Penjelasan Mengenai Tidak Adanya VAR di Gol Kedua Gabriel Jesus yang Kontroversial
Editor Bolanet | 19 Desember 2024 11:36
Bola.net - Gol kedua Gabriel Jesus saat Arsenal mengalahkan Crystal Palace di perempat final Carabao Cup menjadi sorotan karena dinilai kontroversial. Pemain asal Brasil itu mencetak hat-trick yang membawa The Gunners melaju ke semifinal Piala Liga Inggris. Namun, gol keduanya memicu perdebatan terkait posisi offside.
Pada pertandingan yang digelar di Emirates Stadium pada Kamis (19/12/2024) dini hari WIB, Jesus menjadi pahlawan dengan kontribusinya yang luar biasa. Namun, momen kontroversial terjadi ketika dia mencetak gol kedua, yang seharusnya bisa saja dibatalkan jika Video Assistant Referee (VAR) digunakan.
Aturan kompetisi yang berlaku di Carabao Cup menyebutkan bahwa VAR tidak diterapkan di perempat final, yang memunculkan pertanyaan mengenai keputusan wasit. Dalam artikel ini, akan dibahas mengapa gol tersebut Jesus tersebut disahkan dan mengungkapkan bagaimana aturan Carabao Cup bekerja terkait penggunaan VAR.
Gol Kontroversial Gabriel Jesus

Gol kedua Gabriel Jesus tercipta ketika Bukayo Saka memberikan umpan yang membuatnya berada di posisi yang diduga offside. Namun, wasit Andrew Madley dan asistennya, Nick Hopton dan Craig Taylor, memutuskan bahwa Jesus berada dalam posisi onside saat bola dimainkan, sehingga gol tersebut disahkan.
Tanpa adanya VAR untuk memverifikasi keputusan tersebut, keputusan wasit menjadi titik utama kontroversi. Dalam hal ini, jika VAR tersedia, kemungkinan besar gol tersebut bisa dianulir jika ternyata ada posisi offside yang tidak terdeteksi oleh wasit di lapangan.
Namun, keputusan wasit tetap sah karena aturan kompetisi yang tidak memungkinkan penggunaan VAR sebelum semifinal. Keputusan tersebut pun memicu perdebatan, karena banyak yang merasa bahwa VAR dapat membantu dalam momen-momen seperti ini untuk memastikan keputusan yang lebih akurat.
Aturan VAR di Carabao Cup
Sejak diperkenalkannya VAR di musim 2018/19 sebagai bagian dari uji coba sebelum penerapannya di Premier League, teknologi ini digunakan di setiap putaran Carabao Cup. Namun, sejak musim 2019/20, EFL (English Football League) memutuskan untuk tidak menggunakan VAR pada putaran perempat final.
Keputusan ini diambil untuk menghindari ketidakadilan, karena VAR hanya tersedia di stadion-stadion Premier League yang memiliki fasilitas tersebut. Dengan demikian, jika VAR digunakan di stadion tertentu, tim yang bermain di stadion tanpa VAR akan dirugikan, yang menjadi alasan penghapusan teknologi pada putaran ini.
VAR kemudian hanya diterapkan mulai dari babak semifinal dan final Carabao Cup. Meskipun banyak stadion di Championship yang kini sudah memiliki VAR, aturan ini tetap dipertahankan tanpa ada perubahan signifikan dalam penerapannya.
Dulu, Jurgen Klopp Sempat Protes
Keputusan untuk tidak menggunakan VAR di babak perempat final Carabao Cup telah menuai kritik dari beberapa manajer Premier League. Salah satunya adalah Jurgen Klopp. Mantan pelatih Liverpool tersebut menyuarakan ketidaksetujuannya setelah kekalahan Liverpool dari Manchester City di putaran keempat pada Desember 2022 silam.
"Peluang pertama Haaland di awal pertandingan, itu offside. Itu mengubah arah permainan," kata Klopp setelah pertandingan tersebut.
"Saya akan mengatakan, jika kami memiliki VAR, para wasit sudah terbiasa dengan teknologi itu, dan tiba-tiba Anda bilang hari ini tidak ada VAR. Sepertinya dalam beberapa situasi mereka menunggu atau berpikir seharusnya ada VAR," ujar Klopp dengan nada frustrasi.
Klopp menilai bahwa jika kompetisi seperti Premier League sudah menggunakan VAR, maka seharusnya teknologi itu juga diterapkan di semua laga besar, termasuk pertandingan-pertandingan penting di Carabao Cup.
"Tapi itu masuk akal jika Anda bermain di kompetisi yang mana di setiap pertandingan ada VAR , kenapa tidak, terutama di pertandingan seperti ini," tegas Klopp.
Baca Ini Juga Bolaneters!
Gabriel Jesus Cetak Hattrick, Berkat Pesan Sederhana ke Martin Odegaard
Sebelum Hattrick Lawan Palace, Kapan Gol Terakhir Gabriel Jesus?
David Raya Bakal Punya Saingan Berat, Arsenal Siap Datangkan Marco Carnesecchi dari Atalanta
Rapor Pemain Arsenal Saat Tundukkan Crystal Palace: Gabriel Jesus Tajam, Raheem Sterling Kurang Memuaskan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 13:36
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Masih Percaya 100% kepada Michael Carrick!
Liga Inggris 21 September 2026, 13:00
-
Isu Pemecatan Kian Kencang Berhembus, Michael Carrick: Bodo Amat!
Liga Inggris 21 September 2026, 12:45
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Manchester United Imbang Lawan Fulham, Michael Carrick Samai Rekor Buruk 12 Tahun Lalu
Liga Inggris 21 September 2026, 18:51
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




