Sadar atau Tidak, Liverpool Berada di Puncak Hanya dengan Setengah Tim Saja
Yaumil Azis | 2 Januari 2021 02:30
Bola.net - Kualitas Liverpool sedang dipertanyakan belakangan ini. Walaupun klub asuhan Jurgen Klopp tersebut masih berada di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan tiga poin dari rival terdekatnya, Manchester United.
Keraguan itu muncul setelah melihat dua hasil yang diraih Liverpool baru-baru ini. Ya, mereka menutup tahun 2020 dengan raihan dua hasil imbang melawan tim yang, di atas kertas, bisa dikalahkan tanpa kesulitan.
Rentetan hasil imbang tersebut diawali saat Liverpool bertemu West Brom akhir pekan lalu. Saat itu, Mohamed Salah dkk hanya mampu meraih hasil seri 1-1 melawan penghuni zona degradasi, West Brom.
Lalu, beberapa hari berselang, Liverpool kembali bermain imbang saat menghadapi Newcastle United. Laga melawan penghuni peringkat ke-14 tersebut berakhir dengan skor kacamata, 0-0.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mantan Pemain Tidak Khawatir
Lebih mengkhawatirkannya lagi, Liverpool hanya mampu mencetak satu gol dari dua pertandingan tersebut. Padahal mereka dikenal sebagai tim yang memiliki daya serang luar biasa.
Tidak semua orang khawatir dengan situasi ini. Mantan pemain Liverpool, Mark Lawrenson, adalah salah satunya. Ia tidak merasa khawatir selama the Reds masih bisa membuat banyak peluang untuk mencetak gol.
"Kalau mereka tidak menciptakan peluang, maka itu patut untuk dikhawatirkan secara serius. namun mereka masih bisa membuat banyak peluang," ujar Lawrenson kepada BBC Sport.
"Kalau mereka mencetak gol saat melawan Newcastle, yang sudah jelas mereka bisa dan seharusnya dilakukan, mereka bisa menang, unggul lima poin dan semua orang akan berkata 'siapa yang bisa menghentikan Liverpool sekarang?" lanjutnya.
Tanpa Setengah Tim
Lawrenson juga mengaku sering bertemu dengan fans yang menyangsikan kualitas Liverpool saat ini. Ia menanggapinya dengan cara memberikan perspektif yang berbeda.
"Respon saya biasanya cukup datar bersama dengan kalimat 'tidak, mereka berada di puncak klasemen liga dan dengan setengah timnya absen - dan trio lini depannya sedang buruk selama tiga tahun terakhir, begitu bukan?'," kata Lawrenson.
"Tim tidak memenangkan liga dengan keunggulan 15 poin setiap tahunnya. Inilah yang biasanya terjadi dalam musim pasang surut ketika anda menjadi penantang gelar - dan harus diingat bahwa Liverpool tidak sering dikalahkan."
"Reaksi saat mereka kehilangan poin telah membuktikan kepada anda standar yang telah mereka tentukan," tutup sosok berusia 63 tahun tersebut.
(Goal International)
Baca Juga:
Liverpool Dikabarkan tak Berminat Jual Divock Origi
Legenda Madrid dan Milan Ini Pamer Latihan Bareng Bek Liverpool, Virgil van Dijk
Kalahkan MU, Liverpool Menangi Perburuan Wonderkid Celta Vigo
Kinglsey Coman Diklaim Sebagai Suksesor yang Pas Buat Mohamed Salah, Sepakat?
'Liverpool Menatap Manchester United dengan Kekhawatiran'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Diklaim Mau Bawa Pulang Eks Anak Akademi Man United
Liga Inggris 8 Juni 2026, 06:36
-
Hasil Yunani vs Italia: Main Dengan 10 Pemain, Azzuri Tetap Menang
Piala Dunia 8 Juni 2026, 05:23
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















