Kata-Kata Nico O'Reilly Usai Cetak Dua Gol di Final Carabao Cup dan Bawa Man City Juara

Richard Andreas | 23 Maret 2026 11:45
Kata-Kata Nico O'Reilly Usai Cetak Dua Gol di Final Carabao Cup dan Bawa Man City Juara
Nico OReilly merayakan gol pembuka dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026 (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Manchester City memastikan diri sebagai juara Carabao Cup setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 di Wembley Stadium. Dua gol Nico O'Reilly pada babak kedua menjadi penentu kemenangan tim asuhan Pep Guardiola.

Pertandingan final berjalan cukup ketat sebelum City menemukan momentum setelah jeda. O'Reilly mencetak dua gol dalam rentang waktu singkat yang mengubah jalannya laga.

Advertisement

Bagi pemain muda tersebut, momen itu terasa sangat spesial. Selain menjadi penentu kemenangan timnya, ia juga merayakan pencapaian pribadi yang bersejarah.

1 dari 4 halaman

Dua Gol Cepat O'Reilly Tentukan Final

Dua Gol Cepat O'Reilly Tentukan Final

Momen selebrasi Nico OReilly bersama rekan setimnya dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 22 Maret 2026 (c) AP Photo/Richard Pelham

O'Reilly mencetak dua gol dalam rentang empat menit pada babak kedua. Gol pertama lahir setelah ia memanfaatkan kesalahan kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga.

Empat menit kemudian, ia kembali mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan silang dari Matheus Nunes pada menit ke-64. Dua gol tersebut memastikan kemenangan Manchester City di final.

Pada usia 21 tahun dan satu hari, O'Reilly juga mencatat rekor sebagai pemain ketiga termuda yang mencetak dua gol di final EFL Cup.

Catatan tersebut hanya kalah dari Wayne Rooney yang melakukannya bersama Manchester United pada 2006 dan Ronnie Whelan yang melakukannya bersama Liverpool pada 1982.

Selain mencetak gol, kontribusinya juga terlihat dari statistik lain. O'Reilly mencatat empat tekel sepanjang pertandingan dan memenangi 10 duel, hanya kalah dari Jeremy Doku yang memenangi 12 duel.

2 dari 4 halaman

O'Reilly: Kemenangan Ini Luar Biasa

O'Reilly: Kemenangan Ini Luar Biasa

Selebrasi pemain Manchester City usai Nico Oreilly mencetak gol ke gawang Arsenal di final Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Maja Smiejkowska

O'Reilly mengaku sangat emosional setelah membantu timnya memenangkan final di Wembley. Ia menilai kemenangan tersebut menjadi momentum penting bagi Manchester City.

"Perasaan yang luar biasa. Menjuarai final dan mengalahkan tim ini, kami tahu seberapa bagus mereka," kata O'Reilly.

"Kami harus membangun momentum dari kemenangan ini. Ini akan memberi kami momentum yang bagus. Saya sangat bersemangat dengan hari ini."

Ia juga mengaku sempat tidak percaya melihat reaksi para pendukung Manchester City setelah gol-golnya tercipta.

"Ada sedikit rasa tidak percaya ketika melihat semua fans bersorak seperti itu saat saya mencetak gol-gol tersebut," lanjutnya.

3 dari 4 halaman

Pujian Guardiola untuk O'Reilly

Pujian Guardiola untuk O'Reilly

Kapten Manchester City, Bernardo Silva mengangkat trofi Carabaao Cup di tribune Wembley usai mengalahkan Arsenal di Final. (c) AP Photo/Richard Pelham

Pelatih Manchester City Pep Guardiola juga memberikan pujian kepada pemain berusia 21 tahun tersebut. Ia menyebut O'Reilly sebagai salah satu sosok penting dalam tim musim ini.

"Mungkin dia adalah rekrutan terbaik musim ini. Ketika kami memulai musim, kami melakukan percakapan panjang dengannya," ungkap Pep.

"Dia mulai bermain sebagai bek kiri dan sangat mengesankan. Dia bisa bermain di banyak peran, dia adalah pemain yang suka berada di sepertiga akhir lapangan. Dia mencetak dua gol yang fantastis."

4 dari 4 halaman

Tantangan City di Liga Masih Berat

Kemenangan di Wembley menambah catatan impresif Manchester City di stadion tersebut. Sejak dibuka kembali pada 2007, City kini mencatatkan 15 kemenangan di Wembley sebagai venue netral, terbanyak dibanding tim lain dalam periode tersebut.

Biar begitu, situasi berbeda terjadi di Premier League. Arsenal masih memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Manchester City, meskipun tim Guardiola memiliki satu pertandingan lebih sedikit.

Menurut perhitungan superkomputer Opta, peluang Manchester City untuk memenangkan gelar liga musim ini hanya sekitar 2,2 persen. Guardiola mengakui bahwa tantangan untuk mengejar Arsenal tidak akan mudah.

LATEST UPDATE