Review: Happy Ending The Blues

Editor Bolanet | 10 Mei 2010 00:11
Review: Happy Ending The Blues
Didier Drogba (c) Getty
- Luar biasa . Tampil menakjubkan sepanjang musim, The Blues mampu menjuarai Liga Inggris musim 2009/2010 ini. Dalam laga penentuan di Stamford Bridge, Minggu (09/05) mereka mampu menggelontor delapan gol tanpa balas ke gawang Wigan Athletic.

Menghadapi Wigan, Chelsea menurunkan semua pemain terbaiknya. Mereka tidak ingin terpeleset dalam penentuan gelar Juara Liga Inggris. Dalam susunan pemain nampak nama Didier Drogba yang mengusung ambisi pribadi, untuk menggapai gelar top skorer Liga Inggris musim ini.

Memulai laga, The Blues langsung menggebrak pertahanan Wigan. Mereka ingin mencetak gol di menit-menit awal laga untuk memastikan diri lepas dari ancaman Manchester United yang juga mengincar gelar juara Liga Inggris.

Usaha anak asuh Carlo Ancelotti itu tak sia-sia. Di menit ke-6, penyerang mereka, Nicolas Anelka sukses membawa The Blues unggul. Sebuah tendangan bebas Drogba membentur pagar betis dan mengarah pada Frank Lampard, yang menyundul bola kembali masuk ke kotak penalti Wigan. Florent Malouda yang menerima umpan Lampard tersebut mengoper bola pada Nicolas Anelka. Tanpa menunggu lama, penyerang asal Prancis itu melepaskan tendangan keras ke gawang Chelsea.

Menit ke-31, Chelsea menggandakan keunggulan mereka. Sebuah pelanggaran Gary Caldwell di area penalti membuat wasit menghadiahkan tendangan penalti bagi The Blues. Lampard yang menjadi algojo sukses merobek gawang Wigan.

Yang menarik, usai membobol gawang Wigan, Lampard menghampiri Drogba yang nampak muram. Rupanya, Drogba ingin mengambil kesempatan eksekusi penalti itu untuk melancarkan jalannya meraih gelar pencetak gol tersubur Liga Inggris.

Menit ke-54, Chelsea makin di atas angin. Sebuah skema kerjasama yang apik antara Lampard dan Malouda mampu menembus pertahanan Wigan. Menerima umpan Lampard, Malouda sukses mencetak gol ketiga Chelsea.

Tiga menit berselang, Anelka mampu membobol gawang Wigan. Menerima umpan Lampard, mantan penyerang Real Madrid itu melepaskan tendangan voli spektakuler ke arah tiang jauh gawang tanpa bisa dihalau kiper Wigan.

Menit ke-62, Didier Drogba, akhirnya mampu membobol gawang Wigan. Menerima umpan silang Lampard, pemain asal Pantai Gading ini membobol gawang Wigan melalui sundulan kepalanya.

Enam menit kemudian, Drogba menambah lagi pundi-pundi golnya. Kali ini melalui tendangan penalti, menyusul pelanggaran yang dilakukan pemain Wigan. Dengan gol ini, dia makin menjauhi Wayne Rooney di daftar pencetak gol Liga Inggris.

Menit ke-80, Drogba mencetak hat-tricknya di laga ini. Gol tersebut merupakan gol ke-100 Chelsea musim ini.

Di akhir pertandingan, giliran Ashley Cole mencetak gol. Sebuah tendangan voli bek kiri Chelsea ini memastikan kemenangan Chelsea. Selain itu, hal ini juga membuktikan Cole telah lepas dari belitan cedera dan masalah pribadi yang menghantui dirinya beberapa waktu belakangan ini.

Bagi Chelsea, kemenangan ini terasa sangat indah. Bukan hanya mampu mengakhiri dahaga gelar juara Liga Inggris, yang terakhir merak raih 2006 lalu, kemenangan ini juga mampu mengantar penyerang mereka Didier Drogba sebagai top skorer Liga Inggris musim ini. Selain itu, gelar ini merupakan kado awal sekaligus pembuktian reputasi sang pelatih, Carlo Ancelotti.  (bola/den)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE