Penggunaan VAR di Premier League Melenceng, Salah Siapa?
Richard Andreas | 4 November 2019 09:40
Bola.net - VAR lebih banyak menimbulkan masalah daripada memberikan solusi di Premier League sejauh ini. Setelah 11 pekan berlangsung, sudah ada begitu banyak keputusan wasit yang justru merugikan tim, VAR tidak benar-benar membantu.
Suara-suara protes pun tak lagi terbendung. Misalnya protes Chelsea ketika Jorginho dianggap melanggar Gerard Deulofeu dalam kotak penalti, insiden ketiak Firmino yang offside, atau intervensi VAR untuk handball Delle Alli dan pelanggaran Yerry Minta pada duel Everton 1-1 Tottenham.
VAR seharusnya membantu wasit membuat keputusan lebih adil, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Ketika wasit membuat satu keputusan dan VAR berkata sebaliknya, wasit-wasit Premier League cenderung enggan mengubah keputusan mereka.
Hal-hal seperti inilah yang menjadi sumber masalah, menumpuk perlahan-lahan. Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
VAR Justru Merepotkan
Musim ini adalah musim debut VAR di Premier League, jelas bakal ada beberapa kekurangan. Namun, yang paling kentara adalah perbedaan utama penggunaan VAR.
Di Premier League, wasit utama yang ada di lapangan tidak bisa melihat tayangan ulang secara langsung. Dia hanya mendengar keputusan wasit VAR yang berada di ruangan khusus.
Proses seperti ini rawan cacat, bakal ada banyak keputusan yang tidak adil. Penonton layar kaca tentu bisa melihat situasinya lebih jelas dan membuat penilaian sendiri.
Tak Lagi Mendukung
Perjalanan VAR di Premier League ini tak luput dari perhatian analis Sky Sports, Jamie Carragher. Eks Liverpool ini dahulu menyuarakan dukungannya untuk VAR, tapi sekarang mulai berubah pikiran.
"Saya tidak pernah mendukung VAR sepenuhnya. Saat itu saya merasa VAR harus diberi kesempatan dan entah mengapa saya mendorong penggunaan VAR karena banyak orang yang menolaknya," ujar Carragher.
"VAR didatangkan untuk membantu permainan, maksud saya bukan hanya pemain di lapangan, melainkan juga suporter, analis, dan pemilik klub."
Kehabisan Alasan
Kini, setelah melihat kesalahan-kesalahan VAR, Carragher mulai kehabisan alasan untuk terus membela teknologi tersebut. Dia yakin Premier League harus memperbaiki cara penggunaan VAR atau menghapusnya sekalian.
"Sekarang saya melihat VAR dan berpikir bahwa saya tidak lagi bisa membelanya. Sebenarnya saya justru lelah mendengar komplain orang-orang perihal VAR," imbuh Carragher.
"Sayangnya, saya tidak punya alasan untuk menyerang balik mereka, sebab inti penggunaan VAR adalah untuk membantu wasit [tapi justru menyulitkan]," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
Titik Balik Karier Unai Emery, Segera Dipecat Arsenal?
Hasil Lengkap dan Klasemen Pekan ke-11 Premier League 2019/2020
Jurgen Klopp Tidak Pernah Tertarik Memikirkan Man City, Ini Penyebabnya
Pulisic Cerita Soal Nikmatnya Jadi Young Blues di Era Frank Lampard
Duel Liverpool vs Manchester City Tidak Krusial Dalam Perburuan Gelar Juara EPL
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















