Langka! N'Golo Kante dan 5 Pemain yang Juara Liga Champions, Premier League, dan Piala Dunia
Asad Arifin | 1 Juni 2021 10:14
Bola.net - NGolo Kante melengkapi raihan trofi juaranya usai membawa Chelsea menjadi juara Liga Champions 2020/2021. Sebelum itu, Kante sudah punya dua gelar bergengsi lain yakni Piala Dunia dan Premier League.
Kante tampil brilian saat Chelsea membungkam City di Stadion Do Dragao, Porto. Bahkan, pemain Prancis itu dinobatkan sebagai Man of the Match.
Sang gelandang memang tidak mencetak gol pada laga itu. Gol tunggal kemenangan The Blues disumbangkan oleh Kai Havertz.
N'Golo Kante menjadi satu dari enam pemain yang berhasil menggenggam trofi Liga Champions, Liga Inggris, dan Piala Dunia sekaligus. Geng ini memang elite, karena anggotanya sangat terbatas
Selain N'Golo Kante, siapa lagi lima pemain yang menjadi anggota geng elite tersebut? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Thierry Henry

Thierry Henry menjadi pahlawan di London Utara ketika menginspirasi Arsenal meraih dua gelar Liga Inggris, termasuk rekor tak terkalahkan pada 2004.
Penyerang yang menjadi bagian dari skuat Prancis yang menjadi juara dunia 1998 itu mungkin mengira peluang menyabet gelar Liga Champions telah hilang ketika The Gunners kalah dari Barcelona pada final 2006.
Tapi Henry, yang pindah ke Barca setahun kemudian, mewujudkan mimpinya ketika Barcelona mengalahkan Manchester United 2-0 pada final 2009 di Roma.
Juliano Belletti

Penderitaan Henry adalah kegembiraan Belletti, saat bintang Barca itu mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 2006 untuk menghancurkan hati Arsenal.
Belletti telah memenangkan Piala Dunia pada tahap ini, duduk di bangku cadangan sebagai pengganti Cafu dalam kemenangan Brasil melawan Jerman pada 2002.
Dia kemudian meraih medali Premier League dengan membukukan 11 penampilan untuk Chelsea saat menjadi juara di musim 2009/2010.
Gerard Pique

Pique berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat ketika menjadi juara Liga Inggris dan Liga Champions bersama Manchester United pada musim 2007/2008.
Pemain asal Spanyol itu hanya mencatat 13 penampilan di semua kompetisi musim itu, sebelum mengalahkan tim Alex Ferguson 12 bulan kemudian sebagai pemain Barca.
Dia bertransformasi dari pemain cadangan di Old Trafford menjadi juara Piala Dunia selesai pada 2010. Pique ikut menginspirasi Spanyol untuk menang melawan Belanda pada final Piala Dunia di Afrika Selatan.
Pedro

Rekan setim Pique di Timnas Spanyol, Pedro, juga masuk skuad Tim Matador saat menjuarai Piala Dunia 2010. Dia juga memenangkan tiga gelar Liga Champions di Barcelona, sebelum memutuskan sudah waktunya untuk menjajal tantangan baru pada 2015.
Pemain sayap berbakat itu bergabung dengan Chelsea. Pada awalnya, itu tampak sebagai keputusan yang mengerikan karena The Blues finis di urutan ke-10 di Premier League di musim pertamanya di klub.
Tapi, dia kemudian memenangkan gelar Liga Inggris bersama The Blues pada 2016/2017 dengan mudah.
Fabian Barthez

Barthez mengalami masa yang sulit di Manchester United, karena harus berjuang memenuhi standar yang ditetapkan oleh pendahulunya Peter Schmeichel. Tetapi, dia masih memenangkan dua gelar Liga Inggris.
Pencapaian itu datang satu dekade setelah dia dan rekan setimnya di Marseille menjadi pemenang pertama Liga Champions (setelah ganti nama), dengan mengalahkan AC Milan 1-0 di final.
Barthez juga mengawal gawang Prancis ketika mengalahkan Brasil 3-0 di final Piala Dunia 1998 - pertandingan yang dikenang karena Ronaldo menderita kejang sehari sebelumnya.
NGolo Kante

N'Golo Kante menjadi pemain terbaik saat Chelsea menjuarai Liga Champions 2020/2021 dengan mengalahkan Manchester City. Namun, nama Kante sudah berkibar jauh sebelum itu, tepatnya ketika ia menginspirasi Leicester City meraih gelar Liga Inggris yang mengejutkan pada 2015/2016.
Dia mengulangi prestasi itu di Chelsea 12 bulan kemudian dan kemudian memenangkan Piala FA, Liga Europa, dan Liga Champions di Stamford Bridge.
Upaya Kante di level klub membuatnya dihargai dengan dipanggil masuk Timnas Prancis, membantu negaranya mengalahkan Kroasia 4-2 di final Piala Dunia 2018.
Sumber: The Sun
Disadur dari Bola.com (Penulis: Yus Mei Sawitri, 31 Mei 2021)
Baca Ini Juga:
- Tua dan Rentan Cedera, Apa Untungnya Barcelona Rekrut Sergio Aguero?
- Haruskah Chelsea Merekrut Romelu Lukaku? Statistik Ini Bisa Jadi Bahan Pertimbangan
- Sudahkah Anda Tahu? Ini Fakta-fakta Unik Aguero, Bomber Baru Barcelona
- 7 Transfer 'Super Cuan' yang Perlu Dipertimbangkan Manchester United
- Update Transfer Chelsea Setelah Juara Liga Champions: Lukaku Kayaknya Gagal, Bek Top Bakal Merapat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41















