Rapor Pemain Man United vs Brighton: Tetap Kalah Meski Main 4 Bek Plus Kobbie Mainoo

Richard Andreas | 12 Januari 2026 05:30
Rapor Pemain Man United vs Brighton: Tetap Kalah Meski Main 4 Bek Plus Kobbie Mainoo
Duel Pascal Gross dan Kobbie Mainoo dalam laga putaran ketiga Piala FA antara Manchester United vs Brighton di Old Trafford, 11 Januari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Manchester United kembali menelan kekecewaan di kompetisi domestik. Bermain di Old Trafford, Setan Merah disingkirkan Brighton (1-2) di putaran ketiga FA Cup, hasil yang memperpanjang musim penuh masalah di bawah kendali sementara Darren Fletcher.

Danny Welbeck kembali menjadi sosok yang menghantui mantan klubnya. Mantan striker United itu terlibat langsung dalam gol pembuka Brighton sebelum melepaskan tembakan keras di babak kedua yang menggandakan keunggulan tim tamu.

Advertisement

Man United sempat menyalakan harapan lewat sundulan Benjamin Sesko di menit ke-85. Namun, momentum itu langsung lenyap ketika remaja Shea Lacey diusir wasit hanya empat menit berselang.

Kekalahan ini membuat United kembali tersingkir dari kompetisi piala, sekaligus memperkecil peluang Fletcher untuk melanjutkan peran sebagai manajer interim. Berikut rapor pemain MU selengkapnya.

1 dari 4 halaman

Kiper dan Lini Belakang

Kiper dan Lini Belakang

Harry Maguire berjalan keluar lapangan setelah laga putaran ketiga Piala FA antara Manchester United vs Brighton di Old Trafford, 11 Januari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Senne Lammens (5/10)

Kurang kontrol saat gol pertama Brighton tercipta dan hampir memberi hadiah gol kedua lewat kesalahan distribusi. Tak bersalah atas gol Welbeck, tetapi tampak ikut terpengaruh situasi tim yang rapuh.

Diogo Dalot (4/10)

Menyia-nyiakan dua peluang emas dan gagal memaksimalkan momen menyerang. Pergerakannya ke depan justru meninggalkan celah di lini belakang yang dimanfaatkan Brighton.

Leny Yoro (4/10)

Gagal membuktikan dirinya layak masuk starting XI. Terlambat bereaksi dan kalah sigap saat menghadapi Welbeck dalam dua situasi krusial.

Lisandro Martinez (6/10)

Tampil relatif solid dan beberapa kali memulai serangan lewat umpan progresif. Masih menjadi salah satu pemain paling tenang di lini belakang.

Patrick Dorgu (4/10)

Penampilan yang kacau. Gagal membaca situasi pada gol pertama dan terlalu lambat menutup ruang sebelum gol kedua. Kontribusi menyerang nyaris tak terasa.

2 dari 4 halaman

Lini Tengah

Lini Tengah

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Manuel Ugarte (5/10)

Kurang efektif memutus alur permainan Brighton. Akurasi umpan kembali menjadi masalah yang menghambat tempo United.

Kobbie Mainoo (7/10)

Memaksimalkan kesempatan starter pertamanya sejak Agustus. Menciptakan tiga peluang awal dan memberi gambaran jelas apa yang selama ini hilang dari permainan United.

Bruno Fernandes (6/10)

Menjadi motor utama serangan United. Tetap bekerja keras hingga akhir, bahkan turun membantu pertahanan saat tim tertekan.

3 dari 4 halaman

Lini Depan

Lini Depan

Pemain Manchester United, Diogo Dalot usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Mason Mount (5/10)

Minim dampak dari sisi kanan dan kesulitan menembus pertahanan Brighton. Menjadi pemain pertama yang ditarik keluar.

Benjamin Sesko (6/10)

Penyelesaian akhirnya belum maksimal, tetapi pergerakannya memberi titik fokus di lini depan. Sundulannya sempat membuka peluang kebangkitan.

Matheus Cunha (5/10)

Kembali gagal memberi inspirasi. Peluang terbaiknya justru berakhir dengan tembakan yang melenceng.

4 dari 4 halaman

Pemain Pengganti

Joshua Zirkzee (5/10)

Berusaha menghubungkan lini, namun United membutuhkan inisiatif lebih darinya di fase krusial.

Shea Lacey (5/10)

Masuk dengan keberanian dan energi, tetapi emosinya merugikan tim. Kartu merahnya mematikan peluang United menyamakan kedudukan.

Harry Maguire (6/10)

Memberi opsi tambahan lewat duel udara dan berperan dalam proses gol Sesko.

Casemiro (6/10)

Hadir membawa kekuatan fisik dan pengalaman. Memberi stabilitas lebih dibandingkan Ugarte di fase akhir laga.

LATEST UPDATE