Pep Guardiola Disarankan Tinggalkan Manchester City, Ini Alasannya
Aga Deta | 9 Oktober 2025 15:41
Bola.net - Mantan analis Pep Guardiola, Carles Planchart, memberikan saran mengejutkan kepada sang pelatih. Ia menilai Guardiola sebaiknya meninggalkan Manchester City untuk sementara dan mencari proyek baru agar bisa menyegarkan diri.
Planchart memiliki pengalaman panjang bersama Guardiola, mulai dari Barcelona, Bayern Munich, hingga Manchester City. Selama 18 tahun bekerja sama, Planchart cukup memahami kondisi fisik dan mental sang pelatih.
Guardiola sendiri dikabarkan akan menyelesaikan kontraknya di City pada 2027. Sebelumnya, ia sempat menyebut ingin mengambil jeda panjang setelah meninggalkan Etihad Stadium, meniru istirahat panjang Jurgen Klopp.
Saran ini muncul di tengah sorotan performa City musim lalu. Setelah empat gelar Premier League beruntun, mereka justru finis di posisi ketiga, menandakan penurunan dari standar tinggi tim.
Planchart Dorong Jeda untuk Menyegarkan Energi

Menurut Planchart, jeda ini penting agar Guardiola bisa memulai proyek baru dengan energi penuh. Ia menekankan durasi ideal proyek kepelatihan sekitar lima hingga enam tahun agar tidak menimbulkan kelelahan.
“Ini keputusan pribadi yang harus dia buat. Saya pikir sebuah proyek sebaiknya berlangsung lima atau enam tahun, tidak lebih,” ujar Planchart kepada SPORT.
“Sebagai teman, saya akan menyarankan dia mencari proyek baru karena dia masih punya perjalanan panjang di depan,” tambahnya.
Dinamika Tim City Musim Lalu

Planchart menilai penurunan performa City musim lalu terkait kurangnya energi tim. Cedera pemain dan staf yang menua membuat dinamika tim menurun, sehingga mereka harus bekerja ekstra untuk lolos ke Liga Champions.
“Terkadang Anda kekurangan energi, dan saat terjebak dalam dinamika buruk, sulit untuk bangkit. Dalam sepak bola, Anda harus selalu berada di 100 persen,” kata Planchart.
“Ada penurunan performa, bahkan di antara staf. Kekurangan energi membuat kami harus berjuang hanya untuk masuk ke Liga Champions,” tambahnya.
Peran Planchart di Manchester City

Planchart menjabat sebagai analis kunci performa City sejak 2007. Ia bertugas menganalisis tim sendiri maupun lawan, menggunakan metode visualisasi agar pemain cepat memahami koreksi di lapangan.
“Ada dua bagian dalam pekerjaan ini: analisis tim sendiri dan lawan. Kedua tugas ini sangat berbeda,” ujar Planchart.
“Di klub yang bermain setiap tiga hari, cara paling efisien adalah menunjukkan mereka gambar visual karena ide tersampaikan dengan cepat,” tambahnya.
Sumber: Daily Mail
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Dua Pemain yang Menggendong Man City: Erling Haaland dan Gianluigi Donnarumma
- Rodri Tumbang, Cedera Kembali Hantui Sang Peraih Ballon dOr
- Lebih dari Striker Biasa, Erling Haaland Adalah Fenomena Sepak Bola Inggris!
- Guardiola Raih Kemenangan ke-250 Tercepat di Premier League, Akan Undang Ferguson dan Wenger!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lecce vs Cremonese: Emil Audero Cs Terjerumus ke Zona Degradasi
Tim Nasional 8 Maret 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Milan vs Inter: Live Streaming Serie A di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05















