Fred Terima Status Pembelian Gagal Manchester United Musim Ini
Yaumil Azis | 18 Juni 2019 00:01
Bola.net - Kontribusi yang tidak sebanding dengan harga belinya pada tahun 2018 membuat Fred menyanding status pembelian gagal Manchester United musim ini. Dengan lapang dada, gelandang asal Brasil tersebut menerima julukan tersebut.
Seperti yang diketahui, Fred diboyong dari Shakhtar Donetsk dengan mahar sebesar 52 juta euro. Harapan dan ekspektasi tinggi disematkan kepada pemain tersebut untuk menyelamatkan masa transfer MU yang buruk.
Sayangnya, ia gagal menunjukkan kelasnya. Pada sejumlah laga yang dilakoni Manchester United, baik bersama Jose Mourinho maupun Ole Gunnar Solskjaer, Fred hanya dipercaya sebagai penghangat bangku cadangan saja.
Ia hanya diberi kesempatan tampil sebanyak 25 kali di semua kompetisi, dengan catatan satu gol dan satu assist. Dan menurut hasil polling dari salah satu situs olahraga di Eropa, Sportsmole, Fred dinobatkan sebagai pembelian terburuk Manchester United musim 2018/2019.
Fred bisa menerima status buruk itu bertengger di dirinya. Tetapi, ia juga berharap mampu membalikkan badai pada musim depan dengan sejumlah performa apik di lini tengah Manchester United.
"Musim lalu, musim pertama saya di sini, terasa berat. Tapi saya berpikir bahwa saya mengakhiri musim dengan jauh dari kata baik-baik saja," ujar Fred kepada situs resmi klub.
"Dan saya harap musim depan akan berjalan dengan sangat baik untuk saya, dan jauh lebih baik untuk Manchester United. Saya terkesan bisa menjadi bagian dari itu," lanjutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Liga Inggris Itu Sulit!
Fred mengaku bahwa Premier League jauh lebih sulit dari berbagai kompetisi yang telah ia lakoni dalam karirnya. Meskipun demikian, rasa tertariknya terhadap laga derby masih terjaga hingga sekarang.
"Liga Inggris itu sulit dan di sini ada banyak klub besar, tapi saya pikir laga derby adalah pertandingan terbaik yang pernah saya lakoni. Saat kami melihat jadwal pertandingan, kami mencari laga ini terlebih dahulu," tambahnya.
"Sulit untuk memilih satu tim,karena ada banyak pertandingan besar di Premier League, tentu saja karena ada klub hebat seperti Liverpool, City, Chelsea, saya pikir itu semua adalah nama-nama besar, 'Big Six' selalu terasa bagus," tandasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juventus Incar Frattesi, Inter Minta Tukar dengan Cambiaso
Liga Italia 15 Mei 2026, 00:29
-
Tidak Ada Alasan untuk Xabi Alonso ke Chelsea
Liga Inggris 14 Mei 2026, 23:58
-
JTEKT Stings Aichi Gas ke Semifinal AVC 2026 Usai Bungkam Wakil Thailand
Voli 14 Mei 2026, 23:32
-
Foolad Sirjan Iranian Tundukkan Jakarta Garuda Jaya, Amankan Tiket Semifinal
Voli 14 Mei 2026, 23:18
-
Link Nonton Live Streaming Real Madrid vs Oviedo 15 Mei 2026
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 22:29
-
Giliran Man City yang Dicela Spesialis Runner-up
Liga Inggris 14 Mei 2026, 22:15
-
Di Balik Gapura Baru Dongko, Ada Harapan Menjaga Denyut Budaya Trenggalek
News 14 Mei 2026, 21:33
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24












