Jika Mau Juara, Liverpool Diminta Lupakan Masa Lalu
Dimas Ardi Prasetya | 26 Desember 2016 18:02
Bola.net - - Manajer , Jurgen Klopp, menegaskan The Reds bisa juara liga lagi, namun syaratnya mereka harus melupakan semua hal yang terjadi di masa lalu.
Liverpool memang sudah dua dekade lebih tak pernah berhasil jadi juara Premier League. Mereka terakhir jadi juara liga pada tahun 1990. Saat itu mereka masih dibesut oleh Kenny Dalglish.
Saat ini, mereka berpeluang untuk bisa jadi juara di bawah asuhan Klopp. Jordan Henderson cs kini berada di posisi kedua liga dengan hanya terpaut enam poin saja dari Chelsea yang ada di puncak klasemen.
Klopp pun mengatakan, musim ini Liverpool bisa saja jadi juara liga. Namun syaratnya cuma satu. Semua pihak di klub, maupun para fans, harus melupakan semua yang sudah terjadi di masa lalu, termasuk di musim 2013-14 sekalipun.
Kami bukan tim dalam 25 tahun terakhir. Kami adalah sekarang. Kami adalah generasi ini, tegas Klopp pada Sky Sports.
Meski kita sangat mencintai semua orang dari masa lalu yang menciptakan (sejarah) klub ini, kita tidak bisa menyamai pekerjaan mereka. Kita harus melakukan pekerjaan kita sendiri, terangnya.
Mari kita lakukan dan mari kita mencobanya. Kita cukup bagus dan klub ini cukup besar, serunya.
Baca Juga:
- Klopp: Liverpool Kini Lebih Siap Hadapi Boxing Day
- Klopp Siap Bawa Liverpool Lewati Periode Sibuk
- Jadwal Chelsea dan Liverpool Lebih Ringan, Ini Kata Guardiola
- Penyerang Stoke Ingin Rusak Pesta Natal Liverpool
- Klopp Lempar Sindiran untuk Chelsea
- PSG Siapkan 40 Juta Pounds untuk Bajak Coutinho
- Kiper dan Bek, Dua Pos Yang Bisa Bikin Liverpool Gagal Juara
- Southampton Naikkan Harga Van Dijk?
- Aldridge: Conte Tak Bisa Kalahkan Faktor X Milik Klopp
- Dibanding Bundesliga dan La Liga, Klopp Anggap EPL Lebih Menantang
- Van Dijk Panaskan Rumor ke Liverpool dan City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








