Sadio Mane Bongkar Betapa Uniknya Eks Rekan Setimnya di Liverpool, Roberto Firmino: Saya Tak Pernah Melihat Pemain Sepertinya
Dimas Ardi Prasetya | 21 November 2025 17:15
Bola.net - Sadio Mane kembali mengenang masa-masa emasnya di Liverpool, sebuah periode ketika ia, Mohamed Salah, dan Roberto Firmino membentuk salah satu trio paling mematikan di Eropa. Kombinasi ketiganya membawa The Reds meraih sejumlah trofi besar, termasuk Liga Champions 2019 dan Premier League 2020. Mane menyebut era tersebut sebagai salah satu fase terbaik dalam kariernya.
Trio ini dikenal bukan hanya karena produktivitas gol mereka, tetapi juga harmoni dalam permainan. Firmino menjadi pusat yang mempertemukan agresivitas Mane dan insting gol Salah. Pergerakannya membuka ruang, kreativitasnya mengalir, dan pengorbanannya untuk tim menjadi pondasi serangan Liverpool.
Mane menegaskan bahwa hubungan personal mereka juga turut memperkuat performa di lapangan. Meski memiliki karakter dan gaya bermain berbeda, ketiganya saling mengisi. Firmino, menurut Mane, menjadi pemain yang menyatukan semuanya lewat kualitas dan sifatnya yang unik.
Kini setelah berpisah pada 2022, Mane tetap memandang periode bersama Firmino dan Salah sebagai kolaborasi istimewa yang sulit terulang. Ia kembali mengungkapkannya saat hadir dalam podcast Rio Ferdinand Presents, sekaligus menyoroti satu sosok yang sangat ia kagumi: Roberto Firmino.
Mane tak Pernah Melihat Pemain Seperti Firmino

Sadio Mane tidak ragu menyebut Roberto Firmino sebagai pemain paling unik yang pernah ia temui sepanjang karier. Ia menyebut Firmino bukan hanya istimewa sebagai pesepak bola, tetapi juga sebagai manusia. Menurutnya, sifat dan kualitas teknis Firmino sulit dicari tandingannya.
Mane menjelaskan bahwa sejak kecil ia belum pernah melihat sosok yang sebanding dengan Firmino. Bagi Mane, pemain asal Brasil itu memiliki kombinasi kecerdasan, kerendahan hati, dan kemampuan teknis yang langka ditemukan pada pemain modern. Inilah yang membuatnya begitu menghormati Firmino.
Kekaguman Mane bukan basa-basi. Ia menilai Firmino adalah penggerak utama dalam trio penyerang Liverpool sekaligus sosok yang membuat rekan-rekannya tampil lebih baik. Dalam penuturannya, Mane bahkan menyebut Firmino sebagai orang yang berbeda dari pemain lain.
Dalam podcast itu, Mane berkata, “Oh, luar biasa. Luar biasa. Kalau saya bilang luar biasa, ya memang luar biasa. Karena bagi saya, sejak kecil, saya belum pernah melihat pemain sepak bola dan manusia seperti Bobby seumur hidup saya. Tidak pernah," pujinya, seperti dilansir Liverpool Echo.
“Saya belum pernah melihat rekan setim seperti Bobby seumur hidup saya. Dan ia satu-satunya pemain yang pernah saya tempatkan di rumah saya.”
Firmino Bisa Lakukan Hal-Hal yang tak Bisa Dilakukan Mane

Sadio Mane juga mengakui bahwa banyak hal yang bisa dilakukan Firmino di atas lapangan tidak dapat ia tiru. Ia menilai Firmino memiliki keistimewaan teknis yang membuatnya berbeda dari penyerang kebanyakan, terutama dalam hal kreativitas dan kemampuannya membaca permainan.
Menurut Mane, Firmino bukan tipe pemain yang mencari sorotan atau gol secara obsesif. Sebaliknya, ia bermain untuk membuat tim bekerja lebih efektif. Pergerakannya tanpa bola, visinya, dan kemampuan menahan bola menjadi elemen penting dalam skema Liverpool di bawah Jurgen Klopp.
Mane mengungkap bahwa sering kali ia dan Salah mendapat perhatian karena jumlah gol yang tinggi, sementara Firmino bekerja di balik layar. Meski demikian, Firmino tidak pernah mempermasalahkannya. Mane menilai bahwa peran Firmino secara tak terlihat justru membuat trio itu mampu mencetak banyak gol.
Pada bagian ini, Mane menegaskan rasa hormat besarnya dengan mengatakan, “Dan Bobby Firmino, bagi saya, itu bahkan tidak... karena apa yang bisa ia lakukan, saya tidak bisa, bahkan saya sendiri. Dan saya tidak pernah melihat pemain lain melakukannya, karena itu istimewa. Bahkan sepak bola. Ia bisa... ia tidak... terkadang ia tidak peduli pada apa pun. Saya pikir itu juga orang yang berbeda. Itu wajar saja.”
Firmino Tak Pernah Marah pada Siapa Pun

Dalam pengakuannya, Mane juga menyoroti sifat Firmino yang begitu tenang dan tidak pernah marah, bahkan ketika rekan-rekannya tidak mengoper bola kepadanya. Dalam tim yang penuh kompetitif seperti Liverpool, hal ini menurut Mane sangat langka.
Mane mengingat momen ketika ia atau Salah terlalu fokus mencetak gol dan lupa memberikan bola kepada Firmino. Namun, Firmino tidak pernah menunjukkan amarah atau rasa frustrasi. Sikap ini membuat Mane semakin menghargai sosok sang penyerang Brasil.
Ia menilai karakter Firmino membantu menjaga harmoni di lini depan Liverpool. Ketika pemain lain bisa tersulut emosi karena situasi di lapangan, Firmino justru tetap tenang dan fokus membantu tim. Inilah yang membuat Firmino begitu disukai banyak rekan setimnya.
Tentang hal ini, Mane berkata, “Karena terkadang Salah bisa mencetak gol, mencetak gol, mencetak gol; saya, mencetak gol, mencetak gol. Ia tidak mencetak gol, mengubahnya. Ia tidak peduli. Saya, kamu lakukan ini, saya akan marah. Itu sudah pasti. Salah, kamu lakukan ini... ia akan marah.”
Ia menutup dengan kalimat, “Dan ia tidak pernah mengambil apa pun... tentu saja, aku tidak pernah melihatnya marah pada siapa pun. Aku tidak pernah melihatnya marah.”
Klasemen Liga Inggris
(Liverpool Echo)
Baca Juga:
- Sadio Mane Akui Marah Besar Pada Mohamed Salah di Laga Liverpool Lawan Burnley 2019 Silam, Apa yang Terjadi?
- 5 Klub Premier League yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Neymar pada Bursa Transfer Januari 2026: MU atau Liverpool?
- Sudah Habiskan 400 Juta Pounds, Jamie Carragher Tetap Minta Liverpool Belanja Lagi di Januari
- Liverpool Terpuruk, Saatnya Bangkit dan Selamatkan Musim
- Liverpool Temukan Kandidat Pengganti Salah di Barcelona, Siapkan Manuver Besar Demi Memboyong Sang Bintang ke Anfield
- Kabar Baik Untuk Liverpool, Man City Dikabarkan tak Ikut Dalam Perburuan Antoine Semenyo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal Siap Hadapi El Clasico
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:33
-
5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:00
-
Rekor Sempurna Hansi Flick di Final Jadi Ancaman Real Madrid
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 22:38
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Incar Kemenangan atas Jakarta Popsivo Polwan
Voli 11 Januari 2026, 06:49
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52






