Wenger: Kualitas Manajer Tak Dinilai Hanya Dari Transfer
Editor Bolanet | 2 September 2013 15:00
- Terus menerus dikritik akibat lambatnya pergerakan di bursa transfer, Arsene Wenger akhirnya gerah juga. Manajer ini akhirnya buka suara terkait masalah yang dia hadapi setiap kali bursa transfer dibuka.
Saya telah menangani Arsenal dalam lebih dari 900 pertandingan, namun saya tidak akan menyangkal bahwa masalah terbesar yang selalu saya hadapi adalah bursa transfer, ungkap Wenger kepada Daily Star.
Saya memiliki beberapa orang yang membantu saya dalam urusan kepindahan pemain, tapi keputusan akhir tetap berada di tangan saya.
Lebih lanjut, eks pelatih AS Monaco ini menyayangkan pandangan umum mengenai seorang tugas seorang manajer, yang sepertinya hanya diukur berdasarkan pergerakan di bursa transfer.
Bukankah tugas seorang manajer adalah mengembangkan pemain untuk menjadi lebih baik lagi? Ataukah sekarang manajer hanya tinggal membeli talenta jadi saja?
Selama transfer window dibuka, kualitas seorang manajer nampaknya hanya dinilai dari siapa yang mereka beli dan jual saja, keluh Wenger.
Sosok yang telah menangani The Gunners sejak tahun 1996 ini juga mengungkapkan bahwa dengan meminimalisir pembelian pemain, maka talenta muda akan bisa mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
Skuat ideal versi saya terdiri dari 17 sampai 18 pemain senior, sisanya diisi pemain muda. Jika anda memiliki terlalu banyak pemain, maka pemain muda tak akan mendapatkan kesempatan.
Jika anda memiliki 25 pemain senior dalam tim, maka para pemain muda anda akan terbuang dan tak mendapat kesempatan. Selain itu, membeli pemain bukanlah hal mudah, banyak pesaing dalam memperebutkan pemain bagus, tutup Wenger. [initial] (tds/mri)
Saya telah menangani Arsenal dalam lebih dari 900 pertandingan, namun saya tidak akan menyangkal bahwa masalah terbesar yang selalu saya hadapi adalah bursa transfer, ungkap Wenger kepada Daily Star.
Saya memiliki beberapa orang yang membantu saya dalam urusan kepindahan pemain, tapi keputusan akhir tetap berada di tangan saya.
Lebih lanjut, eks pelatih AS Monaco ini menyayangkan pandangan umum mengenai seorang tugas seorang manajer, yang sepertinya hanya diukur berdasarkan pergerakan di bursa transfer.
Bukankah tugas seorang manajer adalah mengembangkan pemain untuk menjadi lebih baik lagi? Ataukah sekarang manajer hanya tinggal membeli talenta jadi saja?
Selama transfer window dibuka, kualitas seorang manajer nampaknya hanya dinilai dari siapa yang mereka beli dan jual saja, keluh Wenger.
Sosok yang telah menangani The Gunners sejak tahun 1996 ini juga mengungkapkan bahwa dengan meminimalisir pembelian pemain, maka talenta muda akan bisa mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
Skuat ideal versi saya terdiri dari 17 sampai 18 pemain senior, sisanya diisi pemain muda. Jika anda memiliki terlalu banyak pemain, maka pemain muda tak akan mendapatkan kesempatan.
Jika anda memiliki 25 pemain senior dalam tim, maka para pemain muda anda akan terbuang dan tak mendapat kesempatan. Selain itu, membeli pemain bukanlah hal mudah, banyak pesaing dalam memperebutkan pemain bagus, tutup Wenger. [initial] (tds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















