Kelelahan Jadi Penyebab Kekalahan Arsenal? Begini Jawaban Mikel Arteta
Richard Andreas | 19 Januari 2020 21:30
Bola.net - Mikel Arteta buka suara perihal tudingan masalah fisik skuad Arsenal usai ditahan imbang Sheffield United 1-1 di Emirates Stadium, Sabtu (18/1/2020). Dia yakin timnya dalam kondisi baik.
Hasil imbang ini menegaskan kembali masalah Arsenal. Mereka bisa unggul terlebih dahulu, tapi tidak bisa menuntaskan pertandingan. Kekurangan ini memberikan kesempatan bagi tim lawan untuk menyamakan kedudukan di akhir laga.
Pola seperti ini sudah beberapa kali terjadi, yang memunculkan pertanyaan besar perihal kondisi kebugaran pemain. Arsenal beberapa kali kebobolan di 10 menit akhir, ketika pemain-pemain mereka tampak kehabisan tenaga untuk mengejar bola.
Apa kata Arteta tentang tudingan ini? Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Bukan Masalah
Kelelahan bisa jadi penyebab utama kelengahan di 10 menit akhir, tapi Arteta yakin timnya tidak bermasalah. Dia justru menyoroti permainan apik timnya yang bisa menekan lawan hampir selama 90 menit.
"Saya kira mereka semua [pemain Arsenal] memberikan segalanya dan saya kira mereka benar-benar mencoba. Saya kira kami telah membuat lawan tertekan sepanjang waktu," kata Arteta di Arsenal.com.
"Dan kami tidak membiarkan mereka bermain menyerang seperti biasanya, untuk memenuhi area sayap dan mengontrol lini kedua, atau mengalirkan bola ke kotak penalti."
"Saya kira bukan itu masalahnya [kebugaran]," sambungnya.
Selalu Berbahaya
Lebih lanjut, Arteta yakin kasus 10 menit terakhir ini memang biasa terjadi. Arsenal harus fokus mencari gol kedua atau ketiga untuk menuntaskan pertandingan lebih cepat, bukan mengkhawatirkan 10 menit akhir.
"Mungkin pada 5 sampai 10 menit pertama, kami harus sedikit mencari tahu arah pertandingan tetapi setelahnya saya kira kami bermain baik. Lalu ketika Anda unggul 1-0, pada 10 menit terakhir pertandingan pasti ada perubahan," imbuh Arteta.
"Mereka berubah jadi empat bek dan mereka mulai mengirimkan banyak pemain ke depan, lalu pada satu kesempatan mereka memiliki enam pemain untuk menyerang."
"Lebih sulit mengontrol pertandingan ketika lawan memainkan bola-bola panjang atau memanfaatkan bola pantulan seperti ini. Itu tidak mudah," tutupnya.
Sumber: Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








