Haruskah Man City Pecat Pep Guardiola?
Asad Arifin | 10 November 2024 03:57
Bola.net - Ada chant menarik yang dilantunkan fans Brighton usai kemenangan atas Manchester City. Mereka menyanyikan chant 'dipecat di pagi hari' yang ditujukan pada manajer Man City, Josep Guardiola.
Brighton dan Man City berhadapan pada laga pekan ke-11 Premier League, Minggu (10/11) pagi WIB. Berstatus tim tamu, Man City menelan kekalahan dengan skor 2-1 pada laga di AMEX Stadium tersebut.
Man City bermain bagus pada babak pertama dan unggul lewat gol Erling Haaland. Namun, pada babak kedua, Joao Pedro dan Mattew O'Riley mampu mencetak gol sekaligus membalikkan kedudukan untuk Brighton.
Bagi Man City, hasil ini adalah pukulan telak. Sebab, untuk pertama kali pada era Pep Guardiola, Man City kalah empat laga beruntun. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Man City Harus Pecat Pep Guardiola?

Banyak peristiwa menarik yang terjadi pada menit-menit akhir laga Brighton vs Man City. Jurnalis Manchester Evening News, Joe Bray, memberikan laporan apa yang terjadi di AMEX Stadium pada fase akhir laga.
Joe Bray menyebut ada ketegangan di pinggir lapangan. Joe Bray menyebut Pep Guardiola 'tantrum'. Dia beradu argumen dengan staf Brighton dan bek Jan Paul van Hecke.
Sementara, di tribune, fans Brighton menyanyikan chant khusus untuk pria asal Spanyol itu. Fans Brighton bernyanyi yang artinya kurang lebih 'dipecat di pagi hari'.
"Perhatian akan beralih ke masa depannya sekarang selama jendela internasional di mana ia biasanya menandatangani perpanjangan kontrak," tulis Joe Bray yang juga menyebut Guardiola mulai berada dalam tekanan.
Yang Terburuk dalam Karier Guardiola

Pandit dari Sky Sports, Jamie Redknapp, tidak percaya dengan performa Man City pada babak kedua. Redknapp tidak melihat Man City yang biasanya tampil bagus dan bisa mencari solusi. Dia menilai Man City berada pada level yang sangat rendah.
"Itu adalah salah satu babak terburuk dalam sepak bola yang pernah saya lihat dari tim Pep Guardiola. Mereka sangat buruk, mereka tidak bertahan, mereka tidak memenangkan pertarungan individu," ucap Redknapp.
"Babak pertama mereka sangat bagus tetapi babak kedua ketika Hurzeler menggantikan pemain, hanya ada satu tim yang akan memenangkannya," tegas Redknapp.
Sumber: MEN, Sky Sports
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kondisi Terkini Mykhailo Mudryk: Tetap Latihan Meski Terancam Sanksi
Liga Inggris 1 April 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:25
-
Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:19
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45














