Antonio Conte: Saya Memulai dan Mengakhiri Dominasi Juventus
Yaumil Azis | 4 November 2021 00:50
Bola.net - Nama Antonio Conte akan selalu tercatat dalam sejarah bergulirnya Serie A. Sebab pria berumur 52 itulah yang membangun dominasi Juventus dan mengakhirinya.
Conte kembali ke Juventus, setelah menghabiskan 13 tahun kariernya sebagai pemain di sana, untuk menggantikan Luigi Delneri. Kedatangannya disambut positif tapi sebagai sosok legenda klub, bukan pelatih yang berkualitas.
Itu bukan sesuatu yang mengherankan. Sebab sebelum bergabung dengan Juventus, Conte lebih banyak menimba ilmu kepelatihan di klub-klub kecil seperti Arezzo, Atalanta, Bari dan Siena.
Ekspektasi publik sangat kecil. Apalagi, Juventus juga pernah mempekerjakan Ciro Ferarra yang juga merupakan legenda klub tapi mengalami kegagalan total. Tak disangka, Conte berhasil mempersembahkan trofi Serie A.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Memulai dan Mengakhiri Dominasi Juventus
Berkat Conte, Juventus menjelma jadi superpower di Serie A. Klub-klub rival seperti AC Milan, Inter Milan, hingga AS Roma tak mampu mengakhiri dominasi mereka. Apalagi klub-klub tersebut sedang mengalami penurunan.
Dominasi tersebut dilanjutkan oleh Massimiliano Allegri pada tahun 2014. Dan setelahnya, Juventus mengalami penurunan. Maurizio Sarri sempat berhasil mempertahankan dominasi itu, tapi Andrea Pirlo gagal melakukannya.
Aktor di balik kegagalan Juventus mempertahankan Scudetto adalah Conte, yang diresmikan sebagai pelatih Inter Milan pada tahun 2019 lalu. Akhir musim kedua Conte berakhir dengan gelar Serie A buat Inter Milan.
"Saya hidup di masa sekarang. Buat Juventus, saya bermain 13 tahun, saya memenangkan banyak hal, segalanya. Lalu saya kembali, untuk memulai sebagai pelatih dan untuk meraih sembilan gelar berturut-turut," kata Conte, yang baru saja diangkat sebagai pelatih Tottenham.
"Itu artinya anda telah mendominasi. Saya memulai siklus ini dan menghentikannya bersama Inter. Dua tahun terakhir di Milan, kami memiliki penyerangan kedua terbaik dan lini pertahanan terbaik," lanjutnya.
Memulai Tantangan Baru
Namun Conte enggan tenggelam dalam kesuksesan yang sudah berlalu. Kini ia fokus pada tantangan terbaru di depan matanya, yakni mempersembahkan gelar Premier League pertama buat the Lilywhites.
"Masa lalu, apa yang saya lakukan bersama tim sebelumnya, itu penting dan saya bangga. Buat saya, tantangan baru adalah Tottenham dan saya ingin itu menjadi bagian penting dalam karier saya sebagai pelatih."
Dalam kesempatan yang sama, Conte juga menjelaskan alasan dirinya menolak tawaran Tottenham pada musim panas lalu. Ia mengaku masih belum bisa menghapus keberhasilan bersama Inter dan ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Sejujurnya itu bukan waktu yang tepat untuk memulai lagi di tempat lain. Saya memilih menunggu, untuk menikmati waktu bersama keluarga. Juga karena saya berpikir, secara emosional, saya masih terikat dengan pengalaman bersama Inter."
(Tottenham FC)
Baca Juga:
- Newcastle Siap Adu Kuat Dengan Juventus Demi Rekrut Isco
- Tuntutan Locatelli pada Juventus Usai Hajar Zenit
- Paulo Dybala vs Zenit: Lewati Gol Platini, Tiru Selebrasi, Loloskan Bianconeri
- Juventus Lolos 16 Besar: Di Liga Champions Sangar, di Serie A Lemah, Kebalikan AC Milan
- Sukses Hantam Zenit, Juventus Langsung Tebar Ancaman ke Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diikat Hingga 2030, Kenan Yildiz Segera jadi Pemain Bergaji Tertinggi Juventus?
Liga Italia 4 Februari 2026, 14:22
-
Menang Besar, Capai 50 Poin, AC Milan yang Tak Pernah Puas
Liga Italia 4 Februari 2026, 14:13
-
Meski Kalahkan Bologna, Max Allegri Minta AC Milan Tidak Besar Kepala!
Liga Italia 4 Februari 2026, 10:30
LATEST UPDATE
-
Proyek 'Spanyolisasi' Persik Kediri: 5 Pemain Asing Macan Putih Beraroma Matador
Bola Indonesia 4 Februari 2026, 20:14
-
Jadwal Siaran Langsung Coppa Italia Pekan Ini Live di ANTV, 5-6 Februari 2026
Liga Italia 4 Februari 2026, 18:33
-
Jadwal 8 Besar Copa del Rey Pekan Ini, 4-6 Februari 2026
Liga Spanyol 4 Februari 2026, 17:12
-
Jadwal Semifinal Carabao Cup Live di Vidio, 4-5 Februari 2026
Liga Inggris 4 Februari 2026, 17:07
-
Pelatih Chelsea Semprot Balik Paul Merson: Jadi Pandit itu Memang Gampang!
Liga Inggris 4 Februari 2026, 16:57
-
Real Madrid Tak Tambah Pemain di Januari, Ini Alasannya
Liga Spanyol 4 Februari 2026, 16:50
-
Prediksi Atalanta vs Juventus 6 Februari 2026
Liga Italia 4 Februari 2026, 16:32
-
Trent Alexander-Arnold Siap Kembali Saat Real Madrid Hadapi Valencia
Liga Spanyol 4 Februari 2026, 16:29
LATEST EDITORIAL
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42








