AC Milan dan AS Roma: 2 Calon Peraih Scudetto Tanpa Ujung Tombak yang Tajam
Gia Yuda Pradana | 13 November 2025 22:11
Bola.net - Ada sebuah hukum tak tertulis dalam sepak bola: mustahil meraih gelar besar tanpa kiper hebat dan penyerang tajam. Namun, musim ini, AC Milan dan AS Roma tampaknya sedang berusaha membuktikan sebaliknya. Dua tim besar itu sama-sama duduk di papan atas Serie A meski lini depan mereka belum menemukan ketajaman.
Seperti ditulis La Gazzetta dello Sport, bahkan Pep Guardiola yang dulu mengaku “penyerang tengahnya adalah ruang” tetap membutuhkan ujung tombak sejati ketika mendapat kesempatan merekrut Erling Haaland. Penyerang tengah memang penentu—mereka mencetak gol, mengarahkan permainan, dan memberi ritme pada tim. Jika mereka bagus, tentu saja.
Di Italia musim ini, tak ada striker yang benar-benar menonjol. Hingga pekan ke-11, tak satu pun penyerang mencetak lebih dari empat gol. Statistik mungkin akan berubah seiring waktu, tetapi untuk saat ini, Milan dan Roma berhasil bertahan tanpa kontribusi berarti dari para penyerang murninya.
Milan dan Roma Mengakali Kekosongan di Depan

Roma bertengger di posisi dua tanpa banyak kontribusi dari Dovbyk (2 gol) dan Ferguson (0 gol) yang keduanya kini cedera. Di sisi lain, Milan duduk di peringkat ketiga dengan Santiago Gimenez masih tanpa gol di Serie A. Dalam kondisi seperti ini, peran pelatih menjadi krusial.
Gian Piero Gasperini dan Massimiliano Allegri—dua pelatih dengan filosofi berbeda—berhasil “menyembunyikan celah” di lini depan. Gasperini membangun Roma dengan fondasi pertahanan yang solid dan efisien memanfaatkan peluang kecil. Belakangan, ia mendorong timnya untuk menyerang lebih banyak dengan transisi cepat. Gol Celik ke gawang Udinese, hasil kerja sama dengan Mancini di kotak penalti, menjadi contoh konkret.
Sementara itu, Allegri memilih jalan lain di Milan. Ia menekankan pergerakan konstan antarpemain depan dan pergerakan vertikal yang cepat saat ruang terbuka. Dengan cara itu, kemampuan Luka Modric dalam menahan bola dan mengatur tempo bisa dimaksimalkan. Di sisi sayap, Christian Pulisic dan Rafael Leao diminta lebih aktif memotong ke dalam area tembak.
Milan dan Roma: Gol dari Mana Saja

Ketiadaan striker tajam membuat kedua tim harus membagi beban gol. Roma musim ini memiliki tujuh pemain berbeda yang sudah mencetak gol, sedangkan Milan punya sembilan. Hal itu menunjukkan kedalaman skuad dan kekompakan tim meski idealnya sang ujung tombak tetap diharapkan memimpin daftar pencetak gol.
Kenyataannya, jarang sekali tim juara Serie A mengandalkan pencetak gol sekunder sebagai tulang punggung. Situasi ini pun bisa memengaruhi langkah Milan dan Roma di bursa transfer musim dingin mendatang. Posisi di klasemen bisa saja menggoda manajemen untuk berinvestasi pada penyerang baru.
Namun, untuk saat ini, masalah tersebut justru memperkuat semangat kolektif di ruang ganti. Mungkin inilah yang dinamakan “kesempatan muncul dalam kesulitan.” Roma dan Milan membuktikan bahwa kekurangan bisa menjadi bahan bakar bagi ambisi. Jika mereka terus melaju, mungkin musim ini akan menulis ulang aturan lama sepak bola Italia.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Leao dan Pulisic: Duet yang Akhirnya Siap Menyala di Derby Milan
Formasi Baru untuk Mengubah Cara Main Juventus
Duel Taktik: Adu Kuat Tembok Pertahanan Inter dan Milan di Derby della Madonnina
Solusi untuk Krisis Striker AC Milan Ada di Barcelona?
BRI Super League: Musim Hujan dan Dampaknya pada Latihan Persik Kediri
93 Tahun Kejayaan Arsenal di Era Highbury: Dari Rumah Sepak Bola ke Legenda Abadi
Hitung-hitungan Peluang Timnas Italia Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026: Berat, Butuh Keajaiban
'Asuransi' AC Milan untuk Persaingan 4 Besar
Antara Lautaro Martinez, Del Piero, dan Bergomi
Eric Garcia: Sang Prajurit Bertopeng Barcelona yang Bekerja dalam Diam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
7 Pemain AC Milan yang Bisa Isi Berbagai Posisi dalam Skema 3-4-2-1 Amorim
Liga Italia 13 Agustus 2026, 09:14
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
LATEST UPDATE
-
Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
Bola Indonesia 14 Agustus 2026, 16:25
-
Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
Lain Lain 14 Agustus 2026, 15:04
-
Prediksi Lens vs PSG 17 Agustus 2026
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 14:54
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 14:15
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 13:45
-
Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:44
-
Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:15
-
Paul Pogba dan Perjalanan Karier yang Berubah dari Gemilang Jadi Penuh Masalah
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:59
-
Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:54
-
Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:50
-
Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
Liga Italia 14 Agustus 2026, 12:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






