3 Formasi yang Cocok untuk Cristiano Ronaldo di Juventus Musim 2020/21
Serafin Unus Pasi | 14 September 2020 17:19
Bola.net - Cristiano Ronaldo masih bermain di level tertinggi meskipun usianya telah mencapai 35 tahun. Setelah dua musim berhasil membantu Juventus mempertahankan titel Serie A, Cristiano Ronaldo nampaknya kian berhasrat tampil buas. Apalagi musim 2020/21 bisa menjadi titel Serie A kesepuluh beruntun untuk Juventus.
Dua musim terakhir, Ronaldo tampil gemilang di Juventus meski dalam dua tahun terakhir ia ditangani dua pelatih yang berbeda. Kini memasuki musim 2020/21, Ronaldo kembali harus berada di tangan pelatih berbeda yaitu Andrea Pirlo yang ditunjuk menggantikan Sarri.
Dengan pengalaman yang dimiliki pemain terbaik dunia lima kali ini, nampaknya Cristiano Ronaldo tidak akan memiliki masalah besar dengan perubahan taktik. Andrea Pirlo pun tidak perlu pusing memikirkan posisi terbaik dan dengan siapa Ronaldo bisa dimainkan.
Di pertandingan uji coba melawan Novara, setidaknya telah menjadi gambaran untuk kekuatan Juventus musim depan di tangan Andrea Pirlo. Beberapa strategi pun telah dicoba pelatih untuk menemukan formula terbaik dan hasilnya di dua babak Juventus terus mendominasi sang lawan.
Tentu Novara bukan lah lawan yang pas untuk Juventus, tapi setidaknya hal tersebut bisa menjadi perantara untuk pengenalan strategi yang diusung Andrea Pirlo. Terlebih Andrea Pirlo telah mengetahui magisnya Cristiano Ronaldo untuk strateginya. Lalu formasi apa yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan peran Ronaldo? Berikut tiga di antaranya:
1. 3-5-2 (Ronaldo ? Kulusevski)
Cristiano Ronaldo memiliki tandem baru memasuki musim 2020/21 dalam diri Dejan Kulusevski. Pemain muda yang baru kembali dari masa peminjamannya di Parma.
Dengan pengalamannya Ronaldo nampaknya tidak akan kesulitan bermain dengan tandem yang jauh lebih muda darinya. Dua musim yang lalu, Ronaldo pernah bermain dengan pemain muda Moise Kean yang tampil klop bersama dengan Ronaldo.
Duet Cristiano Ronaldo dan Kulusevski telah terbukti berjalan cukup efektif. Melawan Novara, Ronaldo berhasil mencetak gol dengan bantuan assist dari Kulusevki. Pemain muda tersebut juga memiliki kemampuan operan kunci yang baik dan tentu bisa memaksimalkan kemampuan Ronaldo sebagai daya gedor utama Juventus dengan servis dari Kulusevki.
2. 3-4-3 (Ronaldo ? Dybala ? Kulusevski)
Ronaldo dan Dybala musim lalu telah beberapa kali menunjukkan gabungan yang mengerikan untuk tim lawan. Duetnya Ronaldo dan Dybala bahkan begitu meledak selepas jeda kompetisi akibat pandemi COVID-19. Keduanya juga berperan besar untuk daya gedor Juventus musim lalu dengan Ronaldo mencetak 31 gol dan Dybala 11 gol.
Musim ini nampaknya, Andrea Pirlo bisa memantapkan keduanya dengan bantuan dari Kulusevski yang musim lalu berhasil menjadi pemain muda terbaik Serie A bersama Parma. Dengan kemampuannya bermain sebagai winger, musim lalu Kulusevki berhasil mencetak 10 gol dan delapan assist. Dengan keberadaan dua pemain ini, nampaknya Ronaldo bisa bermain lebih buas dengan sokongan dari Dybala dan Kulusevki.
3. 3-4-1-2 (Ronaldo ? Kulusevski)
Dalam formasi 3-4-1-2, Cristiano Ronaldo bisa ditandemkan dengan Dejan Kulusevski di ujung tombak Si Nyonya Tua. Untuk formasi ini, Ronaldo dan Kulusevski bakal ditopang oleh Paulo Dybala yang dalam dua musim terakhir kerap ditarik agak ke belakang oleh Allegri dan Sarri.
Pirlo juga tidak asing dengan pola penyerangan tersebut, ketika bermain di Juventus dulu Pirlo ikut berperan dalam pola penyerangan dua striker disokong satu playmaker di belakangnya tersebut. Dengan duet Ronaldo dan Kulusevski tersebut tentu menjadi senjata mematikan untuk Juventus dengan paduan kekuatan, kecepatan, kualitas dan teknik yang dimiliki keduanya.
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







