15 Menit Blackout Bologna di San Siro
Gia Yuda Pradana | 10 Mei 2025 11:02
Bola.net - Bologna datang ke San Siro dengan harapan membangun momentum jelang final Coppa Italia. Namun, pertandingan melawan AC Milan pada pekan ke-36 Serie A justru menjadi tamparan keras. Kemenangan yang sempat di depan mata akhirnya lenyap dalam waktu singkat.
Riccardo Orsolini membawa Bologna unggul lebih dulu lewat gol di menit ke-49. Akan tetapi, Milan mampu membalikkan keadaan lewat dua gol Santiago Gimenez dan satu dari Christian Pulisic. Kekalahan 1-3 ini menjadi sinyal bahaya jelang laga besar kontra Milan di kota Roma.
Pelatih Vincenzo Italiano tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas performa anak asuhnya, terutama para pemain pengganti. Menurutnya, Bologna mengalami 'blackout' selama 15 menit yang tak bisa dia jelaskan.
Substitusi yang Tidak Memberi Dampak

Menurut Italiano, perubahan pemain menjadi titik balik pertandingan. “Biasanya pemain pengganti kami bisa mengubah permainan, tapi kali ini justru lawan yang melakukannya,” ujarnya kepada Sky Sport Italia, seperti dikutip Football Italia. Bologna kehilangan kendali dan gagal memanfaatkan peluang menambah keunggulan.
Dia menyoroti beberapa pemain yang diharapkan memberi kontribusi, tapi gagal. “Saya pikir kecepatan Cambiaghi dan umpan Aebischer bisa jadi pembeda. Castro memang direncanakan bermain 30 menit,” katanya. “Sayangnya, 15 menit itu merusak performa bagus secara keseluruhan.”
Kritik tajam juga diarahkan pada kesalahan individu di lini belakang. “Kami mengontrol pertandingan, tapi dua atau tiga situasi kami salah ambil keputusan. Itu jadi 15 menit terburuk yang saya lihat dari tim ini dalam waktu lama.”
Harapan dan Evaluasi Menjelang Final

Meski kecewa, Italiano melihat sisi positif dari kekalahan ini. “Rasa kecewa itu alami dan bagus. Artinya, kami akan mencoba tampil berbeda di hari Rabu,” ujarnya. “Kami akan menganalisis apa yang salah, yang semuanya terjadi di 15 menit terakhir dan injury time.”
Kekalahan ini memang datang di momen yang kurang ideal, tapi bukan tanpa pelajaran. Menurutnya, Milan memanfaatkan kualitas individu dan kelemahan Bologna dengan sangat efektif. “Milan punya kualitas luar biasa, dan jika diberi ruang, mereka akan menyakiti Anda,” ucapnya.
Kini perhatian tertuju ke Olimpico, di mana final Coppa Italia sudah menanti. Bologna akan kembali berhadapan dengan Milan, kali ini di tempat netral dan dengan motivasi sejarah.
Momen Bersejarah dan Tekad Menang

Bologna terakhir kali tampil di final Coppa Italia 51 tahun silam. Bagi Italiano, ini bukan hal baru, tapi kali ini ia ingin hasil berbeda. “Laga ini akan menjadi bagian dari sejarah klub,” katanya. “Kami menyimpan beberapa pemain agar tetap bugar, seperti Ferguson dan Miranda. Orsolini juga kami tarik di menit ke-60.”
Dia mengaku melihat timnya bermain sangat baik selama 70 menit sebelum semuanya berubah. “Final ini sangat penting. Kami sudah mencetak sejarah dengan mencapai titik ini dan kemenangan akan menjadi penyempurna.”
Musim 2025 dianggap penuh karakter dan intensitas oleh sang pelatih. “Kami tahu akan menghadapi tim hebat, jadi kami tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama,” tegas Italiano. Dengan empat hari tersisa, Bologna masih punya waktu untuk memperbaiki semuanya.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Doppietta Santiago Gimenez, Kado untuk Ibu, dan Sinyal ke Final Coppa Italia
Bara Semangat AC Milan: Pemanasan Sempurna Jelang Final Coppa Italia
AC Milan Comeback Lagi: Tak Sempurna, tapi Efektif
Rapor Pemain Milan saat Menang 3-1 vs Bologna: Gimenez 2 Gol dari Bangku Cadangan
Prediksi Atalanta vs AS Roma 13 Mei 2025
Prediksi Torino vs Inter Milan 11 Mei 2025
Prediksi Lazio vs Juventus 10 Mei 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 4 September 2026, 05:31
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
-
Lautaro Martinez Benarkan Minat Barcelona, tetapi Ia Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 3 September 2026, 11:03
-
Cesc Fabregas Dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A 2025-26
Liga Italia 3 September 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




