Dua Alasan Bertentangan Mengapa Transfer Thiago ke Liverpool Masuk Akal Sekaligus Tidak
Richard Andreas | 7 Juli 2020 06:40
Bola.net - Sepekan terakhir muncul isu menarik tentang pergerakan Liverpool di bursa transfer. Kabarnya juara baru Premier League itu sedang mengincar Thiago Alcantara untuk meningkatkan daya gedor tim musim depan.
Liverpool memang masih sangat kuat, tapi beberapa pekan terakhir kelemahan mereka mulai terlihat. Ya, The Reds sepertinya membutuhkan gelandang kreatif untuk menyempurnakan skuad sekarang.
Posisi ini dahulu diisi oleh Philippe Coutinho, yang tampil luar biasa. Namun, Jurgen Klopp memilih membiarkan posisi ini kosong sejak kepergian Coutinho dan lebih tertarik memainkan tiga gelandang sentral.
Cara ini berhasil, trofi UCL dan EPL jadi bukti. Namun, jika ingin jadi juara lagi musim depan, Liverpool harus melakukan sesuatu. Mereka tidak boleh puas dengan kondisi sekarang, karena itulah Thiago mungkin tepat.
Kendati demikian, sama seperti banyak hal lainnya, ada dua sisi dari satu cerita. FourFourTwo merumuskan dua sisi dari gosip transfer ini: mengapa masuk akal dan mungkin terjadi; lalu mengapa sangat tidak masuk akal dan kecil kemungkinan terwujud.
Penasaran? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengapa tak masuk akal
Thiago bukanlah tipe pemain yang selama ini masuk kriteria Klopp, khususnya karena usianya. Dia sudah 29 tahun, sisa kariernya tidak panjang.
Satu-satunya pemain outfield di atas 26 tahun yang pernah didatangkan Klopp adalah Ragnar Klavan. Karena itulah mendatangkan pemain 29 tahun bakal jadi pengecualian, kasus khusus.
Kabarnya Bayern menginginkan 30 juta pounds untuk Thiago, harga yang cukup mengingat kontraknya bakal kedaluwarsa tahun depan. Juga, kabarnya Thiago menerima gaji sebesar 200.000 pounds per pekan.
Mengingat beberapa waktu lalu Liverpool mundur dari pemburuan Timo Werner karena masalah harga, sepertinya sulit membayangkan mereka mau berkorban demi Thiago.
Alasan utama lain mengapa transfer ini tak masuk akal adalah karena Liverpool sudah punya terlalu banyak gelandang. Sebut saja Jordan Henderson, Fabinho, Gini Wijnaldum, Naby Keita, Alex Oxlade-Chamberlain, James Milner, dan Curtis Jones.
Jika melihat komposisi tersebut, sepertinya kecil kemungkinan Klopp mengutamakan pembelian gelandang pada bursa transfer musim panas nanti.
Kendati demikian, ada cara lain yang mungkin diambil Klopp. Dia bisa saja melepas beberapa gelandang yang mulai menurun, lalu mendatangkan Thiago sebagai pengganti.
Mengapa sangat masuk akal
Mungkin alasan-alasan masuk akal ini sulit dibantah. Ya, sudah cukup bukti bahwa Thiago masih lebih baik daripada, katakanlah, Wijnaldum.
Thiago bisa menciptakan peluang lebih banyak, menciptakan umpan kunci lebih banyak. Bahkan dalam tiga musim terakhir, ketika Wijnaldum hanya bisa membuat 5 assists, Thiago unggul jauh dengan 14 assists, meski tampil 29 pertandingan lebih sedikit.
Faktor lain yang perlu diperhitungkan adalah suara Klopp. Sudah jadi rahasia umum bahwa pelatih asal Jerman ini sangat mengagumi kemampuan Thiago.
Ketika Klopp mendatangkan Naby Keita pada tahun 2017 lalu, dia pernah memuji: "Tahun lalu, bersama Thiago Alcantara, yang main luar biasa untuk Bayern, dia [Keita] main gemilang."
"Selama masa-masa saya di Jerman, saya mengagumi Thiago Alcantara."
Tahun lalu, usai The Reds bermain imbang 0-0 dengan Bayern di Anfield, Klopp pun bicara: "Thiago adalah pesepak bola kelas dunia. Dia memainkan peran deep-lying playmaker dengan sangat baik."
Sementara itu, pada tahun 2018 lalu, Thiago juga pernah menyanyikan kekagumannya untuk Klopp dan Liverpool. "Saya suka menonton sepak bola Inggris. Liga itulah yang sangat saya nikmati."
"Lihat saja lini tengah Liverpool: Henderson, Milner, Chamberlain, mereka menekan lawan seperti binatang di Liga Champions. Mereka mendominasi lini tengah. Mereka fantastis."
Sumber: FourFourTwo
Baca ini juga ya!
Philippe Coutinho, Solusi Playmaker yang Dibutuhkan Oleh Liverpool
Robertson Frustrasi Dengan Penampilan Liverpool Kala Dipermalukan Manchester City
Robertson: Alisson Kiper Terbaik di Dunia, Jauh di Atas yang Lain
Blunder Liverpool: Pertahankan Divock Origi dan Lepas Timo Werner
Manchester United Coba Telikung Liverpool untuk Transfer Adama Traore
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

