keputusan Kontroversial yang Memecah Opini

Gia Yuda Pradana | 9 Februari 2026 09:58
Drama VAR Liverpool vs Man City di Anfield, Keputusan Kontroversial yang Memecah Opini
Seorang suporter Liverpool bersorak saat menyaksikan laga Premier League/Liga Inggris antara Liverpool vs Man City di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu, 8 Februari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Pertandingan Liverpool vs Man City pada pekan ke-25 Premier League 2025-2026 di Anfield berakhir dengan kisah kontroversial di menit akhir. Laga yang kick-off Minggu, 8 Februari 2026 pukul 23.30 WIB itu ditentukan oleh intervensi VAR yang membatalkan gol ketiga Manchester City.

Liverpool sempat unggul lebih dulu melalui Dominik Szoboszlai pada menit ke-74 sebelum Manchester City membalas lewat Bernardo Silva dan penalti Erling Haaland. Skor 2-1 untuk tim tamu bertahan hingga peluit panjang, tetapi drama justru memuncak pada masa tambahan waktu.

Advertisement

Gol jarak jauh Rayan Cherki ke gawang kosong sempat memicu euforia kubu City sebelum dianulir VAR. Keputusan itu mengirim Szoboszlai keluar lapangan dan mengubah momen penutup laga menjadi perdebatan panjang.

1 dari 5 halaman

Kronologi Insiden di Menit Akhir

Kronologi Insiden di Menit Akhir

Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai dan Florian Wirtz mencoba menghentikan pergerakan pemain Manchester City Rayan Ait-Nouri. (c) AP Photo/Jon Super

Situasi bermula ketika Alisson ikut naik membantu serangan Liverpool pada situasi bola mati. Cherki lalu menendang bola dari setengah lapangan menuju gawang kosong saat Haaland dan Szoboszlai berlari mengejarnya.

Wasit Craig Pawson melihat adanya pelanggaran pertama dari Szoboszlai kepada Haaland dan memainkan keuntungan. Namun, ketika Haaland menarik balik Szoboszlai dalam perebutan bola, VAR masuk untuk menilai apakah gol bisa disahkan.

2 dari 5 halaman

Alasan VAR Membatalkan Gol

Alasan VAR Membatalkan Gol

Selebrasi gelandang Manchester City, Rayan Cherki usai mencetak gol ke gawang Newcastle di leg 1 semifinal Carabao Cup, 14 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Tinjauan ulang menunjukkan Szoboszlai berpeluang besar menghalau bola sebelum melewati garis gawang jika tidak dijatuhkan. Dengan dasar itu, gol dianggap lahir dari rangkaian pelanggaran sehingga tidak memenuhi ketentuan hukum permainan.

Keputusan tersebut membuat hasil Liverpool vs Man City tetap 1-2 dan mengirim Szoboszlai keluar lapangan karena menggagalkan peluang emas. Secara aturan, konsekuensi itu identik dengan situasi jika pelanggaran dihentikan lebih awal tanpa terciptanya gol.

3 dari 5 halaman

Reaksi Pengamat dan Mantan Pemain

Reaksi Pengamat dan Mantan Pemain

Momen penalti Manchester City yang diambil Erling Haaland ke gawang Liverpool. (c) AP Photo/Jon Super

Gary Neville menilai momen itu terasa tidak adil bagi penonton yang menginginkan klimaks emosional. “Saya tahu ada aturan, tetapi ini membunuh salah satu momen terbaik musim ini,” ujarnya dalam siaran Sky Sports.

Roy Keane justru menilai kejadian tersebut menambah ketegangan pertandingan. Ia menganggap keputusan VAR memperkuat narasi laga besar yang penuh konflik hingga detik terakhir.

4 dari 5 halaman

Pandangan Haaland dan Guardiola

Pandangan Haaland dan Guardiola

Selebrasi pemain Manchester City usai membobol gawang Liverpool di Anfield dan memastikan kemenangan 2-1. (c) AP Photo/Jon Super

Erling Haaland mengaku iba kepada Szoboszlai karena situasi itu sulit dihindari. “Wasit harus mengikuti aturan, saya merasa kasihan padanya,” kata penyerang Norwegia tersebut.

Pep Guardiola menyampaikan respons singkat yang mencerminkan frustrasi timnya. “Ayo wasit, berikan golnya dan pulang,” ucap pelatih Manchester City itu kepada BBC Match of the Day.

Kontroversi ini memperlihatkan jarak antara rasa keadilan penonton dan ketepatan hukum permainan. Drama VAR di Anfield akan terus dikenang sebagai salah satu penutup paling emosional musim Premier League 2025-2026.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE