Setelah Jurgen Klopp, Giliran Josep Guardiola yang Soroti Jadwal Premier League
Richard Andreas | 29 Desember 2019 19:00
Bola.net - Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, kembali marah terhadap penyelenggara Premier League. Ia mengkritisi penjadwalan pertandingan yang tidak memikirkan kondisi para pemain.
Pria asal Spanyol tersebut cukup sering bersinggungan dengan Premier League pada musim ini. Kebanyakan dari kekesalannya dilimpahkan ke sistem VAR yang dirasa tak menguntungkan skuatnya.
Kali ini ia menyasar jadwal. Ya, Manchester City dan klub Premier League lainnya harus tampil dalam rentang waktu yang sangat sempit.
Sebagai contohnya, Manchester City bakalan berhadapan dengan Sheffield United pada hari Senin (30/12/2019) dini hari nanti. Padahal mereka baru saja melakoni laga pekan ke-19 kontra Wolverhampton hari Sabtu (28/12/2019) dini hari kemarin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kritik Jadwal Premier League
Wajar bila Guardiola kesal terhadap jadwal tersebut. Pasalnya, para pemainnya tidak mendapatkan waktu yang cukup panjang untuk beristirahat. Apalagi mereka harus melewati jadwal yang padat di sepanjang bulan Desember ini.
"Mereka tidak peduli," buka Guardiola dikutip dari Goal International. "Pada musim pertama rasanya juga sama, kami bermain di Anfield dan dua hari setelahnya bertemu Burnley di kandang," sambungnya.
"Kata-kata saya takkan mengubah apapun, Jose [Mourinho] dan Jurgen [Klopp] telah mengatakan hal yang sama. Tiap musimnya sama, TV membuat keputusan dan kami diwajibkan beradaptasi," lanjutnya.
"Saya harus mengevaluasi pemain dan perasaan mereka. Kami harus menurunkan pemain yang bugar. Saya sejujurnya tak tahu bagaimana mereka akan memulihkan diri serta perasaan mereka, kami akan lihat nanti," tambahnya.
Menganalisis dan Melihat ke Depan
Musim ini, performa Manchester City melempem. Mereka tak lagi tampil dengan dominan seperti yang ditunjukkan pada dua musim sebelumnya, di mana mereka berhasil menjuarai Premier League.
Sekarang klub berjuluk the Citizens tersebut sedang terdampar di peringkat ketiga dan terpaut 14 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. Guardiola pun hanya bisa mengevaluasi permainan tim agar tidak terulang di musim berikutnya.
"Kami tampil luar biasa selama dua musim dan di ajang ini, kami menelan kekalahan lebih banyak ketimbang di dua musim sebelumnya. Anda harus menganalisnya serta melihat ke depan," tutupnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan, Pep Guardiola Bisa Latih Timnas Italia
Piala Dunia 24 April 2026, 17:17
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:54
-
Cesc Fabregas Latih Chelsea? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Filipe Luis Masuk Kandidat Pelatih Baru Chelsea
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Manchester United Dapat Angin Segar untuk Rekrut Carlos Baleba
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Angers vs PSG 26 April 2026
Liga Eropa Lain 25 April 2026, 00:58
-
Prediksi Arsenal vs Newcastle 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 21:54
-
Prediksi Man City vs Southampton 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 20:51
-
Baru 106 Hari, Liam Rosenior Dipecat Chelsea dan Dibayar Miliaran
Liga Inggris 24 April 2026, 20:45
-
Excellent Eleven! Anniversary 11 Tahun Bola.com Hadirkan Kuis Berhadiah
Lain Lain 24 April 2026, 20:24
-
Begini Nasib Barcelona Ketika Lamine Yamal Absen
Liga Spanyol 24 April 2026, 20:15
-
JPE Ungguli Phonska Plus 3-1 pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026
Voli 24 April 2026, 20:07 -
Kabar Baik untuk Liverpool: Alisson Mungkin Bisa Main!
Liga Inggris 24 April 2026, 19:49
-
Prediksi Bologna vs Roma 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46






