AC Milan Bangkit di Tangan Allegri: Transformasi 5 Bulan yang Mengubah Identitas Rossoneri
Gia Yuda Pradana | 3 Desember 2025 14:31
Bola.net - Transformasi sebuah tim biasanya membutuhkan waktu panjang. Mengurangi pengaruh pelatih sebelumnya pun kerap menjadi proses bertahap. Akan tetapi, bagi Massimiliano Allegri dan AC Milan, perubahan besar itu justru terjadi jauh lebih cepat dari dugaan.
Hingga pekan ke-13 Serie A, Milan memimpin klasemen sementara dengan 28 poin. Jumlah itu sama dengan sang juara bertahan Napoli, tetapi Rossoneri unggul dalam selisih gol. Situasi ini menggambarkan betapa perubahan taktik dan mentalitas yang dibawa Allegri memberi efek instan terhadap performa tim.
Musim lalu, Milan tidak memiliki stabilitas yang diharapkan. Namun, kekurangan itulah yang disebut membantu Allegri mempercepat proses adaptasi. Entah karena reputasinya, karakter permainan yang cocok dengan skuad, atau momentum internal tim, transisi menuju pendekatan baru berlangsung mulus—dan yang terpenting, efektif.
Identitas Baru AC Milan: Allegri-Ball yang Mulai Mengakar

La Gazzetta dello Sport menulis bahwa tim Allegri kini sudah benar-benar mencerminkan sosok pelatihnya. Tidak ada masalah dalam membangun identitas baru, dan periode transisinya hampir tidak terasa. Dalam waktu lima bulan, para pemain sudah memahami dan menerapkan filosofi yang dikenal sebagai Allegri-ball.
Pendekatan ini khas dengan permainan yang mengutamakan transisi, serangan balik cepat, serta struktur defensif yang rapat. Identitas tersebut sebelumnya belum terlihat jelas di bawah dua pelatih sebelum Allegri. Skuad kini paham bahwa aspek bertahan menjadi fondasi. Allegri telah menegaskan bahwa bahan utama tim juara adalah pertahanan yang kuat, dan para pemain menunjukkannya di lapangan.
Menariknya, Allegri tidak melakukan perubahan besar pada lini belakang. Struktur pemain bertahan masih relatif sama dengan musim sebelumnya. Namun, unit defensif itu kini tampil jauh lebih solid, sebuah peningkatan yang tak bisa dilepaskan dari pendekatan baru sang pelatih. Ketelatenan, disiplin, dan organisasi permainan yang rapi menciptakan pertahanan yang terlihat lebih matang dan percaya diri.
Efektivitas di Atas Hiburan: Mentalitas AC Milan yang Berubah

Selain perubahan identitas permainan, skor akhir yang diraih Milan musim ini menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi. Akhir pekan lalu, Rossoneri mencatat kemenangan tipis atas Lazio—yang keenam musim ini—dengan margin satu gol. Allegri tidak mengejar permainan atraktif; ia mengejar kemenangan yang konsisten.
Filosofinya kembali pada motto lama: memenangkan pertandingan lebih penting daripada tampil memukau. Ini sejalan dengan konsep pengorbanan dan perjuangan yang ia tekankan. Pekerjaan harus dilakukan bersama, kolektif, dan penuh komitmen. Barulah hasil datang.
Milan bahkan belum menang dengan selisih dua gol atau lebih sejak September. Situasi ini mungkin bisa berbeda jika mereka lebih agresif, tetapi justru menjadi sinyal kuat pengaruh Allegri: fokus pada eksekusi, bukan estetika. Ia memastikan timnya menyelesaikan tugas, tanpa perlu drama berlebihan.
Dalam jangka pendek, pendekatan ini membawa stabilitas. Dalam jangka panjang, jika konsistensi terjaga, Milan berpotensi menjadi penantang utama gelar Serie A musim ini. Transformasi Allegri bukan sekadar perubahan taktik, tetapi perubahan cara berpikir, cara bertahan, dan cara menang. Sebuah proses yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun, kini terjadi hanya dalam lima bulan—dan hasilnya sudah terlihat.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Massimiliano Allegri Didenda dan Diskors: Imbas Drama Panas Milan vs Lazio di San Siro
- Aksi Heroik Leo Navacchio: Dari 'Triple Save' hingga Jadi Bintang BRI Super League
- Kisah Humanis Laura Woods: Detik Menegangkan di Laga Timnas Wanita Inggris yang Menggetarkan Hati Pemirsa
- Tudingan Nepotisme pada Robin van Persie: Debut Eredivisie sang Anak Tuai Pujian dan Kontroversi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Abaikan Chiesa, Alihkan Fokus ke Maldini, Ini Alasannya
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:49
-
Juventus Petakan 2 Alternatif Mateta, Termasuk Striker Manchester United
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:43
-
Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:27
-
Taktik Arbeloa Hadirkan Solusi untuk Masalah Lama di Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:20
-
2 Pemain Cadangan Real Madrid Bikin Arbeloa Terkesan
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:12
LATEST UPDATE
-
Hasil Torino vs Roma: Dybala Bersinar, Debut Malen Berujung Kemenangan
Liga Italia 19 Januari 2026, 02:27
-
Juventus Abaikan Chiesa, Alihkan Fokus ke Maldini, Ini Alasannya
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:49
-
Juventus Petakan 2 Alternatif Mateta, Termasuk Striker Manchester United
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:43
-
Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:27
-
Taktik Arbeloa Hadirkan Solusi untuk Masalah Lama di Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:20
-
2 Pemain Cadangan Real Madrid Bikin Arbeloa Terkesan
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:12
-
Liverpool Tetapkan Target Minimal untuk Arne Slot Musim Ini
Liga Inggris 18 Januari 2026, 23:21
-
Jose Mourinho Tanggapi Kabar Kembalinya ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 23:00
-
Raphinha Absen Lawan Real Sociedad, Barcelona Siapkan Pengganti
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 22:25
-
Brahim Diaz Selangkah Lagi Raih Sepatu Emas Piala Afrika 2025
Bola Dunia Lainnya 18 Januari 2026, 22:14
-
Nonton Live Streaming Senegal vs Maroko di Vidio Final Piala Afrika 2025
Bola Dunia Lainnya 18 Januari 2026, 22:05
-
Link Live Streaming Senegal vs Maroko di Final Piala Afrika 2025
Bola Dunia Lainnya 18 Januari 2026, 21:56
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona Kontra Real Sociedad, Fokus Jaga Puncak Klasemen
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48

