Cerita Cassano: Tolak Tawaran Juventus Demi Francesco Totti
Richard Andreas | 28 September 2018 12:30
- Salah satu pemain kawakan Serie A, Antonio Cassano membagikan sedikit perjalanan kariernya saat berlanglang buana di Liga Italia. Cassano terbilang sebagai salah satu pemain yang paling berpengalaman, dia pernah bermain bersama Bari, AS Roma, Sampdoria, AC Milan, Inter Milan, Parma dan Verona.
Di antara sekian banyak klub yang pernah dijajalnya, Cassano menyebut AS Roma sebagai yang paling berkesan. Tidak lain karena keberadaan Francesco Totti, sang legenda.
Cassano cukup lama bermain di Roma, mulai 2001 sampai 2006. Kala itu, dia menikmati salah satu momen terbaik dalam kariernya bersama Totti. Cassano menilai Totti sebagai pemain Italia terbaik sepanjang masa.
Menurut Cassano, pemain sehebat Totti seharusnya bisa memecahkan banyak rekor. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Totti
Keputusan Cassano memilih AS Roma sebenarnya tidak mudah. Betapa tidak, saat itu dia juga mendapat tawaran dari Juventus. Cassano harus memilih antara Roma atau Juventus, dan pada akhirnya dia memilih Roma karena Totti.
"Saya menolak kesempatan untuk bermain bersama Juventus supaya saya bisa pergi dan bermain dengan Francesco Totti, pemain terbaik Italia sepanjang masa," buka Cassano di tribalfootball.
"Dia membuat sejarah. Dia bisa saja memenangkan beberapa trofi Ballon d'Or di tim mana pun, tetapi dia tetap setia pada orang-orangnya dan timnya."
Adopsi

Selain itu, Cassano juga begitu berterima kasih pada Totti dan orang tuanya. Begitu Cassano tiba di Roma, kedua orang tua Totti-lah yang membantunya bertahan hidup. Cassano bahkan dianggap sebagai anak sendiri oleh Ibu Totti. Kondisi ini membuat hubungan Cassano dengan Totti begitu erat.
"Juga, keluarganya dapat dikatakan mengadopsi saya begitu saya tiba di Roma. Fiorella memperlakukan saya seperti anak ketiga dan dia pasti membuat perjanjian dengan setan karena dia masih sangat mudah," canda Cassano.
Semasa berkarier sebagai pesepak bola profesional, Cassano selalu dikenal sebagai pemain liar yang sering bergonta-ganti klub. Cassano cukup unik.
Berita Video
Peraih FIFA Puskas Award 2015, Wendell Lira beralih profesi menjadi seorang gamer.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59








