Terungkap! Mourinho Nyaris Mati Saat Masih Melatih Chelsea
Richard Andreas | 15 Mei 2019 11:00
Bola.net - - Mantan pelatih Chelsea, Jose Mourinho menjelaskan bahwa dia nyaris mati ketika bersembunyi di keranjang laundry di Stamford Bridge. Dia terpaksa melakukannya demi mempersiapkan tim sebelum pertandingan.
Mourinho merupakan salah satu pelatih paling sukses yang pernah menangani The Blues. Dia pernah menjuarai Premier League dan FA Cup selama bekerja di Stamford Bridge.
Ketika dia tiba di London 15 tahun lalu, Mourinho bahkan mendeklarasikan diri sebagai "The Special One". Hal itu karena dia bisa langsung sukses besar di musim pertamanya bersama The Blues.
Sayangnya, karier Mourinho di Chelsea tidak lengkap karena belum pernah sukses di Liga Champions. Dan pada momen itulah insiden terjebak di keranjang ini terjadi. Bagaimana kejadian sebenarnya? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Semifinal 2005
Mourinho bicara soal semifinal Liga Champions 2005, Chelsea melawan Bayern Munchen. Di leg pertama, Chelsea sukses menang 4-2 saat bermain di Stamford Bridge. Namun, mereka takluk 2-3 saat melawat ke markas Munchen dan tersingkir dengan agregat 5-6.
Mourinho tidak bisa mendampingi timnya di kedua leg tersebut karena mendapatkan larangan mendampingi tim. Dia dihukum karena melanggar aturan di laga sebelumnya melawan Barcelona.
Biar begitu, saking inginnya mendampingi tim, Mourinho sampai berusaha menipu staf UEFA yang menjaga Stamford Bridge tersebut. Dia menyelinap ke ruang ganti Chelsea pada siang hari.
"Saya pergi ke ruang ganti saat matahari masih tinggi. Jadi saya sudah berada di sana pada pertengahan hari. Pertandingan baru dimulai pada jam 7 malam dan saya hanya ingin datang lebih awal ketika pemain-pemain tiba," kata Mourinho kepada Daily Star.
"Saya pergi ke sana lebih dahulu. Masalahnya adalah untuk pergi dari sana. Stewart dan kit man menempatkan saya pada keranjang laundry, yang terbuat dari besi."
Susah Napas
Mourinho sudah masuk di siang hari dan telah mendampingi timnya. Berarti, masalahnya adalah bagaimana keluar dari ruang ganti. Dia harus menipu sejumlah staf UEFA yang mulai mencari posisinya.
"Saya pergi keluar dengan tutup yang sedikit dibuka, jadi saya masih bisa bernapas. Namun, ketika stewart membawa keranjang laundry itu keluar stadion, pihak UEFA, yang mendengar kabar itu berusaha menemukan saya."
"Jadi, ketika mereka datang, stewart memutuskan menutup keranjang tersebut. [Lalu] saya tidak bisa bernapas. Ketika pada akhirnya mereka membuka itu, saya nyaris mati," tutup Mou.
Sejauh ini Jose Mourinho belum lagi melatih klub lain pasca dipecat Manchester United.
Baca Juga:
Legenda Chelsea: The Blues Tak Perlu Takut dengan Arsenal di Final Liga Europa
David Luiz: Roman Abramovich Masih Mencintai Chelsea
Terlanjur Jadi, Chelsea Harap Bisa Manfaatkan Uji Coba yang Prematur
Manchester United Bisa Tampil di Liga Champions Musim Depan, Begini Skenarionya
Baik atau Buruk? Musim Chelsea Bakal Dinilai dari Liga Europa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












