Rafael Benitez Dinilai Sebagai Pelatih yang Lebih Tepat untuk Arsenal
Richard Andreas | 30 Agustus 2018 14:30
- Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher menilai Rafael Benitez sebagai salah satu pelatih terbaik yang beredar saat ini. Dia menganggap Benitez sebagai sosok pemenang yang sukses meraih banyak trofi.
Saat ini Benitez tengah menangani Newcastle United. Dia berperan besar dalam menyelamatkan Newcastle dari jurang degradasi musim lalu. Benitez menyuguhkan permainan pragmatis yang efektif meraih hasil terbaik.
Meski demikian, Carragher menilai Benitez sebenarnya akan lebih cocok menangani Arsenal. Carragher menghargai Emery dan kemampuannya, tetapi dia menyebut Benitez sebagai pelatih yang lebih hebat dan sudah cukup pengalaman di Premier League.
Carragher percaya Benitez sudah melakukan banyak hal dan tepat untuk membantu Arsenal membangun skuat kembali setelah kepergian Arsene Wenger. Baca penjelasan Carragher di bawah ini:
Kenapa Tidak?
Rafael Benitez memang sudah melakukan banyak hal sepanjang kariernya sebagai pelatih. Satu trofi Liga Champions, satu FA Cup, dua trofi Liga Spanyol, satu Piala Italia, dua trofi Piala Super Italia, satu Piala Europa, satu trofi Piala Super Eropa dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, Carragher tak mengerti kenapa Arsenal tak memilih Benitez.
Rafa (Benitez) mungkin adalah pengaruh terbesar saya dalam sepak bola, saya dilatih olehnya selama enam tahun, jelas Carragher dikutip dari express.
Anda melihat seseorang seperti Rafa dan rekam jejaknya, dengan apa yang sudah dia lakukan - dia punya trofi di mana-mana. Jadi kenapa dia tak menjadi pelatih Arsenal?
Tak Setuju
Meski Carragher menyebutkan banyak trofi yang sudah diraih Benitez, suporter Arsenal mungkin tak sepakat. Taktik Benitez yang defensif menjadi salah satu alasannya.
Benitez dikritik sebagai pelatih yang tak tahu cara memaksimalkan potensi pemainnya semasa masih menangani Madrid. Kini, bersama Newcastle, dia pun dikritik karena permainan defensif.
Namun, Carragher tak setuju. Dia menilai Benitez adalah pelaih yang fleksibel. Taktik Benitez menyesuaikan dengan lawan timnya.
Karena saya adalah pengatur di lapangan, Rafa akan mengatakan pada saya di mana dia ingin garis pertahanan kami, imbuh Carragher.
Kami akan bermain tinggi di lapangan, tetapi melawan tim besar kami bermain 3/4 di lapangan. Jika kami bermain tandang atau di Eropa, kami mungkin mundur lebih dalam. (exp/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video tentang merchandise di store Asian Games 2018 yang terus diburu masyarakat yang datang ke GBK, Jakarta.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












