Hindari Euforia, Jurgen Klopp Sampai Mengasingkan Diri
Yaumil Azis | 21 April 2019 17:08
Bola.net - - Euforia di Merseyside sedang meluap-meluap, tentu saja karena Liverpool punya peluang besar untuk menutup puasa gelar Premier League-nya yang sudah terlalu lama. Namun sang pelatih, Jurgen Klopp, enggan terlibat dalam suasana itu.
Sementara ini, klub yang kerap disebut The Reds itu sedang berada di peringkat dua klasemen sementara dengan koleksi 85 poin. Mereka berpeluang kembali mengkudeta posisi puncak dari Manchester City yang pada hari Sabtu (20/4) meraih tiga poin atas Tottenham.
Syaratnya adalah Liverpool wajib meraih kemenangan atas Cardiff yang berlangsung pada hari Minggu (21/4) malam nanti. Partai itu sendiri akan digelar di Cardiff City Stadium, markas kebanggaan skuat asuhan Neil Warnock tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Klopp Mengasingkan Diri
Dengan materi yang jauh lebih baik, Liverpool diyakini bisa meraup poin penuh tanpa mengalami kesulitan berarti. Tentu saja, itu akan semakin memperbesar peluang mereka untuk menutup puasa gelar Premier League.
Euforia para penggemarnya pun semakin menjadi-jadi, apalagi baru-baru ini mereka dipastikan lolos ke babak semifinal Liga Champions. Bagaimana tidak, The Reds punya peluang besar untuk meraih kedua gelar bergengsi itu sekaligus.
Namun Klopp mengaku tak tertarik untuk turut terlibat dalam euforia yang sedang dirasakan oleh mayoritas pendukung Liverpool di kota. Malah sebaliknya, ia justru memilih untuk mengasingkan diri dari mereka.
"Saya tidak pernah keluar - terlepas dari urusan sepak bola. Kenapa harus? Saya punya beberapa pasang celana jeans yang bisa bertahan hingga 20 tahun ke depan, jadi saya baik-baik saja," ujar Klopp seperti yang dikutip dari Goal.
"Saya bisa membayangkan perasaan di kota yang cukup bagus tapi saya tak perlu mendengarnya, saya tak perlu melihatnya," lanjutnya.
Hal yang Lumrah
Tetapi, di mata Klopp, euforia seperti demikian merupakan hal yang lumrah terjadi di ranah sepak bola. Sebab ia pernah merasakan waktu dirinya belum menjadi seorang pelatih dan hanya berada dalam posisi penikmat semata.
"Inilah sepak bola, dan sebagian dari hidup saya telah murni menjadi suporter sepak bola, jadi jika tim saya melakukan ini, saya tahu seperti apa jadinya saya nanti. Situasi seperti ini, di mana semuanya sedang ramai, adalah kesukaan saya," tambahnya.
"Saya bisa membayangkan orang-orang ingin ke luar dan merayakan, membicarakannya, tapi kami bukanlah bagian dari itu. Kami harus memastukan semuanya tetap seperti ini - dan itu bukanlah masalah," tandasnya.
Prestasi Terbaik Klopp
Andai berhasil juara, baik di Liga Champions maupun Premier League, maka itu akan menjadi trofi pertama Klopp selama bersama Liverpool. Sejauh ini, prestasi terbaik pelatih asal Jerman tersebut adalah runner up di ajang Liga Champions, Liga Europa, dan juga Carabao Cup.
Baca Juga:
Ini yang Bakal Diperbuat Guardiola Jika pada Akhirnya Liverpool yang Jadi Juara
Nominasi PFA Young Player of the Year: Bintang Muda Liverpool, Man City, dan MU
Nominasi PFA Player of the Year: Ada Sterling, Van Dijk, dan Eden Hazard!
Prediksi Cardiff City vs Liverpool 21 April 2019
Valverde: Liverpool Lawan yang Sangat Kuat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















