Malam Pahit Arsenal di Markas Brentford dan Penumpang Gelap Bernama Eberechi Eze
Editor Bolanet | 13 Februari 2026 15:58
Bola.net - Arsenal kembali terpeleset dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Hasil imbang 1-1 kontra Brentford, Jumat (13/2/2025) dini hari tadi menyisakan cerita pahit.
Sorotan tajam tertuju pada rekrutan anyar mereka, Eberechi Eze. Winger timnas Inggris ini tampil sangat mengecewakan di laga tersebut.
Mikel Arteta bahkan menariknya keluar saat turun minum babak pertama. Statistik Eze memang mengerikan, sudah 16 laga ia puasa gol.
Peter Crouch tak segan memberikan kritik pedas atas performa sang pemain. Mantan penyerang Inggris itu menyebut Eze tak memberikan dampak apa pun.
Jadi Beban Tim di Lapangan

Eze sejatinya dipercaya tampil sebagai starter dalam Derbi London ini. Namun, ia gagal menjawab kepercayaan Mikel Arteta dengan aksi nyata.
Crouch menilai sang pemain terlihat kehilangan sentuhan terbaiknya. Eze seolah bingung harus berbuat apa saat menguasai bola.
"Ya, Eze tidak bisa menguasai bola atau membuat sesuatu bekerja, dia tidak bisa membuat permainan hidup," ujar Peter Crouch kepada TNT Sports.
Eks striker jangkung itu bahkan melabeli Eze dengan sebutan kasar. Ia dianggap hanya menumpang nama di skuad The Gunners malam itu.
"Dia sedikit menjadi penumpang jika saya jujur. Kami menyebutnya setengah jam masuk bahwa dia akan keluar," tambah Crouch.
Kalah Kelas dari Odegaard
Masalah utama Eze bukan hanya soal kemandulan di depan gawang. Kontribusi bertahannya juga dinilai sangat minim dibanding Martin Odegaard.
Arteta akhirnya memasukkan Odegaard di babak kedua untuk memperbaiki struktur. Perbedaan kualitas pressing kedua pemain ini terlihat sangat mencolok.
"Secara defensif dia mungkin tidak sebaik Martin Odegaard juga, dia tidak mengelilingi lapangan secepat itu," analisis Crouch.
Crouch merasa kasihan namun fakta di lapangan tak bisa bohong. Eze tidak memberikan intensitas yang dibutuhkan dalam laga ketat.
"Saya merasa kasihan padanya karena dia tidak bisa menguasai bola dan dia tidak memberi Anda apa yang dilakukan Odegaard dalam hal pressing," tegasnya.
Malam Kelabu di Markas Brentford
Senada dengan Crouch, Martin Keown juga melihat kesulitan Eze. Legenda Arsenal itu mengakui Brentford sangat mendominasi di babak pertama.
Eze tampak kesulitan beradaptasi dengan intensitas tinggi tuan rumah. Pergantian pemain menjadi opsi mutlak bagi Arteta demi menyelamatkan poin.
"Brentford berada di atas angin pada babak pertama. Ini sulit bagi Arsenal dan khususnya Eze," kata Martin Keown.
Masuknya Odegaard dinilai sebagai langkah taktis yang sangat logis. Kapten tim itu lebih paham struktur permainan yang diinginkan pelatih.
"Kami mendengar Martin Odegaard masuk, dia mungkin lebih familiar dengan struktur, tentu saja dari sudut pandang pressing," lanjut Keown.
Puasa Gol dan Ancaman City
Hasil imbang ini membuat jarak poin Arsenal dan Manchester City menipis. Kini The Gunners hanya unggul empat poin di puncak klasemen Liga Inggris.
Sementara bagi Eze, ini memperpanjang rekor buruknya menjadi 16 laga tanpa gol. Terakhir kali ia mencetak gol adalah saat melawan Tottenham, November lalu.
Di sisi lain, kubu Brentford sangat puas dengan satu poin krusial ini. Keane Lewis-Potter menjadi pahlawan lewat gol penyeimbangnya.
"Ini adalah poin besar pada akhirnya. Ini bisa berjalan dua arah pada akhirnya," ujar Keane Lewis-Potter.
"Skuad yang kami miliki bisa melakukan hal-hal spesial. Bermain melawan tim top dan mengambil poin dari mereka adalah tujuan kami setiap saat," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
