Situasi Pelik Frank Lampard: Bawa Chelsea Juara atau Digeser Mauricio Pochettino
Yaumil Azis | 15 September 2020 01:23
Bola.net - Lebih dari 200 juta euro dihabiskan Chelsea untuk menambah amunisi skuad pada musim 2020/21. Sayangnya, nilai tersebut justru membuat posisi Frank Lampard di kursi kepelatihan jadi semakin terancam.
Sebanyak enam pemain berhasil didatangkan manajemen the Blues di musim panas ini, dua di antaranya berstatus bebas transfer. Kai Havertz, dengan nilai 80 juta euro, jadi rekrutan termahalnya dalam periode ini.
Tepatnya, Chelsea mengelurkan uang sebesar 223 juta euro untuk mendatangkan empat pemain baru. Angka ini bakalan bertambah saat the Blues menyelesaikan proses transfer Edouard Mendy dari Rennes.
Chelsea seperti sebuah tim yang kalap setelah lepas dari penjara hukuman. Sebagaimana yang diketahui, mereka tidak bisa melakukan pembelian pada musim lalu karena adanya hukuman larangan transfer dari UEFA.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Posisi Lampard Terancam
Semakin banyak uang yang keluar, maka semakin besar beban Frank Lampard. Menurut mantan pemain Premier League, Darren Bent, eks pelatih Derby County tersebut sedang dihadapkan tuntutan membawa Chelsea juara musim ini.
Lalu bagaimana kalau Lampard gagal melakukannya? Kata Bent, pria berusia 42 tahun tersebut harus siap merelakan posisinya jatuh ke tangan eks pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.
"[Timo] Werner, [Hakim] Ziyech, Thiago Silva, Ben Chilwell dan [Kai] Havertz adalah pemain papan atas. Mereka adalah sebuah kemewahan bagi semua pelatih pada posisinya," ungkap Bent kepada Goal International.
"Ketakutan saya adalah bila mereka tidak bisa mengeluarkan yang terbaik sejak awal, pelatih hebat lain seperti Pochettino akan masuk," lanjutnya.
Lampard Masih Meragukan
Lampard ditunjuk sebagai pelatih Chelsea setelah Maurizio Sarri memutuskan bergabung dengan Juventus pada tahun 2019 lalu. Saat dirinya baru memiliki pengalaman melatih klub sekelas Derby County yang bermain di Championship.
Ia gagal membawa Derby promosi ke Premier League, namun Chelsea tetap memilih percaya. Inilah yang membuat Bent ragu dengan kapabilitas Lampard, meski Lampard mampu membawa the Blues finis di empat besar musim lalu.
"Dia cukup bagus di Derby tapi saya pikir dia seharusnya bisa promosi bersama Harry Wilson, Mason Mount dan Fikayo Tomori dalam skuad dengan status pinjaman. Saya merasa mereka seharusnya bisa promosi, namun nyatanya tidak."
"Saya tidak begitu yakin kalau dia sudah melakukan tugasnya dengan luar biasa. Dia cukup baik, namun tidak memberikan yang terbaik," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
Final Liga Champions Buat Frank Lampard Yakin Merekrut Thiago Silva
Frank Lampard: Saya Tidak Ingin Chelsea Menjadi Tim Akademi
Lampard Ungkap Kekuatan Terbesar Seorang Kai Havertz
Timo Werner Datang, Tammy Abraham Dinilai Masih Punya Masa Depan di Chelsea
Chelsea Punya 'Pembunuh Berdarah Dingin', Namanya Timo Werner
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













