Kartu Merah Kontroversial Nicolas Jackson: Ancaman Bangku Cadangan Makin Nyata?
Richard Andreas | 22 Juni 2025 17:26
Bola.net - Nicolas Jackson kembali berulah dan merugikan timnya. Dalam pertandingan kedua Chelsea di FIFA Club World Cup 2025 melawan Flamengo, striker asal Senegal itu langsung diganjar kartu merah. Insiden tersebut terjadi hanya empat menit setelah ia masuk dari bangku cadangan.
Pelanggaran keras dengan telapak kaki menghantam pergelangan kaki Ayrton Lucas membuat wasit Ivan Barton tanpa ragu mengusirnya dari lapangan. Menariknya, pelatih Chelsea Enzo Maresca tidak sepenuhnya menyalahkan Jackson atas insiden tersebut.
“Saya tidak yakin itu 100 persen kartu merah, tapi wasit sudah memutuskan demikian,” kata Maresca saat konferensi pers usai pertandingan. Namun, sikap dingin Maresca di pinggir lapangan, serta tidak adanya protes dari para pemain dan staf Chelsea, menunjukkan mereka tahu insiden itu tidak dapat dibela.
Chelsea akhirnya kalah 1-3 dari Flamengo, dan Jackson kembali mencoreng namanya saat posisinya sedang goyah.
Jackson Minta Maaf, Tapi Ini Bukan yang Pertama
Usai pertandingan, Marc Cucurella mengungkapkan bahwa Jackson menyampaikan permintaan maaf di ruang ganti. “Dia sangat sedih. Dia mencoba merebut bola, tetapi sialnya malah mengenai kaki lawan. Itu bukan niatnya,” ujar Cucurella.
Jackson sendiri juga menuliskan permintaan maaf panjang di Instagram pribadinya. “Saya minta maaf. Kepada klub, staf, rekan-rekan setim, dan semua penggemar yang menonton—saya mengecewakan kalian,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak sepenuhnya mengerti bagaimana ini bisa terjadi, tapi ia memastikan itu tidak disengaja.
Meskipun terlihat tulus dan emosional, permintaan maaf itu tidak cukup menghapus dampak kesalahan yang dibuat. Chelsea kehilangan peluang untuk bangkit di turnamen, dan Jackson sendiri akan absen di laga penting berikutnya. Yang lebih parah, ini bukan kali pertama ia terkena kartu merah; sebelumnya ia juga dihukum tiga laga karena menyikut Sven Botman saat melawan Newcastle pada Mei lalu.
Posisi Jackson Terancam, Delap dan Guiu Bisa Ambil Kesempatan

Kartu merah melawan Flamengo membuat posisi Jackson semakin sulit. Ia baru saja duduk di bangku cadangan pada ulang tahunnya yang ke-24, digantikan oleh Liam Delap yang didatangkan senilai £30 juta. Kini, Delap punya kesempatan besar untuk mengukuhkan diri sebagai pilihan utama di lini depan Chelsea.
Maresca sendiri tidak terdengar yakin soal kompatibilitas Jackson dan Delap bermain bersama. Apalagi Chelsea tengah mencari winger kaki kanan dan penyerang serbabisa di bursa transfer. Begitu Jackson kembali dari skorsing, jalur menuju tim utama bisa saja semakin sulit ditembus.
Legenda klub, Jon Obi Mikel, yang menjadi komentator laga tersebut bahkan meledak marah menyaksikan pelanggaran itu. “Kesalahan bodoh. Tim butuh Anda dan Anda malah begitu! Dia sudah pernah melakukan ini di laga penting lawan Newcastle. Ini klub besar, Anda harus bersaing secara sehat!” serunya.
Potensi Besar, Tapi Harus Kendalikan Emosi
Jackson tetap memiliki banyak pendukung di dunia sepak bola. Mantan pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, pernah menyebutnya sebagai pemain dengan potensi besar. Bahkan pelatih Flamengo, Filipe Luis, menyebut Jackson sebagai calon striker top dunia.
“Dia muda, berkualitas, dan bisa menjadi salah satu striker terbaik di dunia,” ujarnya. Luis menambahkan bahwa itu jelas kartu merah, tetapi hanya kesalahan kecil dari pemain besar.
Namun, potensi saja tidak cukup jika sang pemain tidak mampu mengendalikan impulsnya pada momen-momen krusial. Yang paling mengkhawatirkan dari pernyataan Jackson adalah pengakuan bahwa ia “masih tidak mengerti” bagaimana pelanggaran itu terjadi. Jika ia belum memahami masalahnya, sulit untuk berharap kesalahan serupa tidak akan terulang.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Jadwal Lengkap Piala Dunia Antarklub 2025
Hasil Lengkap dan Klasemen Fase Grup Piala Dunia Antarklub 2025
Kacau! Pelatih Benfica Kena Umpat Pemainnya Sendiri di Piala Dunia Antarklub 2025
Gara-gara Kartu Merah Nicolas Jackson, Presentar DAZN Sampai Harus Minta Maaf
Thuram Bicara Soal Juventus, Kolo Muani, dan Kegemarannya pada NBA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casemiro Dinilai Terlalu Cepat Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 30 Mei 2026, 16:53
LATEST UPDATE
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Setelah Elliot Anderson, MU Juga Mundur dari Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:57
-
Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
Otomotif 31 Mei 2026, 17:56
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
-
Ini Alasan Ousmane Dembele Ambil Penalti dengan Kaki Kanan
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:47
-
Arsenal Berminat, MU Bakal Lepas Marcus Rashford ke London Utara?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:40
-
Penegasan Status PSG Sebagai Kekuatan Utama Sepak Bola Eropa
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04








