Keraguan Besar: Apakah Cristiano Ronaldo Bisa Mengikuti Arahan Ralf Rangnick?
Yaumil Azis | 26 November 2021 08:16
Bola.net - Manchester United akan menyambut pelatih baru yang dipekerjakan buat waktu singkat. Dia adalah sosok yang, sejatinya, sudah cukup lama meninggalkan dunia kepelatihan.
Sosok itu adalah Ralf Rangnick. Seperti yang diketahui, Rangnick sudah tidak melatih lagi sejak meninggalkan RB Leipzig di tahun 2019 agar bisa fokus pada peran barunya sebagai Kepala Olahraga dan Pengembangan.
Dengan melakoni jabatan barunya tersebut, ia punya kekuatan dalam keputusan jual beli pemain di klub yang berada di bawah naungan perusahaan minuman energi terkemuka. Dan kinerjanya sejauh ini cukup memuaskan.
Pada musim panas kemarin, ia melanjutkan kiprahnya di Rusia dengan peran yang sama di Lokomotiv Moscow. Belum genap setahun di sana, ia sudah mendapatkan tawaran untuk jadi pelatih interim Manchester United.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sang Profesor
Rangnick menerima sodoran kontrak berdurasi enam bulan, yang memberi waktu panjang buat Manchester United untuk mempertimbangkan dengan matang calon pelatih berikutnya. Kontrak tersebut disertai masa konsultasi selama dua tahun, seperti yang dilaporkan the Athletic.
Lupakan masa konsultasi tersebut untuk sementara. Kehadiran Rangnick jadi tanda bahaya buat rival-rival Manchester United baik di Premier League atau Liga Champions. Sebab Rangnick bukan pelatih sembarangan.
Selama berkarier sebagai pelatih, Rangnick pernah sampai mendapatkan julukan 'profesor' atas kejeniusannya dalam meracik strategi. Ia juga menjadi referensi utama pelatih ternama lain seperti Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel.
Julian Nagelsmann pun pernah menimba ilmu darinya ketika masih menukangi RB Leipzig dulu. Dan sekarang Nagelsmann sedang membuat Bayern Munchen jadi menakutkan dalam berbagai ajang yang diikuti.
Mampukah Ronaldo?
Rangnick masuk dalam sejarah filosofi gegenpressing yang mendunia setelah Jurgen Klopp berhasil membantu Liverpool juara Liga Champions dan Premier League. Rangnick-lah yang mencetuskan filosofi tersebut.
Pondasi utama dari filosofi permainan ini adalah kerelaan para pemain untuk bekerja keras memberikan tekanan pada lawan tanpa terkecuali. Tugas tersebut tidak hanya diemban pemain yang berkarakter bertahan, tapi juga menyerang.
Masalahnya, Manchester United punya beberapa pemain yang tidak begitu terlibat dalam proses pressing ini. Salah satunya Cristiano Ronaldo, yang dikutip dari Marca memiliki statistik pressing terburuk di Premier League.
Ia juga tidak pernah mendapatkan tanggung jawab yang sama ketika memperkuat Juventus dulu, dan juga mungkin Real Madrid. Tentu ini jadi pertanyaan besar: Apakah Ronaldo sanggup bermain di bawah kepemimpinan Rangnick?
(Marca)
Baca Juga:
Ralf Rangnick Merapat, Fans Setan Merah Antusias: Jangan Kaget Lihat MU Main Gegenpressing!
Sepak Bola Heavy Metal! 5 Konsep yang Diusung Ralf Rangnick untuk Manchester United
Sampai Kapan Michael Carrick Menjabat Pelatih Caretaker Manchester United?
Ralf Rangnick Tahu Apa yang Harus Diperbaiki Manchester United
Bertahan di PSG atau ke Manchester United? Pochettino Beri Jawaban Menggantung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














