Ruben Amorim Kena Kritik Keras Gara-gara Lakukan Dua Hal ini di Manchester United
Dimas Ardi Prasetya | 2 September 2025 23:24
Bola.net - Ruben Amorim tetap bertahan dengan skema 3-4-3 di Manchester United meski hasil pertandingan belum konsisten. Formasi tersebut dinilai belum memberikan keseimbangan bagi Setan Merah di awal musim.
United hanya mampu meraih satu poin dari dua pertandingan pertama Premier League. Kekalahan dari tim kasta bawah Grimsby Town di Carabao Cup semakin memperburuk suasana di Old Trafford.
Meski kemudian menang tipis atas Burnley, kritik terhadap Amorim tak kunjung reda. Banyak pihak mempertanyakan pilihannya yang dianggap terlalu kaku dalam menerapkan taktik.
Salah satu kritik keras datang dari Tony Mowbray, mantan pelatih Sunderland yang pernah mengasuh Amad Diallo. Ia menilai Amorim keliru dalam strategi dan salah menempatkan pemain.
Kritik Mowbray terhadap Formasi 3-4-3 Amorim

Menurut Mowbray, Manchester United seharusnya lebih fleksibel dalam bermain. Ia menilai tim membutuhkan tiga gelandang di lini tengah untuk menutupi kelemahan yang ada, terutama pada mobilitas Casemiro.
Ia menyoroti keputusan Amorim yang terus bertahan dengan 3-4-3 meski tidak sesuai dengan kebutuhan skuad. Mowbray menyebut sistem itu justru membuat permainan United tidak maksimal.
Dalam pernyataannya di podcast No Tippy Tappy Football, Mowbray menegaskan: "Menurut pendapat saya, dan bolehkah saya mengatakan ini dengan rendah hati bahwa ia adalah manajer Manchester United, siapakah saya? Siapakah saya yang bisa mengaturnya?"
"Tapi dalam hati saya, rasanya Anda tidak harus bermain 5-4-1, apa pun sebutannya. Anda tidak harus melakukannya. Jika sekelompok pemain mendesak Anda untuk memainkan tiga gelandang demi melindungi mobilitas Casemiro, jika Anda ingin memainkannya atau siapa pun itu. Anda mungkin harus menempatkan pemain tambahan di sana," ujarnya, seperti dilansir Goal.
Kritik Mowbray terhadap Penempatan Amad Diallo

Selain masalah formasi, Mowbray juga menyayangkan peran Amad Diallo di bawah Amorim. Winger muda itu dimainkan sebagai wingback kanan, posisi yang tidak mencerminkan kualitas terbaiknya.
Mowbray percaya Amad lebih berbahaya bila dipasang di lini serang, bukan ditarik ke belakang. Baginya, keputusan Amorim hanya membuat potensi sang pemain muda tidak berkembang.
Mantan pelatih Sunderland itu bahkan tidak ragu menyebut Amad sebagai pemain istimewa. Ia yakin Amad bisa memberikan banyak kontribusi bila dimainkan di posisi yang tepat.
"Mengapa Anda begitu terpaku pada satu sistem dan mencoba memaksakan Amad sebagai bek sayap kanan? Amad, pesepakbola brilian, saya akan mengatakan kelasnya Man United," klaimnya.
"Saya sering berbicara dengan Gary Pallister tentang hal ini ketika kami duduk dan minum kopi di dekat jalan saya hampir setiap hari. Amad, ia jenius," pujinya.
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
Siapa Senne Lammens? Kiper Baru Manchester United yang Disebut Sebagai Penerus Courtois
Man United Rugi Rp2 Triliun Usai Lepas Antony dan Hojlund di Penutupan Bursa Transfer Pemain
Daftar Transfer Resmi Manchester United Musim 2025/2026
Rekap Transfer Deadline Day Premier League: Dalam Hitungan Jam, Alexander Isak Cetak Sejarah!
Premier League Kaya Raya: Belanja Pemain Sampai 66,7 Triliun Rupiah, Bikin Liga Lain Gigit Jari
Benarkah Senne Lammens Datang ke Old Trafford Bukan untuk jadi Kiper Nomor 1 Man United?
Bye! Manchester United Umumkan Kepergian Rasmus Hojlund ke Napoli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 12:51
-
Deco Ungkap Alasan Barcelona Rela Bayar Mahal untuk Anthony Gordon
Liga Spanyol 11 September 2026, 12:35
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
-
Manchester United Menang 4-0, Bruno Fernandes Kembali Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 11 September 2026, 11:15
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 11 September 2026, 10:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persib 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:36
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

