Berkat Juventus dan Barcelona, Kelemahan Inter Milan Terlihat
Gia Yuda Pradana | 7 Oktober 2019 11:14
Bola.net - Start sempurna Inter Milan di Serie A musim ini telah dihentikan oleh Juventus. Pasukan Antonio Conte akhirnya tumbang di pertandingan ketujuh. Satu kelemahan di lini pertahanan membuat mereka harus kehilangan poin penuh. Ini juga yang membuat mereka tengah pekan kemarin dipecundangi Barcelona di Camp Nou.
Inter menjamu sang rival sekaligus juara bertahan Juventus pada pekan ke-7 Serie A 2019/20, Senin (7/10/2019). Inter menyerah 1-2 dan digusur dari puncak klasemen sementara oleh Juventus.
Inter kebobolan gol cepat di menit 4, ketika assist Miralem Pjanic dituntaskan oleh Paulo Dybala. Inter sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Lautaro Martinez di menit 18. Namun, kombinasi dua pemain pengganti Juventus, Rodrigo Bentancur dan Gonzalo Higuain, menghadirkan petaka buat tuan rumah. Bentancur memberi operan yang diselesaikan oleh Higuain menjadi gol penentu kemenangan.
Inter pun menelan dua kekalahan beruntun, sekaligus dua kekalahan pertama mereka dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi bersama Conte.
Sebelum ditekuk Juventus di Stadio Giuseppe Meazza, Inter juga takluk di Liga Champions melawan tuan rumah Barcelona. Skornya identik, 1-2.
Dalam dua laga itu, ada satu kelemahan yang terlihat di lini belakang mereka. Inter kurang agresif saat bertahan. Hal ini diakui oleh bek Milan Skriniar.
Kurang Agresif di Sekitar Area Penalti
Menurut Skriniar, Inter kurang agresif saat bertahan di sekitar area penalti mereka. Itu membuat lawan cukup leluasa menusuk ke wilayah berbahaya.
Dari segi ofensif, Inter sudah lumayan. Hanya sayang, cara mereka bertahan masih perlu ditingkatkan.
"Ini minggu yang campur aduk, karena kami sejatinya tidak bermain buruk di Barcelona, juga malam ini," kata Skriniar, seperti dikutip dari Football Italia.
"Kami menguasai bola dan menciptakan peluang-peluang, tapi tak mampu mencetak banyak gol."
"Juve adalah tim kuat, kita semua tahu itu. Masih banyak yang perlu kami perbaiki, dan itulah keindahannya, karena kami terus belajar dan berkembang."
Para bek Inter perlu lebih agresif mempertahankan wilayah penalti mereka. Dengan begitu, penyerang-penyerang lawan tak mendapatkan ruang gerak. Jumlah ancaman ke gawang pun bisa ditekan.
"Saya rasa kami perlu lebih agresif saat bertahan di sekitar area penalti, karena Barcelona sangat berbahaya juga dengan operang-operan mereka. Kami perlu lebih menempel para penyerang," pungkas bek Inter tersebut.
Proses Berkembang
Inter telah memainkan sembilan pertandingan di semua kompetisi bersama Conte, sejak mantan arsitek Juventus itu diangkat sebagai pelatih pada Mei 2019. Hasilnya, Inter meraih enam kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah, mencetak 16 gol dan kebobolan tujuh.
"Juventus mendapatkan gol-golnya," kata Conte, seperti dikutip dari Football Italia. "Mereka benar-benar menunjukkan artileri yang mereka miliki di lini serang, juga pengalamnya untuk mengendalikan pertandingan seperti ini."
"Saya tak akan komplain kepada para pemain, karena mereka sudah memberikan segalanya. Namun, seperti yang sudah pernah saya bilang, jalan kami masih panjang untuk bisa menyamai level mereka dalam hal pengalaman dan pengendalian pertandingan."
"Kami masih harus berkembang, dan itu tak bisa dihindarkan, karena ini baru awal dari perjalanan," imbuh pelatih Inter itu.
Sumber: Football Italia
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



