Duel Antarlini Chelsea vs Arsenal: Termasuk Cucurella vs Saka, Ini 5 Pertarungan Kunci yang Bisa Mengubah Jalannya Laga

Richard Andreas | 29 November 2025 13:57
Duel Antarlini Chelsea vs Arsenal: Termasuk Cucurella vs Saka, Ini 5 Pertarungan Kunci yang Bisa Mengubah Jalannya Laga
Bukayo Saka merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions antara Arsenal vs Olympiakos di Stadion Emirates, Kamis, 2 Oktober 2025. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Chelsea dan Arsenal kembali bertemu di Stamford Bridge dalam situasi yang jarang terjadi, yaitu duel peringkat satu melawan peringkat dua dengan jarak enam poin di puncak klasemen Premier League.

Chelsea datang dengan modal tiga kemenangan beruntun di semua ajang, termasuk kemenangan besar atas Barcelona di Liga Champions, sementara Arsenal tampil sebagai pemimpin klasemen dengan rekor kekalahan yang sangat minim dan catatan pertahanan terbaik di liga.

Advertisement

Di balik duel dua tim terbaik Premier League saat ini, laga ini juga menjadi panggung adu kualitas individu di hampir semua lini. Di sayap, Bukayo Saka kembali berhadapan dengan Marc Cucurella yang musim lalu dinilai sukses “mengantonginya”.

Di tengah, Moises Caicedo dan Enzo Fernandez berusaha merusak ritme sekaligus menahan ledakan dua rekrutan mahal Arsenal, Declan Rice dan Martin Zubimendi. Di belakang, William Saliba yang disebut salah satu bek tengah terbaik liga akan mencoba meredam ancaman Pedro Neto, sementara wonderkid Brasil Estevao menguji kecerdasan posisi Riccardo Calafiori.

Mengingat Cole Palmer baru kembali dari cedera dan statusnya kemungkinan belum seratus persen, beban kreativitas Chelsea akan banyak bertumpu pada kombinasi sayap, full-back agresif, dan dominasi second ball di lini tengah.

Di sisi lain, Arsenal datang dengan fondasi permainan yang sudah matang, blok pertahanan tinggi dengan Saliba di pusatnya, sirkulasi bola yang rapi, dan lini tengah yang kini semakin seimbang sejak kedatangan Zubimendi.

1 dari 5 halaman

Marc Cucurella vs Bukayo Saka

Marc Cucurella vs Bukayo Saka

Bek sayap kiri Chelsea, Marc Cucurella. (c) AP Photo/Kin Cheung

Pertemuan musim lalu meninggalkan kesan kuat ketika Cucurella dinilai sukses menutup pergerakan Saka sepanjang laga. Bek kiri Chelsea itu tampil disiplin, agresif, dan efektif menjaga zona, membuat winger Arsenal kesulitan menemukan ruang untuk masuk ke kotak penalti.

Namun situasinya kini berbeda. Saka berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di liga, lebih matang dalam mengambil keputusan dan lebih fleksibel dalam memilih jalur serangan. Ancaman datang bukan hanya dari dribel ke dalam, tetapi juga dari kombinasi cepat dengan gelandang maupun full-back di half-space.

Cucurella harus menjaga keseimbangan antara naik membantu progresi dan turun menutup ruang. Dalam skema Maresca yang menuntut full-back lebih aktif di fase build-up, keterlambatan turun bisa memberi Arsenal celah. Karena itu, dukungan winger di depannya menjadi kunci agar Saka dipaksa menerima bola dalam posisi yang kurang ideal.

2 dari 5 halaman

Moises Caicedo vs Declan Rice

Moises Caicedo vs Declan Rice

Gelandang Arsenal, Declan Rice merayakan kemenangan atas Tottenham, 23 November 2025. (c) AP Photo/Frank Augstein

Duel di lini tengah ini kemungkinan menjadi penentu alur permainan. Caicedo berperan sebagai jangkar utama Chelsea, mengamankan transisi dan menjadi titik pertama dalam sirkulasi bola dari belakang. Energi dan jangkauan areanya membuat Chelsea tetap stabil ketika menghadapi tekanan tinggi.

Rice, di sisi lain, kini memainkan peran yang lebih luas bagi Arsenal. Selain sebagai pelindung pertahanan, ia sering menjadi pemicu progresi dan pengendali tempo. Kemampuannya membaca arah bola kedua memberi Arsenal keuntungan besar dalam mempertahankan tekanan di area lawan.

Jika Caicedo mampu membatasi ruang gerak Rice dan memutus suplai bola ke sayap, Chelsea bisa mendorong Arsenal ke situasi bertahan lebih sering. Tetapi bila Rice memenangkan duel dan second ball, Arsenal akan lebih mudah mengalirkan bola ke sepertiga akhir dan mengisolasi lini belakang Chelsea.

3 dari 5 halaman

Enzo Fernandez vs Martin Zubimendi

Enzo Fernandez vs Martin Zubimendi

Selebrasi Enzo Fernandez usai mencetak gol di laga Chelsea vs Fulham, Sabtu (30/8/2025). (c) AP Photo/Ian Walton

Enzo menjadi pusat kendali Chelsea dalam membangun serangan. Perannya bukan sekadar distribusi bola, tetapi juga menentukan ritme dan arah permainan. Ia sering turun untuk mengambil bola dari bek tengah, lalu mengeksekusi umpan vertikal yang memecah tekanan lawan.

Zubimendi datang sebagai elemen baru di lini tengah Arsenal yang langsung memberi stabilitas. Ia disiplin menjaga jarak antar-lini, menjaga struktur pressing, dan memastikan Arsenal tidak mudah diserang balik. Ketika Arsenal kehilangan bola, ia berada di posisi tepat untuk memperlambat transisi lawan.

Pertarungan keduanya akan berkisar pada ruang. Enzo membutuhkan kebebasan untuk mengarahkan bola, dan Zubimendi bertugas memotong jalur umpan yang menghubungkan Chelsea ke area antara lini. Jika Zubimendi mampu memaksa Enzo memainkan bola ke sisi luar, Arsenal akan lebih mudah mengatur blok pertahanan.

4 dari 5 halaman

Estevao vs Riccardo Calafiori

Estevao vs Riccardo Calafiori

Bek Arsenal, Riccardo Calafiori berebut bola dengan winger Newcastle, Jacob Murphy. (c) AP Photo/Jon Super

Estevao membawa dimensi berbeda di sisi serang Chelsea berkat kecepatan, kreativitas, dan kemampuan satu lawan satu. Ia suka menusuk ke dalam sambil mencari ruang tembak atau jalur kombinasi, tetapi juga cukup cair untuk bergerak melebar dan menarik bek lawan keluar posisi.

Calafiori menjadi lawan yang tepat untuk menguji konsistensi Estevao. Dengan kemampuan bermain sebagai bek kiri maupun bek tengah inverter, Calafiori memahami kapan harus menjaga zona dan kapan perlu mengikuti pergerakan pemain sayap yang agresif seperti Estevao.

Pertarungan ini akan ditentukan oleh kesabaran bertahan Calafiori dan efektivitas dribel Estevao. Jika Calafiori terlalu mudah tertarik ke dalam, ruang di sayap bisa terbuka. Sebaliknya, jika ia mampu menjaga garis dan dibantu gelandang yang menutup jalur dribel, Estevao akan kehilangan keunggulan utamanya.

5 dari 5 halaman

Pedro Neto vs William Saliba

Pedro Neto vs William Saliba

Selebrasi winger Chelsea, Pedro Neto usai mencetak gol ke gawang West Ham di pekan 2 Liga Inggris 2025-2026. (c) AP Photo/Dave Shopland

Neto tetap menjadi ancaman utama Chelsea dalam situasi transisi. Kecepatannya masuk ke area tengah dan kemampuannya melepaskan tembakan dari berbagai sudut membuatnya sulit ditebak. Ia juga diberi kebebasan untuk bergerak dari kedua sisi sayap, mengincar celah di antara bek tengah lawan.

Saliba, pilar pertahanan Arsenal, akan menjadi lawan langsung yang paling sering ia temui. Bek tengah asal Prancis itu jarang kalah duel, cepat membaca arah serangan, dan kerap menjadi penyeimbang ketika blok pertahanan Arsenal dipaksa melebar. Perannya sebagai spare man membuatnya ideal untuk mengantisipasi penetrasi Neto dari berbagai arah.

Pertandingan bisa berubah ketika salah satu dari keduanya memenangkan momentum. Neto membutuhkan ruang kecil untuk menciptakan peluang, sementara Saliba akan berusaha memastikan setiap sentuhan Neto berada dalam tekanan ketat.

Jika Saliba kembali tampil dominan, serangan Chelsea akan kehilangan salah satu sumber ancaman terpentingnya.

LATEST UPDATE