Alarm Bahaya AC Milan: Lini Belakang Bocor di Tiga Laga Terakhir
Dimas Ardi Prasetya | 22 Desember 2025 09:03
Bola.net - AC Milan kembali harus menelan pil pahit di panggung besar. Langkah Rossoneri di semifinal Supercoppa Italiana terhenti setelah kalah 0-2 dari Napoli di Al-Awwal Park, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025).
Hasil itu terasa menyakitkan karena Milan datang dengan status juara bertahan. Kekalahan tersebut juga menegaskan tren negatif yang mulai mengkhawatirkan di tubuh skuad asuhan Massimiliano Allegri.
Napoli tampil lebih efektif meski Milan unggul penguasaan bola. David Neres membuka skor sebelum jeda, lalu Rasmus Hojlund memastikan kemenangan Napoli di babak kedua.
Di laga ini, Allegri melakukan sejumlah rotasi demi menjaga kebugaran pemain dan menutup absennya beberapa pilar karena cedera. Namun perubahan formasi dari 3-5-2 ke 4-4-2 di tengah laga tak cukup untuk menyelamatkan Milan dari kekalahan.
Rapor Merah dari Laga Sassuolo dan Torino

Masalah pertahanan Milan sejatinya sudah terlihat sebelum duel kontra Napoli. Dalam laga melawan Sassuolo di San Siro pada 14 Desember, Rossoneri kembali kebobolan dua gol.
Milan sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Ismael Kone pada menit ke-13. Mereka bangkit lewat dua gol Davide Bartesaghi pada menit ke-34 dan 47, namun Armand Lauriente menyamakan skor di menit ke-77.
Tren serupa terjadi saat Milan bertandang ke markas Torino pada 9 Desember. Rossoneri langsung tertinggal cepat lewat gol Nikola Vlasic menit ke-10 dan Duvan Zapata menit ke-17.
Milan memang mampu bangkit lewat gol Adrien Rabiot dan dua gol Christian Pulisic. Namun fakta bahwa mereka kebobolan dua gol di awal laga kembali menyoroti lemahnya organisasi lini belakang.
Rabiot Ungkap Masalah Utama Milan

Adrien Rabiot tak menutup mata dengan kondisi timnya saat ini. Gelandang asal Prancis itu menilai penurunan performa Milan berakar dari hilangnya kekompakan tim.
Menurut Rabiot, Milan tidak lagi sekuat dan sekompak saat tampil konsisten di awal musim. Kesalahan individu di lini belakang pun menjadi celah yang mudah dimanfaatkan lawan.
Napoli, seperti beberapa lawan sebelumnya, mampu menghukum kesalahan Milan saat transisi bertahan. Koordinasi antarpemain dinilai belum berjalan optimal dalam momen-momen krusial.
“Kita perlu mendapatkan kembali kekompakan dan soliditas yang sedikit hilang dalam beberapa pertandingan terakhir," tegas Rabiot pada Sportmediaset, via SempreMilan.
Koni De Winter Jadi Sorotan di Lini Belakang

Nama Koni De Winter kini ikut disorot dalam kemunduran performa AC Milan. Bek muda itu terlihat kerap menjadi target serangan lawan karena dianggap titik lemah di lini belakang.
Saat melawan Sassuolo, De Winter gagal menjaga Andrea Pinamonti dengan baik. Situasi itu membuat Pinamonti menjadi pemantul bola yang berujung pada gol Armand Lauriente.
Masalah serupa terulang di laga kontra Napoli. De Winter kedodoran menghadapi Rasmus Hojlund dan gagal mengantisipasi pergerakan sang striker.
Ia tak mampu mencegah Hojlund mengirim umpan pada gol pertama, lalu kalah sprint pada gol kedua. Kondisi ini menegaskan bahwa Milan perlu segera membenahi sektor bek tengah jika tak ingin terus kebobolan.
Klasemen Liga Italia
(Bola/Sportmediaset)
Baca Juga:
Thiago Silva Resmi Pulang ke Porto, AC Milan dan Chelsea Harus Gigit Jari
Gabriel Jesus Ditawarkan ke Milan, Opsi Pinjaman dari Arsenal Mengemuka
AC Milan Buka Jalan Pulangkan Thiago Silva: Allegri Beri Lampu Hijau
Insiden Supercoppa Berbuntut Panjang, Allegri Berisiko Disanksi Usai Hina Asisten Conte
Napoli vs Milan Memanas, Ini Pemicu Ketegangan Allegri dan Conte
Napoli Kecam Tindakan Massimiliano Allegri yang Diduga Menghina Asisten Antonio Conte
Datang Mahal, Sempat Cedera, Kini Jashari Ungkap Nikmatnya Satu Lapangan dengan Modric dan Rabiot di AC Milan
Setelah Dipukul Napoli di Piala Super Italia, Allegri Ingatkan AC Milan Soal Satu Hal Krusial Ini
Rapor Pemain AC Milan vs Napoli: Koni De Winter Kedodoran Lawan Hojlund, Lini Serang Buntu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eugenia Diva Tambah Medali Tim Indonesia di Asian Games 2026 Melalui Cabor Wushu
Olahraga Lain-Lain 21 September 2026, 11:37
-
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Liga Italia 21 September 2026, 11:30
-
Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan, Spalletti: Syukurlah!
Liga Italia 21 September 2026, 10:45
LATEST UPDATE
-
Ambisi Dean James Buru Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2026, 15:15
-
Arema FC Kehilangan 4 Poin di Depan Mata pada 2 Laga Terakhir, Apa yang Terjadi?
Bola Indonesia 21 September 2026, 14:15
-
Timnas Voli Putri Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Selangkah Lagi Amankan Posisi ke-5 Asian Games 2026
Voli 21 September 2026, 14:12
-
PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:43
-
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 13:36
-
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
Tim Nasional 21 September 2026, 13:33
-
Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:12
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Masih Percaya 100% kepada Michael Carrick!
Liga Inggris 21 September 2026, 13:00
-
Isu Pemecatan Kian Kencang Berhembus, Michael Carrick: Bodo Amat!
Liga Inggris 21 September 2026, 12:45
-
Marcus Rashford Dikritik, Michael Carrick Pasang Badan (Lagi)
Liga Inggris 21 September 2026, 12:15
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33







