Manchester United: Kilas Balik, Transfer, Pra Musim, dan Prediksi 2019/2020
Serafin Unus Pasi | 8 Agustus 2019 17:12
Bola.net - Musim 2019/2020 menjadi lembaran baru bagi Manchester United. Tim berjuluk Setan Merah itu bertekad untuk bangkit menjadi pesaing gelar yang serius untuk musim ini.
Sudah enam tahun lamanya Manchester United berada dalam fase luntang-lantung. Setelah kepergian Sir Alex Ferguson, Manchester United kesulitan untuk kembali menancapkan dominasi mereka di Inggris.
Terhitung sudah ada lima manajer yang menangani Setan Merah, di mana salah satu manajer terbaik di dunia, Jose Mourinho harus merasakan pemecatan karena gagal mendongkrak performa Setan Merah. Sebagai gantinya United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih interim mereka, yang beberapa bulan setelahnya diresmikan menjadi manajer permanen United.
Musim lalu Manchester United finish di peringkat 6 klasemen akhir EPL. Solskjaer bisa berkilah bahwa ia belum memiliki kuasa penuh dalam membentuk tim, sehingga timnya tidak tampil sesuai dengan harapan.
Namun dengan statusnya sebagai manajer permanen MU, Solskjaer tidak punya alasan lagi jika timnya tidak tampil apik musim ini. Ia sudah mendapatkan kuasa untuk membeli pemain yang ia inginkan dan juga mengatur sesi pra musim mereka sendiri.
Untuk itu menarik untuk dilihat bagaimana kiprah musim penuh pertama Solskjaer bersama Setan Merah musim ini.
Kilas Balik

Musim lalu Manchester United mengawali musim dengan situasi yang campur aduk. Mereka memiliki modal positif setelah finish sebagai runner up EPL musim sebelumnya, namun di sisi lain ada rumor pertikaian antara Mourinho dan Direksi klub setelah rencana transfernya tidak disetujui.
Buruknya suasana hati Mourinho ini menular ke timnya, di mana ia diberitakan berselisih dengan beberapa pemainnya seperti Anthony Martial dan Paul Pogba. Aura negatif di ruang ganti MU merambat di performa mereka di atas lapangan, di mana mereka hanya mampu menang 7 kali dari 17 laga di Premier League.
Manajemen Manchester United akhirnya kehilangan kesabaran dengan Mourinho setelah Setan Merah kalah 3-1 dari Liverpool di Anfield. Beberapa hari berselang mereka mengumumkan memecat Mourinho dan menunjuk Solskjaer sebagai pelatih interim mereka.
Kehadiran Solskjaer di skuat United membawa angin segar bagi timnya. Setan Merah meraih sejumlah hasil memuaskan di mana mereka sempat 12 laga tidak terkalahkan di ajang Premier League.
Aura positif itu juga terjadi di beberapa kompetisi lain. United secara heroik meraih comeback melawan PSG di babak 16 besar Liga Champions dan mereka juga berhasil memastikan diri lolos ke perempat final Piala FA 2018/19.
Namun mulai bulan Maret, situasi United berubah 180 derajat. Mereka tercatat hanya mampu meraih dua kemenangan dari total sembilan laga terakhir mereka di EPL, sehingga mereka finish di peringkat 6 klasemen akhir EPL.
Tidak hanya itu mereka juga tersingkir di babak perempat final Liga Champions dari Barcelona. Kesengsaraan itu berlanjut setelah mereka dikalahkan Wolverhampton Wanderers di babak perempat final Piala FA, sehingga mereka resmi mengakhiri musim tanpa satupun trofi juara.
Pra Musim
Solskjaer enggan menanggung malu lagi usai mengakhiri musim dengan buruk. Ia berencana untuk menggembleng para pemain MU di sesi pra musim mereka.
Solskjaer memulai pra musim United lebih awal. Mereka sudah berlatih satu minggu lebih awal daripada tim-tim EPL lainnya. Solskjaer diberitakan memfokuskan pra musim United pada aspek kebugaran fisik, karena hasil evaluasinya musim lalu menunjukkan bahwa performa Setan Merah yang tiba-tiba menurun drastis dikarenakan fisik mereka yang tidak fit.
Setelah satu minggu berlatih di Carrington, United bertolak ke Australia untuk menjalani tur pra musim mereka. Di sana, mereka mengadakan uji coba melawan Perth Glory dan Leeds United, di mana mereka memetik kemenangan 2-0 dan 4-0 pada laga tersebut.
Setelah dari Australia, mereka mengunjungi Singapura dan China untuk lanjutan laga pra musim mereka. Mereka kembali menang melawan Inter Milan dan Tottenham Hotspur dengan skor 1-0 dan 2-1.
Usai menyelesaikan tur di Australia dan Asia, Setan Merah kembali ke Eropa, di mana mereka mengagendakan dua uji coba lagi melawan Kristiansund dan AC Milan. Dua laga itu berakhir dengan kemenangan dengan skor 1-0, dan juga menang dengan adu penalti melawan AC Milan setelah di waktu normal kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2.
Transfer

Pada musim panas ini, Solskjaer mencoba untuk membenahi elemen permainan timnya yang tampil mengecewakan musim lalu, yaitu sektor pertahanan.
Pada awalnya ia membeli bek kanan baru untuk menggantikan Antonio Valencia yang meninggalkan klub. Setan Merah mengeluarkan uang sebesar 50 juta pounds untuk membeli Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace, di mana bek 21 tahun itu langsung tampil memikat di sesi pra musim MU.
Tidak hanya itu, Solskjaer juga membeli seorang bek tengah tangguh di musim panas ini. Mereka memecahkan rekor transfer bek termahal dunia dengan menebus Harry Maguire dari Leicester City dengan mahar sebesar 80 juta pounds.
Selain itu Solskjaer mendatangkan amunisi baru di sektor sayap mereka. Mereka membeli Daniel James dari Swansea dengan mahar sebesar 15 juta pounds.
Selain 3 pemain yang masuk, United juga kehilangan beberapa pemain di musim panas ini. Mereka melepaskan Ander Herrera, Antonio Valencia dan 14 pemain muda dengan status free agent di musim panas ini.
Prediksi
Melihat aktifitas transfer dan juga hasil pra musim Manchester United di musim panas ini, para fans Setan Merah nampaknya bisa bernafas sedikit lega, karena timnya kemungkinan besar tidak akan menjadi tim lawak lagi di musim depan.
Salah satu sektor terburuk United, yaitu pertahanan mereka mulai coba dibenahi dengan mendatangkan Maguire dan Wan-Bissaka. Meski sudah ada peningkatan performa di pra musim, namun kami merasa para bek ini masih harus beradaptasi dengan tim baru mereka sehingga United tidak bisa berharap pertahanan timnya akan kuat mendadak secara instan.
Satu PR besar United musim ini adalah membagi fokus. Musim ini mereka harus bermain di Liga Europa, sehingga Solskjaer harus benar-benar mengatur rotasi timnya dengan baik agar bisa memenangkan trofi Liga Europa musim depan.
Namun jika melihat tren positif United selama pra musim, kami melihat bahwa Setan Merah berpeluang cukup besar untuk finish di empat besar, namun mereka belum cukup baik untuk menjadi penantang gelar EPL musim ini.
Peluang United untuk menjadi juara Liga Europa juga cukup terbuka, namun dengan catatan Solskjaer harus bisa mengatur rotasi pemain dengan tepat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
LATEST UPDATE
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



