Statistik Ini Buktikan Bahwa Solskjaer Seharusnya Sudah Dipecat MU
Richard Andreas | 3 Desember 2019 06:40
Bola.net - Status pelatih permanen benar-benar mengubah keberuntungan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Dia sempat membangkitkan MU sebagai pelatih interim musim lalu, tapi permainan apik itu hanya sementara.
Teranyar, MU hanya bisa bermain imbang 2-2 kontra Aston Villa akhir pekan lalu. Artinya, Setan Merah hanya bisa mencatatkan empat kemenangan dari 18 pertandingan terakhir di Premier League.
Laju itu jelas buruk, MU terseok-seok di Premier League. Laga kontra Villa itu merupakan laga ke-22 Solskjaer sebagai pelatih permanen MU, torehannya ternyata tidak memuaskan.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
22 Pertandingan Solskjaer
Mengutip The Athletic, torehan Solskjaer sebagai pelatih interim dan pelatih permanen berbeda drastis. Musim ini sudah berjalan 14 pertandingan, masalah MU masih sama.
Tercatat, Solskjaer hanya bisa meraih 6 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 8 kekalahan pada 22 pertandingan sebagai pelatih permanen (26 poin). Artinya, Solskjaer hanya bisa menorehkan persentase 23,7 persen kemenangan di Premier League.
Angka itu ternyata lebih buruk dari mantan pelatih MU sebelumnya, Jose Mourinho dan David Moyes. Kedua pelatih itu dipecat lebih cepat, mungkinkah seharusnya Solskjaer juga dipecat?
Lebih Buruk dari Mourinho, Moyes, Van Gaal
Mantan pelatih MU yang terakhir, Jose Mourinho, ternyata masih lebih baik dari Solskjaer pada 22 laga terakhirnya. Mou bisa meraih 41 poin alias 15 poin lebih banyak dari MU yang di bawah Solskjaer sekarang.
Bahkan Moyes, yang hanya bertahan enam bulan, bisa menorehkan 37 poin pada 22 pertandingan terakhirnya. Dia unggul 11 poin dari torehan Solskjaer.
Lalu, ada Louis van Gaal dengan 40 poin pada 22 pertandingan terakhir. Van Gaal saja bisa meraih 14 poin lebih banyak daripada Solskjaer.
Perbandingan Torehan Poin Pelatih MU Usai Sir Alex Ferguson
David Moyes: menang 11, imbang 4, kalah 7 = 37 poin dalam 22 pertandingan terakhir
Louis van Gaal: menang 11, imbang 7, kalah 4 = 40 poin
Jose Mourinho: menang 11, imbang 8, kalah 3 = 41 poin
Ole Gunnar Solskjaer: menang 6, imbang 8, kalah 8 = 26 poin
Emery Bahkan Lebih Baik
Angka di atas sudah cukup jadi alasan pemecatan Solskjaer. Jika mendapat perlakuan sama seperti pelatih-pelatih sebelumnya, Solskjaer jelas masuk dalam kategori layak dipecat.
Tak hanya itu, bahkan torehan Solskjaer masih lebih buruk dari Unai Emery, mantan pelatih Arsenal. Emery bisa mengumpulkan 28 poin dari 22 pertandingan terakhirnya, berarti 2 poin lebih banyak dari Solskjaer.
Biar begitu, Emery sudah dipecat. Jadi kapan giliran Solskjaer?
Sumber: The Athletic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











