Maradona Takjub Atas Keberhasilan Chelsea
Editor Bolanet | 27 Mei 2012 08:00
- Tak banyak yang menyangka dapat menjadi juara Liga Champions musim ini. Keberhasilan mereka membuat takjub publik sepak bola.
Diego Maradona termasuk salah satu orang yang merasa terkesan dengan keberhasilan mereka. Chelsea sebelumnya sempat terseok-seok ketika masih dilatih oleh Andre Villas-Boas namun mereka akhirnya makin kuat setelah mendapatkan Roberto Di Matteo sebagai pelatih baru mereka.
Tidak bisa diprediksinya hasil sepak bola membuatnya menjadi olahraga terhebat di dunia ini, ujar Maradona.
Siapa yang menyangka bahwa seorang pelatih interim seperti Roberto Di Matteo yang beberapa bulan lalu menangani Chelsea yang masih terpecah belah akhirnya dapat mengangkat trofi Liga Champions dengan mengalahkan Bayern Munich di kandang mereka sendiri.
Siapa yang akan berpikir Didier Drogba yang pernah dicadangkan oleh Andre Villas-Boas akan menjadi pahlawan di final Liga Champions dengan mencetak gol penentu di tendangan penalti terakhir dan akhirnya mewujudkan mimpi Roman Abramovich.
Taktik, kerendahan hati dan kepintaran memiliki peran penting. Memimpin sebuah tim yang terpecah belah dan terpuruk, Di Matteo pada awalnya harus mengembalikan lagi persatuan di dalam tim.
Di atas semua itu, ia menciptakan tim dengan karakter dan semangat pejuang. Ia mengeluarkan semua kemampuan pemainnya dengan membuat pemain depan mau bertahan dan gelandang dapat menyerang.
Chelsea bukan tim paling berbakat di Liga Champions namun mereka jelas tim yang paling ingin menang. Saya salut bagi sekelompok pejuang veteran ini. (toi/Rev)
Diego Maradona termasuk salah satu orang yang merasa terkesan dengan keberhasilan mereka. Chelsea sebelumnya sempat terseok-seok ketika masih dilatih oleh Andre Villas-Boas namun mereka akhirnya makin kuat setelah mendapatkan Roberto Di Matteo sebagai pelatih baru mereka.
Tidak bisa diprediksinya hasil sepak bola membuatnya menjadi olahraga terhebat di dunia ini, ujar Maradona.
Siapa yang menyangka bahwa seorang pelatih interim seperti Roberto Di Matteo yang beberapa bulan lalu menangani Chelsea yang masih terpecah belah akhirnya dapat mengangkat trofi Liga Champions dengan mengalahkan Bayern Munich di kandang mereka sendiri.
Siapa yang akan berpikir Didier Drogba yang pernah dicadangkan oleh Andre Villas-Boas akan menjadi pahlawan di final Liga Champions dengan mencetak gol penentu di tendangan penalti terakhir dan akhirnya mewujudkan mimpi Roman Abramovich.
Taktik, kerendahan hati dan kepintaran memiliki peran penting. Memimpin sebuah tim yang terpecah belah dan terpuruk, Di Matteo pada awalnya harus mengembalikan lagi persatuan di dalam tim.
Di atas semua itu, ia menciptakan tim dengan karakter dan semangat pejuang. Ia mengeluarkan semua kemampuan pemainnya dengan membuat pemain depan mau bertahan dan gelandang dapat menyerang.
Chelsea bukan tim paling berbakat di Liga Champions namun mereka jelas tim yang paling ingin menang. Saya salut bagi sekelompok pejuang veteran ini. (toi/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan ke MU, Danny Welbeck Bakal Gabung Chelsea?
Liga Inggris 28 Juli 2026, 16:40
-
Chelsea Mau Datangkan Danny Welbeck, Siapa yang Bakal Tersingkir?
Liga Inggris 28 Juli 2026, 10:33
LATEST UPDATE
-
Rekap Transfer Resmi Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Juli 2026, 16:08
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: Arema FC vs DPMM FC
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 15:08
-
Tantang Timor Leste, Apakah Timnas Indonesia Bakal Rotasi Pemain?
Tim Nasional 31 Juli 2026, 14:58
-
Tantang Timor Leste, Timnas Indonesia Siap Tempur 100%
Tim Nasional 31 Juli 2026, 13:49
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Jumat 31 Juli 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16















