Eks Wasit Liga Inggris Yakin VAR Salah Ambil Keputusan di Laga Liverpool vs Southampton
Editor Bolanet | 9 Maret 2025 05:24
Bola.net - Liverpool berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Southampton dalam laga lanjutan Premier League, Sabtu (8/3/2025) malam WIB. Namun, mantan wasit Premier League, Mike Dean, menyatakan bahwa gol pembuka Southampton yang dicetak Will Smallbone seharusnya dibatalkan karena offside.
Dean menyoroti insiden yang melibatkan Alisson Becker dan Virgil van Dijk, di mana kiper Liverpool itu mengklaim dirinya dilanggar. Namun, Dean justru melihat adanya pelanggaran offside yang terlewat oleh VAR. Meski begitu, Liverpool akhirnya mampu membalikkan kedudukan lewat gol Darwin Nunez dan dua penalti Mohamed Salah.
Dean mengamati bahwa meskipun VAR telah memeriksa situasi tersebut, ada kekhawatiran terkait keputusan yang diambil. Dalam analisisnya, ia merasa bahwa ada kesalahan yang signifikan dalam penilaian VAR.
Pertandingan ini berlangsung dengan banyak insiden, termasuk dua penalti yang didapat Liverpool. Dean menjelaskan lebih lanjut tentang situasi yang mengundang perdebatan tersebut.
Kontroversi Gol Pembuka Southampton

Gol Southampton diawali oleh kesalahan komunikasi antara Alisson dan Van Dijk, yang dimanfaatkan Will Smallbone untuk mencetak gol. Alisson mengklaim dirinya difouling oleh pemain Southampton, tetapi wasit memutuskan tidak ada pelanggaran.
Mike Dean, mantan wasit Premier League, justru melihat adanya pelanggaran offside yang terlewat. Menurutnya, posisi Smallbone sudah berada di depan bek Liverpool saat bola disentuh oleh rekan setimnya.
"Saya sudah melihat ulang tiga atau empat kali, dan saya yakin itu offside. Kaki kiri Smallbone terlihat di depan bek, kecuali ada pemain lain yang tidak terlihat di layar TV," kata Dean di Sky Sports.
Kekecewaan Southampton Soal Penalti Liverpool
Liverpool berhasil membalikkan kedudukan lewat gol Darwin Nunez dan dua penalti Mohamed Salah. Namun, penalti pertama yang diberikan wasit menuai protes dari Southampton. Nunez dinilai terlalu mudah terjatuh setelah kontak dengan pemain Southampton di kotak penalti.
Ivan Juric, pelatih Southampton, merasa keputusan penalti itu tidak tepat. Menurutnya, insiden tersebut mengubah momentum pertandingan yang sebelumnya imbang 1-1.
"Penalti pertama itu bukan penalti, dan itu mengubah jalannya pertandingan. Saya puas dengan permainan tim hari ini, tapi ini tidak bisa disebut penalti," ujar Juric kepada BBC.
"Kami punya banyak pemain muda yang ingin tumbuh dan berkembang. Kami bisa kalah, tapi yang penting kami berjuang seperti hari ini," tambah Juric.
VAR Kembali Jadi Sorotan
Kontroversi dalam laga ini kembali memicu perdebatan tentang efektivitas VAR. Mike Dean menegaskan bahwa teknologi tersebut seharusnya bisa menangkap pelanggaran offside pada gol Southampton.
Namun, VAR tidak menemukan kesalahan yang jelas dan nyata pada insiden penalti Liverpool. Keputusan wasit di lapangan pun tetap dipertahankan, meski menuai protes dari berbagai pihak.
"VAR seharusnya bisa menangkap itu. Tapi, seperti biasa, keputusan akhir tetap ada di tangan wasit," pungkas Dean.
Dengan hasil ini, Liverpool semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dan memimpin dengan selisih 16 poin, sementara Southampton harus terus berjuang untuk keluar dari zona degradasi.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Ketika Arne Slot Mengaku Salah dalam Menyusun Starting XI Liverpool vs Southampton
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Premier League 2024/2025
- Mohamed Salah Ungkap Apa yang Dilakukan Arne Slot di Balik Comeback Liverpool vs Southampton
- Catatan Menarik Liverpool vs Southampton: Salah, Mesin Gol & Assist
- Liverpool Tunjukkan Seni Bermain Buruk tapi Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:17
-
Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:03
-
Semua Pemain AC Milan Perlu Belajar dari Karakter Luar Biasa Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 10:53
-
Rating Pemain Pisa vs Milan: Luka Modric sang Pembeda
Liga Italia 14 Februari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Duel Inter vs Juventus Bukan Cuma Tentang Kendali Permainan
Liga Italia 14 Februari 2026, 17:09
-
6 Juara Dunia MotoGP yang Pernah Bela Ducati Lenovo Team, Kawinkan 22 Gelar Dunia
Otomotif 14 Februari 2026, 16:25
-
Pertandingan Inter vs Juventus yang Sarat Makna
Liga Italia 14 Februari 2026, 16:02
-
Jadwal 32 Besar FA Cup Pekan Ini Live di Vidio, 14-17 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 16:01
-
5 Bulan setelah Derby d'Italia Dramatis yang Berakhir 4-3
Liga Italia 14 Februari 2026, 15:04
-
Live Streaming Man City vs Salford City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 14 Februari 2026, 15:00
-
Inter vs Juventus: Saatnya Lautaro Martinez Hentikan Puasa Gol di Laga Besar
Liga Italia 14 Februari 2026, 14:32
-
Prediksi Arsenal vs Wigan Athletic 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 13:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00







