Gaya Bermain Arsenal: Adaptif atau Sepak Bola Haram!
Asad Arifin | 25 September 2024 11:36
Bola.net - Cara bermain Arsenal saat berhadapan dengan Manchester City mendapat banyak kritik. Lantaran bertahan dengan sangat dalam, The Gunners disebut memainkan 'Sepak Bola Haram' oleh sebagian fans.
Pertemuan Arsenal dan Man City terjadi akhir pekan lalu. Pada laga pekan ke-5 Premier League 2024/2025 itu, The Gunners mampu menahan imbang Man City di Stadion Etihad dengan skor 2-2.
Arsenal unggul 2-1 pada menit 45+1. Namun, kartu merah Leandro Trossard pada menit 45+8 mengubah segalanya. Arsenal bertahan total pada babak kedua. Gaya bermain mereka dapat banyak kecaman.
Arsenal menumpuk pemain dalam dan sekitar kotak penalti. Gaya bermain ini menuai banyak kritik, walau secara secara realistis ini adalah pilihan paling masuk akal. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pilihan Realistis Bagi Arsenal

Arsenal membuat Man City frustrasi pada babak kedua, walau akhirnya sang lawan bisa bikin gol. Arsenal terlihat hanya ingin menjaga gawangnya, tanpa upaya unuk menambah gol lagi. Arsenal disebut bermain dengan 'sepak bola haram'.
Penguasaan bola Arsenal pada babak kedua hanya 12,4 persen! Arsenal hanya melepas satu shots on target. Sedangkan, dengan 87,6 persen penguasaan bola, Man City mampu melepas 28 shots hanya pada babak kedua.
Bagi Arsenal, dengan 10 pemain, sangat beresiko jika mereka meladeni permainan terbuka Man City. Alih-alih mendapat satu poin, kalah dengan skor tipis sudah jadi hasil bagus bagi Arsenal jika memaksa bermain terbuka.
"Kami juga belajar dari masa lalu karena sayangnya kami telah berada dalam situasi tersebut sebanyak tiga kali. Salah satunya dengan Granit setelah 37, 38 menit dan kami kebobolan berapa banyak? Kami kalah 5-0. Sebaiknya kami belajar," kata Arteta.
Arsenal yang Adaptif

Arsenal belum tersentuh kekalahan pada enam laga kompetitif yang dimainkan musim 2024/2025. The Gunners tiga kali menang dan tiga kali imbang. Tiga hasil imbang itu didapat ketika situasi yang dihadapi tak ideal.
Bermain adaptif jadi kunci mengapa The Gunners sulit kalah, seperti ketika bertemu Man City. Cara yang sama juga dilakukan Arsenal saat menang 1-0 lawan Tottenham dan imbang 1-1 lawan Brighton.
Ketika imbang lawan Brighton, Arsenal juga kehilangan satu pemain. Declan Rice dapat kartu merah. Faktor itu membuat Mikel Arteta tidak bermain terbuka. Begitu juga saat melawan Tottenham dimana banyak pemain kunci absen.
Pada duel lawan Tottenham, Arsenal tidak bisa memainkan Odegaard, Rice, Calafiori, Tomiyasu, Merino, dan Zinchenko.
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Persib vs Madura United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 19:00
-
Liga Champions 26 Februari 2026, 18:39

-
Sudah Waktunya Viktor Gyokeres Disamakan dengan Thierry Henry!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 17:47
-
Kapan Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkapnya
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58





