Wah! Marc Guehi Akui Bisa Saja Dapat Kartu Merah untuk Pelanggaran ke Mo Salah
Richard Andreas | 9 Februari 2026 10:17
Bola.net - Kekalahan Liverpool 1-2 dari Manchester City di Anfield kembali menyisakan kontroversi besar. Bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga keputusan wasit yang dinilai berpengaruh langsung pada jalannya laga.
Manajer Liverpool, Arne Slot menilai Manchester City seharusnya tidak menyelesaikan pertandingan dengan 11 pemain. Insiden di babak kedua disebut sebagai titik balik yang menentukan.
Sorotan utama tertuju pada pelanggaran Marc Guehi terhadap Mohamed Salah. Keputusan wasit yang hanya mengeluarkan kartu kuning memicu reaksi keras dari kubu tuan rumah.
Slot Nilai Keputusan Wasit Jelas dan Nyata

Arne Slot menegaskan bahwa pelanggaran Marc Guehi terhadap Mohamed Salah merupakan momen yang jelas dan nyata untuk kartu merah. Insiden itu terjadi pada menit ke-69 saat skor masih imbang 0-0.
Dalam situasi tersebut, Guehi menarik Salah yang tengah berlari bebas menuju gawang. VAR kemudian meninjau ulang insiden tersebut, namun keputusan awal berupa kartu kuning tidak diubah.
Wasit menilai bahwa Guehi tidak menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas. Dengan keputusan itu, Manchester City tetap bermain dengan 11 pemain hingga akhir laga.
City Bangkit Setelah Lolos dari Hukuman Berat

Lima menit setelah insiden tersebut, Liverpool justru berhasil unggul lebih dulu lewat Dominik Szoboszlai. Namun, keunggulan itu tidak bertahan hingga peluit akhir.
Manchester City mampu menyamakan kedudukan melalui gol Bernardo Silva enam menit sebelum waktu normal berakhir. Momentum kemudian sepenuhnya beralih ke tim tamu.
Pada masa injury time, Erling Haaland mencetak gol penentu kemenangan lewat penalti. Situasi makin panas ketika Szoboszlai akhirnya diusir wasit setelah VAR menganulir gol ketiga City.
Guehi Akui Potensi Kartu Merah, Slot Soroti Dampak Besar
Usai pertandingan, Marc Guehi ikut dimintai tanggapan soal insiden tersebut. Bek City itu mengakui pelanggarannya berpotensi berbuah kartu merah, namun menyerahkan sepenuhnya kepada wasit dan VAR.
“Mungkin saja. Itu bisa saja kartu merah, tapi itu bukan keputusan saya. Itu keputusan wasit dan VAR,” ujar Guehi.
“Dan jika mereka merasa itu kartu kuning, maka itu kartu kuning.”
Slot menilai keputusan tersebut sangat besar dampaknya dalam konteks pertandingan. Dengan lolosnya Guehi dari kartu merah, City dapat memainkan sisa sekitar 20 menit laga dengan kekuatan penuh.
Ia juga menyoroti konsekuensi lanjutan dari keputusan tersebut. Jika kartu merah diberikan, Guehi akan terkena larangan bermain tiga pertandingan.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 5 Drama dalam 20 Menit Gila di Anfield: Man City Bangkit dari Kubur, Liverpool Hancur Lebur!
- Kok Bisa Kena Comeback Man City, Liverpool? Ini Jawaban Van Dijk
- 5 Pelajaran dari Liverpool vs Man City: Erling Haaland dan Pep Guardiola Sukses Bungkam Anfield
- Rapor Pemain Man City vs Liverpool: Haaland Pecah Kutukan Anfield, Kemenangan Pertama dalam 23 Tahun!
- Rapor Pemain Liverpool vs Man City: Blunder Alisson Hancurkan Gol Indah Szoboszlai
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Menarik Diri dari Transfer Bruno Guimaraes, Kenapa?
Liga Inggris 29 Maret 2026, 05:00
-
Inter Miami Bakal Angkut Mohamed Salah? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 29 Maret 2026, 04:00
-
Meski Sulit, Timnas Jerman Targetkan Jadi Juara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Maret 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Garuda Kalah di Final FIFA Series 2026
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:03
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56









