5 Pelajaran dari Duel Milan vs Torino: Rabiot Memang Krusial, Allegri Bungkam Kritik
Dimas Ardi Prasetya | 24 Maret 2026 17:36
Bola.net - Kemenangan dramatis diraih AC Milan saat menjamu Torino pada pekan ke-30 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (22/03/2026). Rossoneri menang tipis dengan skor 3-2 setelah melalui duel penuh tensi tinggi.
Hasil ini terasa sangat penting bagi Milan yang sebelumnya terpukul usai kalah dari Lazio. Mereka sempat kesulitan di awal laga sebelum akhirnya bangkit di babak kedua.
Gol pembuka datang dari Strahinja Pavlovic yang mencetak gol spektakuler dari jarak jauh. Namun, Torino sempat menyamakan skor lewat Giovanni Simeone sebelum turun minum.
Di babak kedua, Milan tampil lebih tajam dengan gol dari Adrien Rabiot dan Youssouf Fofana. Meski Nikola Vlasic memperkecil skor lewat penalti, Milan tetap mengamankan tiga poin.
Berikut sejumlah pelajaran dari duel Milan vs Torino tersebut.
Rabiot Memang Krusial Bagi Milan

Kehadiran Adrien Rabiot kembali menunjukkan betapa pentingnya peran gelandang asal Prancis tersebut. Setelah absen di laga sebelumnya, dampaknya langsung terasa saat ia kembali ke lapangan.
Rabiot bukan hanya mencetak gol penting, tetapi juga menjadi penghubung utama dalam aliran bola Milan. Permainannya membuat lini tengah lebih hidup dan memberi ruang bagi rekan setim untuk berkembang.
Dengan Rabiot di lapangan, ritme permainan Milan menjadi lebih stabil. Bahkan Luka Modric terlihat lebih leluasa dalam mengatur tempo permainan.
Gol yang dicetak Rabiot menjadi bukti konkret kontribusinya di momen krusial. Ia sekali lagi menunjukkan bahwa dirinya adalah pemain yang bisa diandalkan dalam situasi genting.
Pavlovic Terus Jadi Senjata Rahasia Milan

Strahinja Pavlovic kembali membuktikan dirinya bukan sekadar bek tengah biasa. Ia tampil dominan, baik dalam bertahan maupun membantu serangan.
Gol roket yang ia cetak menjadi pembuka jalan bagi Milan. Selain itu, pergerakannya di sisi kiri sering membantu tim keluar dari tekanan lawan.
Namun, ada sedikit noda dalam penampilannya saat ia dianggap melakukan pelanggaran yang berujung penalti. Meski keputusan tersebut terbilang tipis, itu menjadi catatan yang harus diperbaiki.
Terlepas dari itu, performa Pavlovic tetap layak mendapat pujian. Ia terus berkembang dan berpotensi menjadi pilar utama lini belakang Milan.
Bartesaghi Tunjukkan Kematangan yang Menjanjikan

Davide Bartesaghi tampil solid saat dipercaya mengisi posisi bek kiri sejak awal laga. Ia mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan performa disiplin.
Dalam fase bertahan, Bartesaghi menunjukkan konsistensi yang jauh lebih baik. Ia mampu menjaga area pertahanannya dengan rapi dibandingkan opsi lain.
Meski tidak terlalu menonjol dalam menyerang, kontribusinya tetap terasa. Ia membantu menjaga penguasaan bola di momen krusial saat Milan mencoba mempertahankan keunggulan.
Ada satu keputusan yang kurang tepat di akhir laga ketika ia memilih menembak sendiri. Namun secara keseluruhan, performanya menunjukkan peningkatan signifikan.
Sinar Pulisic dan Fofana

Christian Pulisic akhirnya memberikan kontribusi nyata setelah periode sulit. Ia mencatat assist penting yang membuka jalan bagi gol Rabiot.
Pergerakan tanpa bolanya menjadi kunci dalam menciptakan peluang. Momen tersebut bisa menjadi titik balik bagi performanya musim ini.
Sementara itu, Youssouf Fofana juga tampil impresif dengan mencetak gol ketiga Milan. Penyelesaian akhirnya menunjukkan ketenangan yang selama ini kerap dipertanyakan.
Selain gol, Fofana juga berperan besar dalam membuka ruang bagi rekan-rekannya. Mobilitasnya di lini tengah menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan ini.
Belajar dari Kesalahan, Allegri Bungkam Kritik

Massimiliano Allegri menunjukkan respons positif setelah kritik yang ia terima sebelumnya. Kali ini, keputusan yang diambil terbukti tepat.
Pergantian pemain dilakukan lebih cepat dan efektif. Salah satunya adalah keputusan mengganti pemain yang berisiko kartu merah.
Penyesuaian taktik juga terlihat lebih fleksibel sepanjang pertandingan. Perpindahan taktik dari 3-5-2 ke 4-3-3 membuat Milan mampu mengontrol jalannya laga di babak kedua.
Yang paling menonjol, Milan tidak mengendurkan tekanan setelah unggul. Pendekatan ini menjadi pembeda dibanding laga-laga sebelumnya yang sering berujung kehilangan poin.
Klasemen Liga Italia
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
Strahinja Pavlovic Curi Perhatian Chelsea Usai Tampil Gemilang Bersama Milan
Shevchenko Soroti Peran Rafael Leao di Milan, Tegaskan Bukan Striker Murni
Duel Lawan Napoli Bisa Tentukan Arah Perburuan Scudetto Bagi AC Milan
Kritik Brutal Di Canio Pada Rafael Leao: Milan Lebih Baik Tanpa Dirinya
Inter Milan Terjebak Tren Negatif, Puasa Kemenangan Terburuk Sejak 2023
Saingi AC Milan dan Inter Milan, Aston Villa Masuk Perburuan Mario Gila
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli Capai Kesepakatan untuk Rekrut Bek Chelsea
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:45
-
Bagaimana Evaluasi Ruben Amorim Pengaruhi Aktivitas Transfer AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:15
-
Jeremy Doku Resmi Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2031
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 09:15
-
Dari Juara Premier League ke League One, Leicester City Kini Dijual
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 08:45
-
Juventus Sepakat dengan Bologna, Jhon Lucumi Segera Jadi Bek Baru Luciano Spalletti
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:37
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 14:15
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 13:45
-
Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:44
-
Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:15
-
Paul Pogba dan Perjalanan Karier yang Berubah dari Gemilang Jadi Penuh Masalah
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:59
-
Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:54
-
Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:50
-
Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
Liga Italia 14 Agustus 2026, 12:45
-
Dusan Vlahovic Resmi Gabung Besiktas, Begini Pesan Perpisahannya untuk Juventus
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:15
-
Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:45
-
Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:23
-
Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:17
-
Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:15
-
Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:04
-
Michael Carrick Kirim Pesan Tegas ke Man United: Masih Butuh Tambahan Pemain
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
