PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Ari Prayoga | 26 Januari 2026 22:45
Bola.net - Kemenangan mengejutkan Manchester United atas Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam tak lantas menutup polemik yang terjadi sepanjang laga.
Meski membawa pulang tiga poin, Setan Merah kembali merasa dirugikan oleh keputusan wasit, isu yang semakin sering membayangi perjalanan mereka musim ini.
Sorotan tersebut datang dari mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg. Ia secara terbuka meminta badan wasit Inggris (PGMOL) dan Premier League untuk mengambil sikap tegas terhadap taktik Arsenal dalam situasi bola mati, khususnya strategi mengerumuni kiper lawan.
Dalam duel kontra United, Arsenal kembali mencetak gol dari skema set-piece. Para pemain The Gunners tampak memadati area kiper Senne Lammens, membatasi ruang geraknya sebelum memanfaatkan bola liar di tengah kemelut.
Arsenal Sudah Lampaui Batas

Menurut Clattenburg, praktik semacam ini sudah melampaui batas kewajaran.
“Ini bukan lagi kebetulan. Sejak klub-klub mempekerjakan pelatih bola mati, mereka terus mencari celah untuk mendapat keuntungan apa pun,” ujar Clattenburg.
“PGMOL dan Premier League harus segera mengatur ini. Setiap upaya menghalangi kiper seharusnya dihukum tendangan bebas.”
Beda Perlakuan di Liga Champions

Mantan wasit final Liga Champions itu menegaskan, penegakan aturan yang ketat memang akan memicu lebih banyak pelanggaran di awal. Namun, seiring waktu, tim-tim akan berhenti menggunakan taktik tersebut. Ia mencontohkan Liga Champions, di mana pendekatan serupa jarang terlihat karena wasit lebih tegas mengambil keputusan.
Menariknya, taktik mengganggu kiper ini bukan hanya dilakukan Arsenal. Beberapa klub lain, termasuk Manchester United, mulai menirunya setelah melihat efektivitas strategi tersebut. Namun Clattenburg menilai, menormalisasi cara ini justru merusak esensi permainan.
“Pertandingan menjadi tidak enak ditonton. Setiap sepak pojok terasa seperti penalti karena pemain sama sekali tidak fokus ke bola, hanya ke kiper,” katanya.
Diawali Oleh Arsenal

Clattenburg juga menilai, jika wasit lebih disiplin dalam mengawal situasi bola mati, tim-tim akan terdorong untuk kembali mengandalkan kreativitas dan keberanian dalam permainan terbuka, alih-alih sekadar mencari sepak pojok lalu merayakannya berlebihan.
Clattenburg menutup dengan peringatan keras. Jika dibiarkan, Premier League berisiko berubah menjadi kompetisi yang dipenuhi kemelut di kotak penalti dan rangkaian sepak pojok tanpa akhir.
“Taktik ini dimulai dari Arsenal dan kini menyebar. Sudah waktunya palu hukuman dijatuhkan,” tegasnya.
Sumber: United In Focus
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Amad Diallo Ngetroll Fans Arsenal Usai Man United Permalukan Arsenal: Harapanmu Cuma Sepak Pojok!
Kisah Keluarga Michael Carrick di Balik Kemenangan Bersejarah Manchester United di Kandang Arsenal
Ramai-ramai Mengecam Taktik Mikel Arteta di Laga Arsenal vs Man Utd: Mainnya Terlalu Berhati-hati
David Beckham Ejek Anaknya Usai Man United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates
Patrick Dorgu di Mata Bruno Fernandes Usai Man Utd Permalukan Arsenal: Ballon D'orgu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
-
Link Live Streaming Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:00
-
Barcelona Tolak Marcus Rashford Bukan karena Performa, Ini Alasannya
Liga Spanyol 12 September 2026, 16:41
-
Raphinha Ingin Bertahan di Barcelona dan Bawa Klub Raih Kesuksesan Lebih Besar
Liga Spanyol 12 September 2026, 13:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 23:02
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
-
Link Live Streaming Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
