Sir Jim Ratcliffe Dapat Dukungan untuk PHK Massal Lagi di MU, 100 Karyawan Terancam Efisiensi
Afdholud Dzikry | 14 Februari 2025 11:05
Bola.net - Manchester United kembali menjadi sorotan setelah rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) diumumkan. Setelah 250 karyawan di-PHK pada musim gugur tahun lalu, kini 100 karyawan lagi terancam kehilangan pekerjaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Ineos, perusahaan milik Sir Jim Ratcliffe, untuk mengurangi biaya operasional klub.
Keputusan ini menuai pro dan kontra, terutama dari kalangan fans yang kecewa dengan penghapusan harga tiket konsesi musim ini. Meski demikian, mantan ketua Crystal Palace, Simon Jordan, justru mendukung langkah Ratcliffe. Menurutnya, keputusan ini diperlukan untuk masa depan klub yang lebih baik.
Dengan biaya operasional yang masih tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan, Manchester United merasa perlu melakukan efisiensi. Ratcliffe, yang dikenal sebagai pebisnis ulung, diyakini sedang membangun fondasi yang lebih kuat untuk klub. Namun, dampaknya terhadap moral karyawan dan fans tidak bisa diabaikan.
Rencana PHK dan Reaksi Publik

Manchester United akan memberhentikan 100 karyawan lagi setelah sebelumnya mem-PHK 250 orang pada musim gugur 2023. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pengurangan biaya oleh Ineos, perusahaan milik Sir Jim Ratcliffe.
Klub menegaskan bahwa biaya operasional yang tinggi memaksa mereka mengambil keputusan sulit ini.
Keputusan ini tidak hanya memengaruhi karyawan, tetapi juga menimbulkan ketidakpuasan di kalangan fans. Ratcliffe sebelumnya telah menghapus harga tiket konsesi, yang membuat banyak fans kecewa.
"Keputusan ini pasti tidak populer, tetapi diperlukan untuk masa depan klub," kata seorang sumber internal.
Simon Jordan, mantan Chairman Crystal Palace, memberikan dukungannya. "Ada alasan di balik semua ini. Ratcliffe tidak ingin mengurangi performa Manchester United. Dia sedang membangun tim yang efektif dan efisien," ujarnya.
Simon Jordan Membela Langkah Ratcliffe

Simon Jordan, melalui acara di talkSPORT, menyatakan bahwa keputusan Ratcliffe adalah untuk kebaikan jangka panjang klub. Menurutnya, Ratcliffe sedang membersihkan elemen-elemen yang tidak produktif dalam bisnis klub.
"Dia sedang memastikan bahwa setiap orang bertanggung jawab dan berkontribusi," kata Jordan.
Jordan juga membandingkan situasi ini dengan pengalamannya di Crystal Palace. "Saya pernah mengalami hal serupa. Banyak orang yang hanya hidup dari uang orang lain tanpa memberikan kontribusi nyata. Ratcliffe sedang menghentikan mentalitas itu," tambahnya.
"Dia membawa dunia bisnis ke dalam sepak bola. Pertama-tama, dia terkejut dengan kurangnya standar dan motivasi di klub. Sekarang, dia sedang membangun mesin yang efektif dan efisien," lanjut Jordan.
Demi Masa Depan MU yang Lebih Baik
Keputusan ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan yang terancam PHK. Mereka belum menerima pemberitahuan resmi, tetapi suasana di dalam klub sudah mulai tegang. Fans juga khawatir bahwa langkah ini akan memengaruhi performa tim di lapangan.
Namun, ditegaskan Simon bahwa kebijakan Ratcliffe tersebut adalah bertujuan memastikan langkah ini membawa manfaat jangka panjang. Elemen yang tidak produktif dihapuskan dan membangun tim yang lebih fokus dan efisien digalakkan.
"Ini bukan tentang menghancurkan klub, tetapi tentang membangun fondasi yang lebih kuat. Ratcliffe sedang membersihkan lemak tak berguna dan memastikan setiap orang berkontribusi," tutupnya.
Sumber: Manchester Evening News
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Sensasi El Gasing Berlanjut, Antony Kembali Gacor, Bahkan Kini Cetak Gol Spektakuler!
Mau Dean Huijsen, MU Harus Bayar Segini ke Bournemouth
MU Disebut Blunder Gagal Dapatkan Mathys Tel, Kok Bisa?
Ngenesnya MU! Pengennya Harry Kane, Tapi Uangnya Cuma Sanggup Beli Jamie Vardy!
Gitu-gitu Aja, Sudah Waktunya MU Buang Rasmus Hojlund?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




